Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN SAFETY BEHAVIOR TEHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KELOMPOK USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI SEKITAR UNSOED PURWOKERTO Suryanto, Suryanto; Heryanto, Heryanto; Andodo, Candra
Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.396 KB)

Abstract

ABSTRACTApproximately 85% of the incidence of occupational accidents due to human factors (human error) that behave in unsafe work. Wrong behavior (unsafe) can be improved by increasing the knowledge and attitudes through training in group of tmerchants. The purpose of the study to knowing the effect of safety behavior training on knowledge and attitude of the group small and medium merchants around Unsoed Purwokerto. This study uses a quasi-experimental design with one group pretest and posttest design. Data analysis was performed using paired t-test or Wilcoxon test. Population of 120 merchants and samples were taken by purposive sampling with a sample size of 40 people. The results showed no differences in the respondents' knowledge after training at posttest I and posttest II with p = 0.028 (<0.05) and no difference between the attitudes of respondents to the pretest posttest II with p = 0.036 (<0.05). Conclusions of this researchThe training program can increase knowledge and change the attitudes of respondents significantly. Suggest for team of lecturers to be able to follow up this study with further research and community service activities as traders SMEs still need guidance and advocacy in the workplace in increasing labor productivity.Keywords: Training, Safety behavior, knowledge, attitudes, work accidents. Kesmasindo, Volume 7, (2) Januari 2015, Hal. 132-144
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG DIET GIZI UNTUK PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA Maulida, Iroma; Andodo, Candra; Latifah, Ulfatul; Prasetyawati, Nambar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17809

Abstract

Abstrak: Sebagian besar kematian akibat Covid-19 terjadi pada orangtua dengan prosentase komorbid tertinggi adalah hipertensi dan diabetes. Kedua penyakit tersebut juga sering menimbukan komplikasi pada penderitanya. Untuk itu perlu dijaga pola hidup lansia termasuk pola makannya agar tidak mengalami komplikasi akibat penyakit tersebut serta dapat bertahan bila terinfeksi Covid-19. Posyandu lansia merupakan tempat strategi untuk meningkatkan pengetahuan lansia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta posbindu tentang penyakit hipertensi, diabetes serta pengetahuan tentang diet gizi bagi penderita kedua penyakit tersebut. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan peserta sebanyak 20 orang pre lansia/lansia dan 5 kader. Kegiatan melalui 3 tahapan, Tahap pertama dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. Hasil pemeriksaan menunjukkan 32 % peserta mengalami hipertensi dan 48 % kadar gulanya tinggi.Tahap ke-2 dilakukan penyuluhan dengan materi pertama adalah penyebab penyakit, gejala tanda serta komplikasi yang ditimbulkan hipertensi dan diabetes. Materi kedua tentang diet gizi meliputi jenis makanan yang boleh/perlu dibatasi, serta cara memantau penyakitnya. Tahap ketiga dilakukan evaluasi dan hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan peserta karena mereka dapat menjawab dengan benar atas pertanyaan yang diberikan secara acak.Abstract: Most deaths due to Covid-19 occurred in parents with the highest percentage of comorbidities being hypertension and diabetes. These two diseases also often cause complications in sufferers. For this reason, it is necessary to maintain the elderly's lifestyle, including their diet, so that they do not experience complications due to this disease and can survive if infected with Covid-19. Posyandu for the elderly is a strategic place to increase the knowledge of the elderly. The aim of this actifity is to increase Posbindu participants’knowledge about hypertention, diabetes and knowledge about nutrional diets for sufferers of these two diseaseas. The activity method used was counseling with 20 pre-elderly/elderly people and 5 cadres as participants. The activity goes through 3 stages. The first stage is to check blood pressure and blood sugar at any time. The results of the examination showed that 32% of participants had hypertension and 48% had high blood sugar levels. In the second stage, education was carried out with the first material being the causes of the disease, signs and symptoms and complications caused by hypertension and diabetes. The second material about nutritional diet includes the types of food that can/need to be limited, as well as how to monitor disease. The third stage was evaluated and the results were an increase in participants' knowledge because they were able to answer questions correctly given randomly.
APLIKASI PENGUKURAN RISIKO DAN PENGINGAT WAKTU REPOSISI UNTUK MENURUNKAN RISIKO LUKA TEKAN Karmandika, Ardhi Henda; Andodo, Candra
JURNAL KEPERAWATAN Vol. 11 No. 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pressure ulcers are localized injuries to the skin and/or tissue overlying bone prominences, resulting from pressure or a combination of pressure and friction. Pressure ulcers constitute a serious issue that afflicts patients with mobility impairments. Various technologies have been developed to facilitate healthcare convenience. Android applications in the healthcare category provide users with health-related information without temporal or spatial constraints, assisting them in achieving health-related goals, including the prevention of health disorders. Objective: This study has developed an application capable of generating pressure ulcer risk scores and recommending repositioning reminders based on user-input data, utilizing the forward chaining method. This application aids users in assessing the degree of pressure ulcer risk they face and in performing repositioning at recommended intervals accurately, thereby reducing pressure ulcer risk scores. Methods: This research is an experimental study employing a one-group pre-test-post-test design with a sample size of 30 respondents. Result: Data obtained from user histories indicate that respondents under surveillance using the repositioning reminder application experienced a decrease in pressure ulcer risk scores on the second day following the application's use, with a mean of .267 and a standard deviation of 3.741, exhibiting a significance value of .699 >α (0.05). Conclusion: This repositioning time and reminder application can serve as a new solution in pressure ulcer prevention. Keywords: application; Android; pressure ulcers
Pengaruh Pemberian Metronome Video dan Lagu Baby Shark dengan Kecepatan Kompresi Resusitasi Jantung Paru Fitriana, Nurul Fatwati; Nitiprodjo, Abdul Hakim; Juwita, Dina Ratna; Amelia, Vivi Leona; Andodo, Candra
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1662

