Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Media ULAFANA Sebagai Media Pembelajaran IPS di Kelas 5 SDN Kelayan Dalam 5 Najlaa Annisa Faadiyah; Hana, Najla; Zaliha; Ferdiyansyah, Aldy; Asniwati
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i3.1363

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang inovatif berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penyampaian materi dan keterlibatan peserta didik, khususnya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Realitas di lapangan menunjukkan keterbatasan variasi media dan dominasi metode konvensional yang berdampak pada rendahnya motivasi serta pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan media ULAFANA (Ular Tangga Flora dan Fauna) sebagai solusi kreatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus yang melibatkan guru wali kelas dan siswa kelas 5 SDN Kelayan Dalam 5. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ULAFANA mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi keberagaman flora dan fauna di Indonesia. Media ini juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang menyenangkan serta menjadi alternatif efektif bagi keterbatasan media pembelajaran konvensional. Disarankan agar guru memanfaatkan media inovatif serupa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar.
BEBAN ADMINISTRATIF DAN KURANGNYA PELATIHAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN PANGERAN 1 Novi Handayani; Putri Normeiliani; Aslamiah; Diani Ayu Pratiwi; Shintiya Andini; Zaliha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24286

Abstract

The implementation of Merdeka Curriculum at SDN Pangeran 1 faces various complex challenges. One of the main problems is the high administrative burden and limited training for teachers. Although the Merdeka Curriculum is designed to provide flexibility for teachers in developing a learning process that suits the characteristics and needs of s tudents, in practice, many teachers feel even greater pressure. Administrative demands such as preparing teaching modules, filling in learner progress reports and making other teaching tools drain a lot of their time and energy. As a result, focus and creativity in the learning process in the classroom is often reduced. In addition, the lack of intensive training and assistance in understanding and implementing Merdeka Curriculum makes some teachers feel less confident and have difficulty innovating. This study aims to explore school policies in implementing the Merdeka Curriculum as well as the strategies used to overcome the obstacles faced by teachers. The approach used in this research is qualitative, which is conducted through in-depth interviews with principals and teachers, direct observation in the school environment, and analysis of relevant policy and administrative documents. The results showed a gap between the expectations of the curriculum and the reality in the field. Therefore, collaborative efforts between the school and the education office are needed to simplify the administrative burden, provide clear and practical implementation guidelines, and organize continuous training so that teachers can implement Merdeka Curriculum effectively and meaningfully.