Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effectiveness Of The Combination Of Endorphin Massage And Sape’ Music On Labor Pain During The First Stage Of Active Labor Dewisakti, Nyemas Okta; Rachmaida, Arlina; Kartika Sari, Ratna Indah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 7 (2025): Volume 11, Nomor 7 Juli 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i7.21235

Abstract

Latar Belakang : Nyeri sedang dan berat persalinan dapat menimbulkan kecemasan dan kelelahan sehingga dapat mempengaruhi kemajuan persalinan dan kesejahteraan janin. Cara mengatasinya dengan metode nonfarmakologi yaitu pijat endorphin dengan merangsang medulla spinalis dan terapi musik instrumental yaitu musik sape’ dengan merangsang otak untuk mengeluarkan frekuensi deep delta, kedua metode ini mengeluarkan endorphin sebagai pereda nyeri alami.Tujuan : Menganalisis efektivitas kombinasi pijat endorphin dan musik sape’ terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif sebelum dan sesudah diberikan perlakuan di kabupaten Mempawah.Metode Penelitian : Desain menggunakan quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian yaitu ibu bersalin kala I fase aktif pada Februari sampai  Maret 2025 sebanyak 97 orang. Sampel berjumlah 30 orang dengan 15 sampel intervensi kombinasi pijat endorphin dan musik sape’ dan 15 sampel kelompok kontrol dengan teknik consecutive sampling.Hasil Penelitian : Hasil uji paired T-test terdapat perbedaan nilai mean sebelum dan sesudah diintervensi kombinasi pijat endorphin dan musik sape’ dari 6,33 menjadi 4,73 (p-value <0,001). Hasil uji Wilcoxon terdapat perbedaan nilai median sebelum dan sesudah diintervensi pijat endorphin yaitu 6 menjadi 5 (p-value <0,001). Setelah dilakukan uji mann-whitney terdapat perbedaan efektivitas antara kombinasi pijat endorphin dan musik sape’ dan pijat endorphin terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif (p-value <0.001).Kesimpulan : Terdapat perbedaan efektivitas antara kombinasi pijat endorphin dan musik sape’ dan pijat endorphin terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.Saran : Dapat diberikan pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Kata Kunci : endorphin, musik, sape’, nyeri, persalinan ABSTRACT Background : Moderate to severe labor pain can cause anxiety and fatigue, which may affect the progress of labor and fetal well-being. A non-pharmacological approach to overcome this issue includes endorphin massage, which stimulates the spinal medulla, and instrumental music therapy such as sape’ music, which stimulates the brain to release deep delta frequencies. Both methods help release endorphins, acting as the body's natural pain relievers.Purpose : To analyze the effectiveness of the combination of endorphin massage and sape’ music on labor pain during the first stage of active labor before and after the intervention in Mempawah Regency.Methods : This study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The population consisted of mothers in the first stage of active labor from February to March 2025, totaling 97 people. A sample of 30 respondents was selected, divided into 15 in the intervention group (combination of endorphin massage and sape’ music) and 15 in the control group, using consecutive sampling.Research Result : The paired T-test showed a difference in the mean labor pain scores before and after the combination intervention, from 6.33 to 4.73 (p-value < 0.001). The Wilcoxon test revealed a reduction in the median pain score before and after endorphin massage alone, from 6 to 5 (p-value < 0.001). The Mann-Whitney test indicated a significant difference in effectiveness between the combination of endorphin massage and sape’ music and endorphin massage alone in reducing labor pain during the first stage of active labor (p-value < 0.001).Conclusion : There is a significant difference in the effectiveness of the combination of endorphin massage and sape’ music compared to endorphin massage alone in reducing labor pain intensity during the first stage of active labor.Suggestion : This intervention can be recommended for mothers in the first stage of active labor. Keywords: endorphin, music, sape’, pain, labor
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Janin di Wilayah Kerja Kelurahan Sungai Beliung Tahun 2025 Noftalina, Elsa; Kartika Sari, Ratna Indah; Lamana, Aspia
Jurnal Pengabdi Vol 8, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v8i2.98575