Abstract

Pelaksanaan resusitasi jantung paru (RJP) mewajibkan pelaksanaan RJP yang berkualitas. Salah satu indicator RJP yang berkualitas adalah kecepatan kompresi antara 100-120 kali per menit. Penelitian sebelumnya telah menguji efek Pendidikan Kesehatan penggunaan  music untuk meningkatkan kemampuan kecepatan RJP sesuai yang ideal. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan lagu baby shark serta video RJP terhadap kecepatan RJP.  Peneltian ini merupakan quasy experimental dengan jumlah sampel 68 responden selama 4 hari. Hari pertama, responden melakukan RJP lalu dihitung kecepatan RJP responden. Hari ke-2, ke-3 dan ke-4 responden mendengarkan lagu baby shark sekaligus melihat video RJP. Kemudian responden melakukan RJP setelah mendengarkan lagu.  Analisa data menggunakan paired t-test. Dari 68 responden, mempunyai berat badan >50 kg sebanyak 43 responden.  Rata-rata jumlah kompresi pada hari pertama 132,7 kali per menit. Pemberian intervensi dilakukan pada hari kedua, ketiga dan ke empat dan mempunyai rata-rata 128,9x per menit, 128,03x per menit dan 128,71 per menit. uji statistic menunjukkan nilai p value >0,05. Tidak ada pengaruh pemberian metronome baby shark terhadap kecepatan kompresi dada.
PENGARUH PENGGUNAAN SOSIA MEDIA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Andodo, Candra; Bahtiar, Nanda; Fitriana, Nurul Fatwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.37563

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini, kebutuhan akan penggunaan media sosial semakin meningkat. Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan mahasiswa. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, platform seperti Instagram, Twitter, Facebook, TikTok, dan YouTube sering digunakan mahasiswa untuk berkomunikasi, Gadget atau smart phone merupakan salah satu alat komunikasi yang mempunyai banyak fungsi. Gadget dianggap sebagai alat komunikasi yang lebih lengkap dan mudah dibawa dibandingkan alat komunikasi elektronik lainya. Gadget digunakan untuk mengakses informasi, mencari hiburan hingga mencari berbagi sumber pengetahuan. Mayoritas mahasiswa di Politeknik Harapan Bersama dalam rentang usia remaja. Fase remaja merupakan fase perkembangan yang berada pada masa sangat potensial, baik dilihat dari aspek kognitif, emosi maupun fisik. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui ada Pengaruh Penggunaan Sosia Media Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 117 responden  dengan menggunakan metode proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari masing-masing variabel yaitu penggunaan media sosial dengan prestasi belajar akademik berdasarkan hasil analisis uji chi-square diperoleh nilai p= 0,000 atau (p < 0,05). Kesimpulan Terdapat pengaruh penggunaan sosia media terhadap prestasi belajar mahasiswa. Lama (Durasi) Penggunaan  Media Sosial mayoritas responden menggunakannya perharinya lebih dari 6 jam. . Tingkat Prestasi Belajar paling banyak pada kategori sangat memuaskan dengan IPK antara 3,01-3,50
The Relationship Between Social Support And Socioeconomic Status On Adolescent Mental Health Andodo, Candra; Nanda Bachtiar, Nanda Bachtiar; Nurul Fatwati Fitriana, Nurul Fatawati Fitriana
Nursing Genius Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Nursing Genius Journal (February-April)
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/ngj/v1.i2.2024.48

