Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dalam Keamanan Siber bagi Siswa SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Hendrawan, Fadhil Rozi; Rahma, Dea Wemona; Ramadhan, Yumna Zahran; Siregar, Sarah Dinda; Naufal, Faris; Marza, Marza; Muhtar, Adam Yudhistira
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i2.9534

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang, pemahaman terhadap potensi ancaman siber serta cara melindungi informasi digital menjadi hal yang sangat penting. Ancaman siber seperti phising, peretasan akun, dan penyalahgunaan data pribadi semakin sering terjadi akibat minimnya kesadaran dan pengetahuan digital. Data pribadi menjadi salah satu hal paling krusial yang tidak boleh disebarkan secara sembarangan untuk menghindari kejahatan siber. Abdimas ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap keamanan digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan sosialisasi mengenai pentingnya melindungi data pribadi, identifikasi ancaman siber, dan praktik penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Di akhir kegiatan, tim abdimas membagikan kuesioner umpan balik. Sebanyak 190 kuesioner valid didapatkan dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat rata-rata kepuasan peserta cukup tinggi dengan nilai 3,94 dari skala 5,00.
PENGEMBANGAN WEBSITE KATALOG PRODUK DESA CIKASUNGKA Ramadhan, Yumna Zahran; Satria, Deki; Hendrawan, Fadhil Rozi; Muttaqin, Widang
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v4i2.9647

Abstract

Era digital saat ini, khususnya era 5.0, menekankan pentingnya kolaborasi antara manusia dan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data. Di tengah perkembangan ini, UMKM di Indonesia sebagai pilar utama ekonomi nasional menghadapi tantangan besar dalam proses digitalisasi. Hambatan seperti keterbatasan infrastruktur internet, rendahnya literasi digital, dan sumber daya yang terbatas menjadi penghalang utama. Padahal, transformasi digital berpotensi besar dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari komunitas dan institusi pendidikan untuk memberikan pelatihan serta pendampingan. Salah satu solusi strategis adalah pengembangan aplikasi web untuk mendukung UMKM desa, seperti di Cikasungka. Aplikasi ini mencakup katalog produk online, manajemen stok, pencatatan keuangan, strategi pemasaran digital, dan modul pelatihan. Sistemnya dilengkapi hak akses yang jelas: administrator mengelola sistem, pelaku usaha memperbarui produk, dan pelanggan dapat melihat serta memesan produk. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan digitalisasi, memperluas akses terhadap layanan keuangan, dan mengurangi ketergantungan pada metode konvensional, sehingga tercipta ekosistem UMKM yang mandiri, berkelanjutan, dan kompetitif dalam ekonomi digital yang terus berkembang.
Pelatihan Kemampuan Non-Teknis Mengetahui Potensi Diri dan Manajemen Waktu Menggunakan Aplikasi Trello Satria, Deki; Hendrawan, Fadhil Rozi; Faturohman, Adrian; Yanti, Hesmi Aria; Nurnaningsih, Desi; Nugraha, Fayiz Apriwansyah; Quinnsha Thara Diva; Meilani, Nada Devi; Raisandrina, Aliya Fayyaza
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/bafq2950

Abstract

  Vocational High School is one kind of high school in Indonesia. The alumni of this school are intended as a ready-to-work workforce. Therefore, the curriculum of said school mainly focused on hard skills. Unfortunately, the job market nowadays also requires the applicant to have the ability in soft skills, such as time and task management. Therefore, in these public service programs, the soft skills have become the main priority. In this public service program, two themes were presented to the audience, the first is about how student can know their potential, and the second theme is about time management using Trello. These two themes are presented using discussion and lecture methodology. Using discussion as the methodology, the audience contribution can be achieved. From the feedback questionnaire given to the audience, the programs are considered a success since the average results are more than four on a five-point Likert scale for all ten questions.   Abstrak Sekolah menengah kejuruan merupakan salah satu bentuk sekolah menengah yang ada di Indonesia. Perbedaan utama jenis sekolah ini dan sekolah menengah lainnya adalah pada lulusan. Lulusan dari sekolah menengah kejuruan diharapkan dapat menjadi tenaga siap kerja setelah lulus dari pendidikan. Oleh karena itu dalam kurikulumnya sering kali lebih berfokus pada kemampuan teknis dibandingkan dengan kemampuan non-teknis. Sayangnya, banyak sekali pemberi kerja yang juga mengharapkan tenaga kerja ini memiliki kemampuan non-teknis seperti manajemen waktu. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan kegiatan pelatihan terkait dengan manajemen waktu dan mengetahui potensi diri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk diskusi dan ceramah. Penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan antusiasme dari peserta. Kegiatan ini dianggap sukses dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan. Dimana dari sepuluh pertanyaan yang diberikan, semua pertanyaan mendapatkan nilai diatas 4 dari 5 skala Likert.
Cybersecurity Awareness and Community Response to Phishing Threats: An Indonesian Social Behavior Analysis Hendrawan, Fadhil Rozi; Hakim, Arif Rahman; Atmaja, Dewi Marini Umi; Mufaddhal, Zaidan
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 16 No 02 (2026): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v16i02.2332

Abstract

This research discusses the increased levels of connectivity and digital engagement experienced by the people of Indonesia due to the development of digital technology as well as the risks associated with the growing prevalence of phishing cyber crimes in the country despite having the third-highest population of internet users globally. Although the level of digital literacy varies across different regions in the country, younger users in Indonesia appear to be the most vulnerable to phishing attacks. In view of the above, this paper seeks to identify and explore the behavioral dimensions that determine vulnerability to phishing amongst young internet users in Indonesia through a qualitative exploration of behavioral exposure towards such cyber crime. The research employs a quantitative cross-sectional survey method using structured questionnaires provided to 53 participants in their teens who were frequently involved in using digital platforms for purposes such as engaging on social media, making purchases from e-commerce sites, and executing payments via digital platforms, all chosen using a purposive sample method. Validity and reliability were measured using the Principal Component Analysis, the Kaiser-Meyer-Olkin validity test, Bartlett's Test of Sphericity and Cronbach's Alpha test respectively. Validity tests produced a KMO measure of 0.587 with a statistically significant Bartlett test result (χ²=71.940, df=10, p<0.001). Using PCA, two factors contributing 70.997% cumulative variance were identified with Eigenvalue values of 2.299(45.98%) and 1.251(25.02%). The first factor measures active reception of links via digital platforms and the second measures exposure to bypassing attempts via OTP channels. The four-item scale had a Cronbach Alpha of 0.743 implying acceptable internal consistency.