Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL ECONOMINA

Makna Kemandirian Ekonomi dalam Program Desa Mandiri: Kajian Interpretatif Pratama, Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 9 (2025): JURNAL ECONOMINA, September 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i9.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kemandirian ekonomi dalam pelaksanaan Program Desa Mandiri melalui pendekatan interpretatif. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana masyarakat desa memaknai konsep kemandirian ekonomi bukan hanya sebagai capaian material, tetapi juga sebagai bentuk kedaulatan sosial, partisipasi, dan kemampuan mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa terletak pada kemampuan menciptakan nilai ekonomi berbasis potensi lokal tanpa ketergantungan pada bantuan eksternal. Selain itu, kemandirian juga dipahami sebagai bentuk tanggung jawab kolektif untuk membangun kesejahteraan bersama melalui gotong royong, inovasi lokal, dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Temuan ini mengungkap adanya transformasi paradigma masyarakat dari ketergantungan menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, Program Desa Mandiri bukan sekadar instrumen kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi proses pembelajaran sosial yang menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat dalam mengelola aset desa untuk kemandirian yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana pembangunan pedesaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan keberlanjutan
Kemandirian Finansial dan Makna Usaha bagi Mahasiswa Pelaku UMKM di Masa Studi NTB Pratama, Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL ECONOMINA, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i10.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemandirian finansial dan makna usaha bagi mahasiswa pelaku UMKM di masa studi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa yang menjalankan usaha kecil menengah menunjukkan adanya perubahan paradigma terhadap konsep belajar dan bekerja secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam kepada mahasiswa pelaku UMKM di beberapa perguruan tinggi di NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian finansial bagi mahasiswa tidak semata dimaknai sebagai kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi secara mandiri, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab, aktualisasi diri, dan strategi menghadapi tantangan ekonomi global. Usaha yang dijalankan memberikan pengalaman praktis dalam manajemen keuangan, pengambilan keputusan, dan membangun jaringan sosial ekonomi. Makna usaha bagi mahasiswa juga terkait erat dengan nilai-nilai kemandirian, keuletan, serta pembentukan karakter wirausaha muda yang adaptif dan inovatif. Selain itu, aktivitas usaha turut memperkuat rasa percaya diri, kedewasaan berpikir, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika dunia kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan berwirausaha selama masa studi bukan hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga sebagai proses pembelajaran kontekstual yang memperkaya pengalaman akademik dan membentuk jiwa kemandirian finansial yang berkelanjutan. Dengan demikian, UMKM mahasiswa menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membangun generasi muda yang berdaya secara ekonomi dan sosial.
Eksplorasi Persepsi Manajer Terhadap Pengungkapan Akuntansi di Sektor Publik dan Privat Yusuf, Marwah; Pratama, Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 12 (2025): Vol.4 No.12 (2025): JURNAL ECONOMINA, Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i12.1834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi manajer terhadap praktik pengungkapan akuntansi di sektor publik dan sektor privat, dengan menekankan perbedaan konteks kelembagaan, tujuan organisasi, serta tuntutan akuntabilitas yang melekat pada masing-masing sektor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap manajer yang bekerja di organisasi sektor publik dan perusahaan sektor privat, sehingga memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai makna, pertimbangan, dan tantangan dalam pengungkapan informasi akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajer sektor publik memandang pengungkapan akuntansi sebagai instrumen utama akuntabilitas kepada masyarakat dan pemangku kepentingan, yang dipengaruhi oleh regulasi formal, transparansi anggaran, serta tekanan politik dan birokrasi. Sebaliknya, manajer sektor privat cenderung menekankan pengungkapan akuntansi sebagai sarana untuk menjaga kepercayaan investor, meningkatkan reputasi perusahaan, serta mendukung pengambilan keputusan ekonomi, dengan mempertimbangkan aspek kerahasiaan bisnis dan efisiensi. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat kepatuhan terhadap standar akuntansi tidak hanya ditentukan oleh aturan formal, tetapi juga oleh nilai-nilai profesional, pengalaman manajerial, dan budaya organisasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang kontekstual dalam merumuskan kebijakan dan standar pengungkapan akuntansi, baik di sektor publik maupun privat. Dengan memahami persepsi manajer, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur akuntansi berbasis interpretatif serta kontribusi praktis bagi peningkatan kualitas pengungkapan dan akuntabilitas organisasi di Indonesia.