Abstract

Abstrak: Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar ibu hamil dengan umur kehamilan antara 4 minggu hingga 32 minggu yang dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Pada kelas ini, ibu hamil diajak untuk belajar bersama, berdiskusi, serta saling berbagi pengalaman mengenai kesehatan ibu dan anak (KIA) secara menyeluruh dan sistematis. Data dari kegiatan lokakarya mini Kelurahan Sungai Beliung khususnya data ibu hamil didapatkan bahwa 68,75% ibu hamil tidak pernah mengikuti kelas ibu hamil yang diselenggarakan di Puskesmas sehingga ini berdampak pada masalah-masalah kesehatan ibu hamil lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Beliung dengan melibatkan 8 orang ibu hamil sebagai sasaran. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai kehamilan sehat serta persiapan persalinan melalui pelaksanaan kelas ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest untuk mengukur pengetahuan ibu hamil mengenai informasi kehamilan sehat dan persiapan persalinan. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai kehamilan sehat dan persiapan persalinan dengan p-value 0,035. Dengan demikian kesimpulan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai kehamilan sehat dan persiapan persalinan.
The Effect Of Audiovisual Media On Knowledge And Attitudes Of Women Of Reproductive Age Toward Cervical Cancer Screening Kartika Sari, Ratna Indah; Candra Sari, Utin Siti; Suparningsih, Ratna
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 3 (2026): Volume 12 No 3 Maret 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i3.25225

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyebab kematian di negara berkembang. Salah satu cara mendeteksi melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Pemeriksaan IVA merupakan metode skrining yang sederhana, mudah dilakukan, dan efektif, terutama di fasilitas kesehatan tingkat primer. Rendahnya pengetahuan tentang skrining merupakan faktor penghambat pentingnya mendeteksi dini pencegahan kanker. Upaya mengatasi hal tersebut dapat dilakukan edukasi menggunakan media audiovisual. Pemanfaatan media audiovisual mampu menyampaikan informasi yang mudah dipahami karena melibatkan unsur suara dan gambar, sehingga membentuk sikap positif deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang skrining kanker serviks di Puskesmas Manis Mata Kabupaten Ketapang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur (WUS) dengan hasil perhitungan sampel 57 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang skrining kanker serviks.Hasil: Hasil analisis uji Wilcoxon terdapat peningkatan skor median pengetahuan sebelum dan sesudah yaitu 59,1 menjadi 79,4 dan peningkatan skor sikap 64,5 menjadi 87,5 dengan nilai p0,05.Kesimpulan: Edukasi melalui media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks. Media audiovisual ini dapat dijadikan alternatif edukasi di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Kata Kunci: audiovisual, skrining IVA, Pengetahuan, Sikap ABSTRACT Background: Cervical cancer is one of the leading causes of death in developing countries. One method used for detection is the Visual Inspection with Acetic Acid (IVA) examination. IVA screening is a simple, easy-to-perform, and effective method, particularly in primary healthcare facilities. Low levels of knowledge about screening represent a significant barrier to the early detection and prevention of cancer. Efforts to address this issue can be carried out through educational interventions using audiovisual media. The use of audiovisual media can deliver information in a way that is easier to understand because it involves both sound and visual elements, thereby helping to foster positive attitudes toward the early detection of cervical cancer through IVA screening. This study aims to analyze the influence of audiovisual media on the knowledge and attitudes of women of reproductive age regarding cervical cancer screening at the Manis Mata Community Health Center in Ketapang Regency.Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study population consisted of all women of reproductive age (WUS), with a sample size calculation resulting in 57 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The research instrument used questionnaires measuring knowledge and attitudes regarding cervical cancer screening.Results: The results of the Wilcoxon test analysis showed an increase in the median knowledge score before and after the intervention, from 59.1 to 79.4, and an increase in the attitude score from 64.5 to 87.5, with a p-value 0.05.Conclusion: Education through audiovisual media has an effect on improving the knowledge and attitudes of women of reproductive age regarding the early detection of cervical cancer. Audiovisual media can be used as an alternative educational tool in primary healthcare facilities. Keywords: audiovisual, IVA screening, knowladge, attitude