Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Hernita, Hernita; Sari, Dwi Amalia; Bukhari, Bukhari; Fatna, Nesa; Veriana, Cut Maria; Umni, Putri; Yakin, Ainul
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 3 (2025): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i3.140

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari Generasi Z. Orang lain berpendapat bahwa media sosial adalah media online yang memungkinkan orang berinteraksi satu sama lain dan menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah pesan menjadi percakapan interaktif. Namun, penggunaan media sosial juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 April 2025 di SMA IT Muhammadiyah, Desa Geulanggang Teungoh kec. Kota juang kab Bireuen. Partisipan pada kegiatan ini terdiri dari usia remaja berjumlah 68 partisipan. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tiga tahapan, dimana tahap pertama merupakan tahap persiapan. Pada tahap ini kelompok pengabdi melakukan survey pendahuluan untuk melihat permasalahan yang ada ditempat pelaksaan pengabdian. Pelatihan kesehatan mental ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada remaja tentang kesehatan mental dan bagaimana penanganannya. Penyuluhan ini menyoroti perlunya intervensi dan strategi untuk mengelola penggunaan media sosial dengan cara yang sehat, serta meningkatkan kesadaran tentang dampak potensial dari media sosial terhadap kesehatan mental
Educational Counseling on Bullying Prevention in the School Environment Hernita, Hernita; Sari, Dwi Amalia; Bukhari, Bukhari; Fatna, Nesa; Sari, Novita; Rabi’al, Jihan
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, inpress edition 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is an aggressive behavior that is carried out intentionally and repeatedly by individuals or groups who possess greater power against those who are weaker, whether physically, verbally, socially, or through digital media. This phenomenon has become a serious problem in Indonesia, particularly within the school environment, with a relatively high prevalence in the Southeast Asian region. Data from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) and the Office of Women’s Empowerment and Child Protection indicate that bullying cases most frequently occur at the elementary school level. The high incidence of bullying among school-aged children is closely related to ongoing cognitive, physical, mental, and social development, which makes children vulnerable to moral and social problems. Bullying behavior is influenced by internal factors such as age, gender, and personality characteristics, as well as external factors including family, environmental conditions, and peer influence. The impacts of bullying are extensive for both victims and perpetrators, ranging from psychological disorders and decreased academic achievement to an increased risk of antisocial behavior in the future. Therefore, bullying prevention requires the involvement of multiple stakeholders through education, strict school policies, the strengthening of the roles of teachers and counselors, and the utilization of technology. These integrated efforts are expected to create a safe, inclusive educational environment that supports optimal child development.