Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Beyond Paycheck: Mengungkap Peran Kepuasan Kerja Dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan Faizah, Intan Nur; Rohmaniyah, Ismatur; Sofiana, Nadia Nurcahyani; Lestari, Eka Dwi; Khairotunnisa, Maya; Nikmah, Himayatin; Nuriyah, Sinta; Maysaroh, Siti; Musrifa, Musrifa; Firdausiyah, Nuri; Virnanda, Irma
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i2.529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kepuasan kerja dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Kepuasan kerja dinilai sebagai faktor krusial yang memengaruhi motivasi, loyalitas, serta performa setiap individu di lingkungan kerja. Tidak hanya aspek finansial, faktor psikologis, suasana kerja, dan kualitas hubungan antar rekan kerja maupun atasan menjadi penentu utama terciptanya kepuasan tersebut. Melalui kajian literatur dan pengamatan empiris, ditemukan bahwa tingkat kepuasan kerja yang tinggi mendorong peningkatan produktivitas karyawan secara signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya manajemen operasional untuk mengelola faktor-faktor yang berkontribusi pada kepuasan kerja, demi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan berdaya saing unggul.
Generasi Z Sebagai Agen Perubahan dalam Mendorong Digitalisasi UMKM Melalui Media Sosial di Kecamatan Paiton Sofiana, Nadia Nurcahyani; Azizah, Farida Nur; Rohmaniyah, Ismatur; Hafsawati, Nabella; Mufidah, Hikmatul; Faizah, Intan Nur
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i3.530

Abstract

Penelitian ini membahas peran aktif Generasi Z dalam mendukung proses digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Paiton. Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital, Generasi Z memiliki kemampuan yang signifikan dalam memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk membantu UMKM mempromosikan produk mereka secara lebih luas dan efektif. Selain aspek promosi, Generasi Z juga memberikan kontribusi nyata dalam proses pencatatan transaksi dan pengelolaan stok barang melalui pemanfaatan aplikasi digital seperti Qasir dan Warung Pintar. Keterampilan digital yang mereka miliki turut mendorong UMKM agar mampu berinovasi serta menyesuaikan diri dengan perkembangan tren pasar yang dinamis. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah serta pemangku kepentingan terkait untuk menyediakan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi secara berkelanjutan. Dengan demikian, keterlibatan Generasi Z dapat menjadi katalisator utama bagi kemajuan dan transformasi digital UMKM di daerah tersebut.
Integrasi Nilai Islam Dalam Pembentukan Identitas Santri Tingkat Akhir: Studi Kualitatif Di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Faizah, Intan Nur; Shobahiya, Mahasri
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.10133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan identitas santri tingkat akhir di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam melalui internalisasi nilai Islam, dinamika kehidupan berasrama, serta pendampingan pembina. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap santri kelas XII serta para pembina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri tingkat akhir berada pada fase pencarian identitas yang kompleks, ditandai oleh pergulatan antara tuntutan akademik, tanggung jawab sosial, dan orientasi masa depan. Lingkungan pesantren berkontribusi signifikan melalui rutinitas ibadah, disiplin, hubungan sosial, serta peran-peran kepemimpinan yang diberikan kepada santri senior. Selain itu, pembina berperan penting dalam memberikan arahan, dukungan emosional, dan penguatan spiritual sehingga membantu santri menata kembali arah hidup dan nilai diri mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pesantren modern merupakan ekosistem pendidikan yang efektif dalam membentuk identitas religius, moral, dan psikososial santri secara komprehensif.
Hambatan Sosial dalam Pembangunan Ekonomi terhadap Pertumbuhan UMKM di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Rohmaniyah, Ismatur; Faizah, Intan Nur; Mufidah, Hikmatul
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 4 No. 4 (2026): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v4i4.4353

Abstract

This study aims to analyze social barriers in economic development that affect the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kraksaan District, Probolinggo Regency. MSMEs play a strategic role in supporting regional economic development; however, their growth is often constrained by various non-economic factors, particularly social barriers. This research employs a descriptive qualitative approach through a literature review, utilizing secondary data obtained from academic journals, reference books, and relevant institutional reports. Data analysis is conducted descriptively to identify the forms of social barriers faced by MSMEs and to examine their implications for business growth and competitiveness. The findings reveal that MSMEs encounter several dominant social challenges, including low levels of business literacy, traditional entrepreneurial mindsets, limited access to information and business networks, and low utilization of technology in business activities. These conditions hinder MSMEs from innovating, expanding market access, and improving productivity, which ultimately weakens their competitiveness. Therefore, strengthening social aspects such as education, mindset transformation, information accessibility, and technological adaptation is essential to support sustainable MSME growth and enhance regional economic development.