Abstract

Background: Impaired mental and emotional development contributes to increased behavioral problems in adulthood. Adolescent mental health is impacted by several factors, including social support and socioeconomics. Purpose: To see the relationship between social support and socioeconomic status on adolescent mental health Methods: This type of research used quantitative with observational approach. The population in this study were adolescents in Tegal City. Determination of the number of samples using the slovin method with the results of 375 respondents and for the sampling technique using Cluster Random Sampling technique. Results: The study revealed significant correlations of social support and mental health (p = 0.000). Significant correlations of socioeconomic support status with mental health (p = 0.000). Significant correlations of social support and socioeconomic relationships simultaneously (p = 0.000). Conclusion: The results of this study indicate that there is a significant influence of social support and socioeconomic on adolescent mental health in Tegal City.
OPTIMALISASI KETERAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA CEDERA OTOT MENGGUNAKAN METODE REST, ICE, COMPRESS AND ELEVATE (RICE MANAGEMENT) Fitriana, Nurul Fatwati; Ratna Estria, Suci; Hakim Nitiprodjo, Abdul; Riskiyani Dwi Nandia, Jumiati; Ratna Juwita, Dina; Dwi Aprilina, Happy; Dhiah Anggraeni, Atika; Andodo, Candra; Leona Amelia, Vivi; Suparti, Sri
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Abdi Masyarakat November 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v7i1.5050

Abstract

Injuries can occur anytime and anywhere and can be experienced by anyone. Common types of injuries that occur in daily life are muscle injuries, such as sprains, fractures, dislocations, and bruises. Muscle injuries that are not promptly and correctly treated can result in complications and disrupt daily activities. The management of muscle injuries involves the RICE Management approach, which includes rest, applying cold compresses, compression, and elevating the injured area. Community service is carried out through lectures and simulations on RICE Management. This activity was attended by 32 participants, consisting of health volunteers. During the implementation, participants were cooperative and able to explain the definition, signs and symptoms, complications, and practice the management of muscle injuries using RICE Management.
Edukasi dan Simulasi Heimlich Manouver sebagai Upaya Penanganan Tersedak Anak Usia PAUD Fitriana, Nurul Fatwati; Riskiyani Dwi Nandia, Jumiati; Hakim Nitiprodjo, Abdul; Ratna Estria, Suci; Widyaningsih, Susana; Leona Amelia, Vivi; Andodo, Candra
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14420

Abstract

Background: Tersedak merupakan keadaan darurat yang bisa terjadi pada anak-anak dan memerlukan pertolongan dengan cepat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan tindakan pertolongan pertama pada kejadian tersedak. Metode: Mitra dalam kegiatan ini adalah Ibu-Ibu PAUD yang berjumlah 53 orang. Kegiatan dilakukan dengan cara pemaparan menggunakan leaflet penanganan tersedak kemudian dilanjutkan simulasi Heimlich manouver menggunakan phantom anak. Hasil: Pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan ditandai dengan mampu menjawab pertanyaan dari pemateri dan memperagakan Heimlich manouver secara tepat. Kesimpulan: Tindakan edukasi dan simulasi Heimlich Manouver dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pertolongan pertama pada kejadian tersedak anak usia PAUD dan TK.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG JERAWAT DAN FAKTOR RESIKO TIMBULNYA LUKA JERAWAT PADA REMAJA DI TEGAL Latifah, Ulfatul; Bachtiar, Nanda; Andodo, Candra; Ayu, Rahma; Salsabila, Kana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29051

