Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Sistem Keamanan dan Pengawasan Dinamis Warga Binaan di Lapas Kelas II B Way Kanan Emroni; R Mawardi, Didiek
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1784

Abstract

Lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan hukuman, tetapi juga sebagai institusi rehabilitasi yang harus menjamin keamanan, keteraturan, dan pembinaan sosial narapidana secara manusiawi. Namun, masih banyak lapas di Indonesia yang menghadapi kendala serius seperti overkapasitas, kurangnya petugas, serta lemahnya sistem pengawasan berbasis relasi dan partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, hambatan, dan strategi optimalisasi sistem keamanan serta pengawasan dinamis di Lapas Kelas IIB Way Kanan. Pendekatan yang digunakan adalah hukum empiris dengan metode kualitatif, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dinamis lebih efektif dalam menciptakan disiplin kolektif dan iklim pembinaan yang inklusif, meskipun masih terkendala oleh faktor struktural, substansial, dan kultural. Diperlukan transformasi menyeluruh melalui penataan organisasi, pelatihan soft-skills, dan integrasi teknologi cerdas. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi reformasi pemasyarakatan yang adaptif, humanis, dan berbasis kepercayaan.
MADRASAH PADA MASA ORDE BARU (Telaah Historis Kebijakan Pemerintah Terhadap Madrasah) Emroni; faisal, ahmad; Muhammad Zulkifli
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 9 No. 02 (2025): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v9i02.490

Abstract

Abstrak Dualisme dalam pendidikan di Indonesia pada awalnya merupakan produk penjajahan Belanda, namun dalam batas-batas tertentu ia juga merupakan refleksi dari pergumulan dua basis politik, Islam dan Nasionalisme. Madrasah yang berbasis Islam sepanjang sejarah Indonesia memiliki peran penting dalam perjuangan membangun bangsa. Kebijakan pemerintah pada masa Orde Baru terhadap madrasah dalam bentuk pengakuan bahwa madrasah sebagai pendidikan formal. Pengakuan secara formal terhadap eksistensi madrasah dalam sistem pendidikan nasional telah diakui secara jelas setelah adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Tahun 1975. Setelah adanya SKB tiga Menteri tersebut, maka eksistensi Madrasah menjadi semakin mantap dan terstruktur jelas.
PEMBERDAYAAN MODERASI BERAGAMA PADA MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA DI BANJARMASIN Emroni
Darussalam Vol. 25 No. 01 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i01.73

Abstract

Abstrak Penelitian pemberdayaan ini bertujuan untuk mendeskripsikan, memaparkan, metode dan strategi penguatan moderasi beragama pada pserta didik. Metode penelitian dalam berbentuk PAR. Hasil temuan penelitian menunjukkan pemberdayaan Madrasah Ibtidaiyah Mitra Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin tentang moderasi beragama telah dilaksanakan di 4 Madrasah Ibtidaiyah yang menjadi subjek dampingan. Ada 2 Madrasah Ibtidaiyah yang berlokasi di Kota Banjarmasin dan 2 Madrasah Ibtidaiyah yang berada di Kabupaten Banjar. Pemberdayaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas subjek dampingan mengenai moderasi beragama kegiatan pemberdayaan dilaksanakan dalam bentuk Focus Group Discussion, dengan tema nilai-nilai moderasi beragama yang terdiri dari komitmen kebangsaan, toleransi, radikalisme dan penghargaan terhadap budaya lokal. Metode dan strategi yang digunakan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan kulikuler, ekstra kulikuler, pembiasaan dan peringatan hari-hari besar Islam. Nilai komitmen kebangsaan penerapannya diimplementasikan dalam bentuk apel bendera, pembelajaran PPKN dan juga pembelajaran PAI. Sementara nilai toleransi dan radikalisme difokuskan pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits, Fikih, Akidah Akhlak dan SKI (PAI) yang diinternalisasikan dan diintegrasikan pada sub-sub bahasan PAI tersebut. sekalipun moderasi beragama tidak menjadi bagian mata pelajaran, tetapi dia memuat pesan-pesan moderasi beragama. Sedangkan akomodasi terhadap budaya lokal lebih di titik beratkan pada pembiasaan-pembiasaan di Madrasah. Kata kunci: Pemberdayaan, kebangsaan, tolerasi, radikal, kearifan lokal.
ASKETISME DALAM ISLAM (Telaah Historis Munculnya Zuhud) emroni
Darussalam Vol. 26 No. 01 (2025): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v26i01.272

Abstract

Abstrak Zuhud dalam Islam mengalami pasang surut, yang esensinya telah ada sejak Nabi Muhammad Saw, yang kemudin dijadikan sebagai metode kehidupan dan berkembang pada abad ke I dan II H. sampai kahirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tasawuf. Secara terminologi zuhud tidak bisa dilepaskan dari dua aspek, pertama zuhud sebagai bagia yang tak terpisahkan dari tasawuf, kedua zuhud sebagai bagian moral Islam dari gejala sosial. Para sarjana, baik dari orientalis maupun kalangan Islam sendiri saling berbeda dalam menyikapi kemunculan zuhud dalam Islam secara garis besar dua faktor yang melatarbelakangi munculnya zuhud tersebut, yakni faktor intenal dan eksternal. Kata kunci : Asketis (zuhud), internal, eksternal, moral, materialisme.