Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Teknologi Pembelajaran PAI Berbasis Computer-Based Test (CBT) Di Mi Maarif Nu Nurul Islam Sumberurip N. Zidni; Sita Acetylena
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan dan evaluasi teknologi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Computer-Based Test (CBT) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sumberurip. Latar belakang penelitian dilandasi oleh urgensi peningkatan efisiensi dan objektivitas evaluasi PAI yang konvensional sering terkendala oleh proses manual yang memakan waktu dan rentan subjektivitas. Tujuan utama adalah merancang, mengembangkan, dan menguji efektivitas serta respons pengguna terhadap sistem CBT PAI yang inovatif. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian melibatkan siswa kelas V dan VI, guru PAI, serta kepala sekolah MI Maarif NU Nurul Islam Sumberurip. Data dikumpulkan melalui kombinasi metode kuantitatif (angket, pre-test, post-test) dan kualitatif (wawancara, observasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CBT PAI yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, validitas, dan reliabilitas, serta secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa PAI. Selain itu, sistem ini mendapatkan respons yang sangat positif dari siswa maupun guru, menyoroti peningkatan efisiensi, kemudahan penggunaan, dan pengalaman evaluasi yang lebih menarik. Implementasi CBT PAI diharapkan menjadi solusi progresif dalam modernisasi evaluasi pendidikan agama di tingkat dasar.
INTEGRASI TEORI BEHAVIORISTIK DAN KOGNITIF DALAM PENGAJARAN PAI: ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN N. Zidni; Muhammad Amin Fatih
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya keterlibatan peserta didik, dominasi pembelajaran hafalan, serta belum optimalnya internalisasi nilai-nilai keislaman secara bermakna. Salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut adalah melalui penerapan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori behavioristik dan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi teori behavioristik dan kognitif dalam pembelajaran PAI ditinjau dari aspek prestasi akademik, motivasi belajar, dan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi yang dipadukan dengan analisis kualitatif pendukung. Subjek penelitian melibatkan peserta didik tingkat sekolah menengah pertama yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, angket motivasi belajar, observasi keterlibatan siswa, dan wawancara dengan guru PAI. Data dianalisis menggunakan uji statistik inferensial serta analisis deskriptif-kualitatif untuk memperkuat interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dengan model integratif behavioristik dan kognitif secara signifikan lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Integrasi kedua teori tersebut terbukti mampu meningkatkan prestasi belajar, memperkuat motivasi belajar, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendekatan behavioristik berkontribusi dalam pembentukan kebiasaan dan kedisiplinan belajar, sedangkan pendekatan kognitif memperkuat pemahaman konseptual dan internalisasi nilai-nilai ajaran Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teori behavioristik dan kognitif merupakan pendekatan pembelajaran yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI secara holistik. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan model pembelajaran PAI yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan karakter serta pemahaman keagamaan peserta didik.