Abstract

Abstrak: Di Indonesia acne vulgaris merupakan penyakit kulit yang umum nya terjadi, hampir setiap orang pernah mengalami Acne vulgaris, terutama pada usia muda, kejadiannya sekitar 85 - 100%. Prevalensi tertinggi terjadi pada wanita usia 14-17 tahun 83-85%, dan pria 16- 19 tahun, terhitung 95-100%. Penyebab Acne vulgaris multifaktorial, antara lain faktor genetik, faktor bangsa ras, faktor makanan, faktor iklim, faktor jenis kulit, faktor kebersihan, faktor penggunaan kosmetik, faktor stres, faktor infeksi dan faktor pekerjaan. Penderita biasanya mengeluh adanya ruam kulit berupa komedo, papul, pustula, nodus, atau kista dan dapat disertai rasa gatal. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang efektif di kalangan remaja. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang jerawat dan faktor resiko timbulnya luka jerawat pada remaja. Metode kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi dengan peserta sebanyak 32 siswa/siswi remaja. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18-19 November 2024 bertempat di SMA Kota Tegal. Hasil Kegiatan ini diawali dengan pre test, perkenalan, pemaparan materi dan diskusi. Tahap ke-1 dilakukan pre test, menunjukkan siswa dengan pengetahuan baik terdapat 20% sedangkan siswa dengan pengeathuan kurang terdapat 80,7%, kemuadian dilanjutkan pemberian materi tentang jerawat yang meliputi pengertian, penyebab, dampak dan pencegahan. Tahap ke-2 dilakukan penyuluhan tentang faktor resiko timbulnya luka jerawat. Tahap ke-3 dilakukan evaluasi dan hasilnya menjadi 80% dengan pengetahuan baik dan siswa dengan pengetahuan kurang menjadi 19,3%.Abstract: In Indonesia, acne vulgaris is a common skin disease, almost everyone has experienced Acne vulgaris, especially at a young age, the incidence is around 85 - 100%. The highest prevalence occurs in women aged 14-17 years 83-85%, and men 16-19 years, accounting for 95-100%. The causes of Acne vulgaris are multifactorial, including genetic factors, racial factors, food factors, climate factors, skin type factors, hygiene factors, cosmetic use factors, stress factors, infection factors and work factors. Sufferers usually complain of skin rashes in the form of blackheads, papules, pustules, nodes, or cysts and can be accompanied by itching. Therefore, it is important to raise awareness and take effective preventive measures among adolescents. The purpose of this community service activity is to increase knowledge about acne and risk factors for acne scars in adolescents. The activity method used was socialization with 32 teenage students as participants. The activity was carried out on November 18-19, 2024 at SMA Negeri 5 Tegal City. The results of this activity began with a pre-test, introduction, presentation of material and discussion. The first stage was a pre-test, showing that students with good knowledge were 20% while students with less knowledge were 80.7%, then continued with the provision of material about acne which included understanding, causes, impacts and prevention. The second stage was counseling about the risk factors for acne wounds. The third stage was an evaluation and the results were 80% with good knowledge and students with less knowledge were 19.3%.
McKenzie Exercise untuk Mengatasi Nyeri Punggung pada Pekerja Batik Tulis Fitriana, Nurul Fatwati; Fiastiningrum, Prit; Andodo, Candra; Ramdani, Meida Laily; Riyaningrum, Wahyu; Nandia , Jumiati Riskiyani Dwi; Isnaini, Nur; Estria, Suci Ratna; Purwo A, Reni
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21376

Abstract

Pendahuluan: Komunitas pekerja batik Pringmas di desa Papringan sering mengalami nyeri punggung akibat aktivitas kerja berulang dalam waktu lama, seperti membatik, menjemur kain, memberi cap yang dilakukan dengan posisi tubuh kurang ergonomis. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kenyamanan kerja kerja dan produktivitas pekerja batik. Penerapan latihan fisik sederhana berupa peregangan dan gerakan ringan seperti McKenzie Excercises menjadi upaya praktis yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan nyeri punggung pada pekerja batik. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan McKenzie Exercise  untuk mengurangi nyeri punggung. Metode: Edukasi, simulasi, dan pembagian leaflet serta buku harian skala nyeri kepada mitra. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta ditandai dengan mampu menjawab urutan gerakan-gerakan McKenzie Excercise dan memperagakan gerakan tersebut. Selain itu, skala nyeri menurun dari skala 4 menjadi 2 pada saat 2 minggu setelah pengabdian. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan McKenzie Excercise.