Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG FAKTOR RISIKO DAN FAKTOR PROTEKTIF KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA Bachtiar, Nanda; Hasan, Muhammad Ibnu; Karmandika, Ardhi Henda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29745

Abstract

Abstrak: Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan mereka, karena berdampak langsung pada kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap faktor risiko serta strategi dalam mengatasi masalah kesehatan mental agar mereka dapat menghadapi tantangan hidup dengan lebih baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan soft skills peserta, khususnya dalam hal pemahaman tentang kesehatan mental, kemampuan mengelola stres, serta keberanian untuk mencari bantuan jika menghadapi masalah psikologis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, di mana peserta diberikan pemaparan mengenai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan mental remaja, seperti tekanan akademik dan masalah interpersonal. Selain itu, juga disampaikan berbagai strategi untuk mengelola stres dan cara mencari bantuan profesional jika dibutuhkan. Kegiatan ini diikuti oleh 35 siswa SMA, yang menjadi target utama dalam upaya peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga kesehatan mental mereka. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan angket untuk menilai pemahaman peserta terhadap materi, manfaat kegiatan, serta perubahan sikap mereka terhadap strategi pengelolaan stres dan keberanian dalam mencari bantuan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan pemahaman sebesar 88,5%, peningkatan kesadaran akan manfaat sosialisasi sebesar 88,5%, peningkatan komitmen dalam menerapkan strategi mengelola stres sebesar 80%, dan peningkatan keberanian untuk mencari bantuan jika mengalami masalah kesehatan mental sebesar 71,4%.Abstract: Adolescent mental health is an important aspect of their development, as it has a direct impact on emotional, psychological and social well-being. This socialization aims to increase adolescents' awareness of risk factors and coping strategies for mental health problems so that they can better face life's challenges. The aim of this activity is to improve participants' soft skills, especially in terms of understanding mental health, ability to manage stress, and courage to seek help if facing psychological problems. The method used in this activity was lecture, where participants were exposed to risk factors that can affect adolescents' mental health, such as academic pressure and interpersonal problems. Strategies to manage stress and how to seek professional help if needed were also presented. This activity was attended by 35 high school students, who became the main target in an effort to increase awareness and skills in maintaining their mental health. Evaluation of the activity was carried out using a questionnaire to assess participants' understanding of the material, the benefits of the activity, as well as changes in their attitudes towards stress management strategies and courage in seeking help. Based on the evaluation results, there was an increase in understanding by 88.5%, an increase in awareness of the benefits of socialization by 88.5%, an increase in commitment to implementing stress management strategies by 80%, and an increase in courage to seek help if experiencing mental health problems by 71.4%.
STRES AKADEMIK MAHASISWA KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN PSIKOLOGIS, FISIOLOGIS, PERUBAHAN MOTIVASI DAN KUALITAS BELAJAR MAHASISWA Bachtiar, Nanda; Hasan, Muhammad Ibnu; Andodo, Candra
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i2.539

Abstract

ABSTRAK Stres akademik merupakan kondisi mahasiswa yang tidak dapat menghadapi tuntutan akademik dan mempersepsi tuntutan-tuntutan akademik yang diterima sebagai gangguan. Mahasiswa merupakan salah satu bagian civitas akademika pada sebuah perguruan tinggi, yang seringkali terdapat problematika yang memberikan konsekuensi psikologi, tuntutan dalam menjalani sebuah kehidupan dari dalam maupun luar kampus, membuat mahasiswa harus mampu menghadapi banyaknya masalah yang muncul dengan lebih dewasa dan bertanggung jawab. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Stres Akademik Mahasiswa Kesehatan dengan Perubahan Psikologis, Fisiologis, Perubahan Motivasi Dan Kualitas Belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan Korelasional. Sampel sebanyak 130 mahasiswa kesehatan Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal. Variabel independen penelitian ini adalah Stres Akademik dan variabel dependen adalah Perubahan Psikologis, Fisiologis, Motivasi dan Kualitas Belajar Mahasiswa. Hasil yang didapatkan di penelitian berdasarkan hasil uji statistik (chi-square) pada alpha 5% diatas diketahui nilai p value 0,029 (p < 0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah didapatkan hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan perubahan psikologis, fisiologis, motivasi dan kualitas belajar mahasiswa. Saran bagi Universitas dan institusi pendidikan memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran yang efektif, mengurangi stres akademik dan meningkatkan kesejahteraan akademik mahasiswa. Kata kunci: Stres Akademik, Psikologis, Fisiologi, Motivasi dan Kualitas belajar. ABSTRACT Academic stress is a condition of students who cannot face academic demands and perceive the academic demands received as a disturbance. Students are one part of the academic community at a university, which often has problems that have psychological consequences, demands in living a life from inside and outside the campus, making students must be able to deal with the many problems that arise more maturely and responsibly. So the purpose of this study is to determine the relationship between Academic Stress of Health Students with Psychological, Physiological Changes, Changes in Motivation and Student Learning Quality. This study uses corelational. The sample was 130 health students of Politeknik Harapan Bersama Tegal City. The independent variable of this research is Academic Stress and the dependent variable is Psychological, Physiological, Motivational Changes and Student Learning Quality. The results obtained in the study based on the results of statistical tests (chi-square) at 5% alpha above known p value 0.029 (p < 0.05). The conclusion of this study is that there is a significant relationship between academic stress and changes in psychological, physiological, motivation and quality of student learning. Suggestions for universities and educational institutions play an important role in creating an environment that supports effective learning, reduces academic stress and improves students' academic well-being. Keywords: Academic stress, Psychology, Physiology, Motivation, and Quality of Learning.