Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Depression and Anxiety Problems Among Adolescents at Puskemas Grogol Petamburan Lestari, Sri; Theresia, Tiarma Talenta; Septifionna, Haura Agni; Nathania, Cindy; Wijaya, Johanna Augusta; Gabriela, Maria; Gustiawan, Muhammad Rakha; Urrohman, Auliya; JK, Febry Anggreani
PROMOTOR Vol. 8 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i4.1252

Abstract

Background: Depression is a mental disorder characterized by sadness, loss of interest or pleasure, feelings of guilt, low self-esteem, difficulty sleeping, changes in appetite (either decreased or increased), fatigue, and lack of concentration. Anxiety, on the other hand, refers to tension, insecurity, and worry that arise due to unpleasant circumstances. According to the World Health Organization (WHO), mental health issues are more likely to occur in adolescents, a transitional phase from childhood to adulthood. The prevalence of depression and anxiety among adolescents in Indonesia is 20.8% and 34.6%, respectively. The Adolescent Care Health Service (PKPR) is a government program aimed at preventing health issues among individuals aged 10–19 years at community health centers (Puskesmas). Objective: This study aims to examine the implementation of the Adolescent Care Health Service (PKPR) in addressing cases of depression and anxiety at the Grogol Petamburan Public Health Center. Methods: The study employed a descriptive observational design with a cross-sectional approach. Secondary data were collected through interviews with PKPR staff at the Grogol Petamburan Public Health Center using the SDQ-25 questionnaire and analyzed using descriptive analysis. Results: Counseling data revealed that among 20 cases of depression handled, 14 showed improvement, while 6 were referred to the hospital. Regarding anxiety cases, 15 cases were addressed, of which 11 showed improvement, and 4 were referred to the hospital. Conclusion: The high prevalence of depression and anxiety among adolescents is attributed to the lack of public knowledge in Grogol Petamburan about prevention, symptoms, and management of these conditions.
Upaya Promotif Kesehatan Mulut Melalui Pendidikan dan Pelatihan Pembuatan Obat Kumur Rumahan pada WKRI Ranting Birgita Hartanto, Firstine Hartanto; Hartanto, Firstine kelsi; Sudarmi, Elisabeth; Beby Sophiana, Beby Sophiana; Naufal, Nafia Syifa; Septifionna, Haura Agni; Yonathan, Dick; Aryadi; Albert; Soesanto, Sheila; Amtha, Rahmi; Henry Tedja, Christian
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 7 No 2 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v7i2.24102

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, banyak orang masih mengabaikan perawatan gigi dan mulut terutama pada lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit kronis. Lansia umumnya mempunyai masalah kesehatan umum serta mengkonsumsi berbagai obat-obatan, dengan salah satu efek sampingnya terhadap rongga mulut adalah mulut terasa kering karena berkurangnya laju aliran saliva. Permasalahan gigi dan mulut seperti tingginya keluhan gigi berlubang, gusi berdarah dan gigi goyang, kehilangan gigi, mulut terasa bau dan tidak nyaman juga dialami oleh anggota komunitas WKRI Ranting Birgitta, yang sebagian besar adalah lansia. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk  meningkatkan pengetahuan tentang karies, pengaruh OH buruk dengan penyakit sistemik lansia, dan cara mengatasi keluhan rongga mulut dengan bahan pembersih yang mudah didapat dan ekonomis. Kegiatan ini dilakukan secara Luring, berupa presentasi materi, demonstrasi cara menyikat gigi, demonstrasi pembuatan obat kumur rumahan, dan poster kepada anggota komunitas WKRI Ranting Birgitta pada tanggal 29 April 2025 di  Posyandu Dahlia 1, Marga Muya, Bekasi barat. Sebanyak 45 orang (36 orang peserta dan 11 orang tim PkM) hadir dan mengikuti kegiatan ini.  Hasil pre-test dan post-test yang diikuti oleh 36 orang peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan sebanyak 1.8 kali (p<0.001) terhadap materi yang disampaikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 58,81 dan 83.15 untuk nilai rata-rata post-test. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar dan antusias baik dari peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat diimplementasikan baik oleh peserta dan dapat diadakan kembali dengan cakupan yamg lebih luas.