Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRATION OF ISLAMIC ETHICAL VALUES IN STRATEGIC LEADERSHIP AT ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATIONAL INSTITUTIONS Achmad Faizal Ababil; Misbahul Arifin
Irfani Vol. 21 No. 1 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i1.6693

Abstract

This study looks at how Islamic moral qualities including trust (amanah), justice (ʿadl), honesty (ṣidq), and tabligh are used in strategic leadership at SMK Nurul Abror Al Robbaniyin. Using a qualitative technique with a case study design, interviews were done with the principal, vice principal, and institutional managers, and participatory observations were collected. These results reveal that these principles are utilized to handle administration and finance, communicate inside the institution, make decisions, and divide up roles. These results help us learn more about the type of Islamic educational leadership that is both morally and spiritually right and good for managing. Islamic ethics builds a company culture that is transparent, responsible, and encourages everyone to get involved. By putting these values into practice, leaders not only show that they are moral people, but they also create a management system that makes sure that institutions are good and that everyone is treated fairly. In theory, this study helps to create a framework for value-based leadership in Islamic education. To reach this goal, this research suggests improving value-based leadership training and doing more research in other settings of other Islamic institutions to make a more adaptable ethical leadership model that can change with the times.
Optimalisasi Sistem Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Achmad Faizal Ababil; Abdul Majid; Misbahul Arifin
Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan strategis dalam optimalisasi sistem teknologi informasi memainkan peran yang sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing organisasi. Dalam penelitian ini, dibahas tentang tahapan perencanaan yang mencakup analisis kebutuhan organisasi, desain arsitektur sistem, pemilihan teknologi yang sesuai, serta alokasi sumber daya yang efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan analisis deskriptif, yang mengkaji berbagai aspek penting dalam perencanaan strategis, implementasi infrastruktur, pelatihan dan pengembangan SDM, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah yang dapat diambil dalam pengembangan sistem teknologi informasi, termasuk pemilihan teknologi yang tepat, penerapan kebijakan keamanan informasi, serta peran pelatihan SDM dalam mendukung keberhasilan implementasi teknologi baru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi yang optimal, pengembangan kompetensi SDM, serta evaluasi yang berkelanjutan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Dengan penerapan metode yang tepat dalam perencanaan dan implementasi teknologi informasi, organisasi dapat memanfaatkan potensi transformasi digital untuk menciptakan keunggulan kompetitif di pasar yang semakin dinamis.
Komunikasi Organisasi Kunci Meningkatkan Kesehatan Mental Di Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin , Abdul Majid; Achmad Faizal Ababil
Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Relevancia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini karna pelajar, santri, atau pelajar rentan terhadap stres karena harus menghadapi masa transisi tinggal jauh dari orang tua, mempertahankan prestasi akademik tinggi, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Penelitian ini membahas tentang Komunikasi organisasi di Pondok Pesantren Nurul Abror Al-Robbaniyyin Alasbuluh dan penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu: pimpinan organisasi, anggota organisasi, dan santri yg bukan termasuk organisasi di Pondok Pesantren Nurul Abror Al-Robbaniyyin Alasbuluh. Berdasarkan hasil penelitian di Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin (PPNAA), ditemukan bahwa keberhasilan dan pencapaian di lembaga ini, tidak akan terwujud jika hanya dilakukan oleh Seorang Pemimpin tanpa bantuan staf yang mendukung setiap kebijakan dan Program yang diterapkan. Penerapan yang dilakukan di sekolah yaitu dengan hal kecil seperti saling sapa, tidak ada ejek yang mengejek, saling menghormati, dan saling membantu. Komunikasi organisasi merupakan kunci penting dalam meningkatkan kesehatan mental, khususnya di Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyyin. Komunikasi yang efektif antara pemimpin, kestrukturan, dan staf serta seluruh elemen Al Munaa (Anggota Lajna Musyawarah Nurul Abror Al Robbaniyyin) menciptakan lingkungan yang mendukung secara emosional dan psikologis.