Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, Pengangguran dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Pratama, Didin; Supriadin, Supriadin
Journal of Economics Development Research Vol. 1 No. 1: Journal of Economics Development Research, March 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/joeder.v1i1.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Pada Periode Tahun 2012-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel menggunakan Software Eviews 10. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan tehnik pengumpulan data adalah dokumentasi. Data panel dalam penelitian ini adalah penggabungan antara data cross section (data 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat) dan data time series (data dari tahun 2012-2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. 2). Pengangguran berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. 3). Kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dan 4). Inflasi, Pengangguran, Dan Kemiskinan berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.
Peningkatan Kapasitas Guru Inklusi: Pelatihan Deteksi Dini dan Intervensi Perilaku untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Lombok Tengah Amikratunnisyah, Amikratunnisyah; Wahyuningsih, Sri; Pratama, Didin
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i2.1725

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru inklusi di Kabupaten Lombok Tengah dalam menerapkan deteksi dini serta modifikasi perilaku anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah masing-masing. Metode pelatihan yang digunakan meliputi psikoedukasi, diskusi, dan praktik deteksi dini dengan metode wawancara dan observasi. Mitra pengabdian adalah guru-guru sekolah inklusi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Pembimbing Khusus (MGPK) Kabupaten Lombok Tengah (sebagai kelompok mitra awal) serta guru dari sekolah inklusi Smart Kids. Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Psikoedukasi deteksi dini karakteristik ABK dan pelatihan modifikasi perilaku, yaitu reinforcement dan token economy. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap karakteristik siswa berkebutuhan khusus dan kemampuan dalam penerapan modifikasi perilaku.
Rancang Bangun Program Psikoedukasi dan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid) Berbasis Digital sebagai Bentuk Pengabdian di Lingkungan Kampus Pratama, Didin; Amikratunnisyah, Amikratunnisyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1764

Abstract

Lingkungan perguruan tinggi menghadapi tantangan serius terkait kesehatan mental mahasiswa dan sivitas akademika, diperparah oleh tekanan akademik dan transisi sosial. Upaya dukungan seringkali terhambat oleh stigma, akses terbatas, dan kurangnya pemahaman tentang pertolongan pertama pada krisis psikologis. Menjawab isu krusial ini, artikel konseptual ini mengusulkan sebuah rancang bangun program pengabdian masyarakat bernama "LENTERA KAMPUS". Ini adalah model terintegrasi berbasis digital yang dirancang untuk secara proaktif meningkatkan literasi kesehatan mental dan membangun sistem dukungan yang responsif di kampus. Rancang bangun "LENTERA KAMPUS" terdiri dari empat komponen utama yang saling bersinergi. Pertama, platform digital (microsite) yang berfungsi sebagai pusat informasi psikoedukasi kredibel, menyediakan artikel, video, dan alat asesmen mandiri mengenai stres, kecemasan, dan depresi. Kedua, pengembangan modul pelatihan online "Pertolongan Pertama Psikologis" (PFA) tersertifikasi bagi dosen wali, staf, dan pimpinan organisasi mahasiswa, fokus pada prinsip Look, Listen, and Link untuk intervensi dini. Ketiga, perancangan alur rujukan (referral pathway) sistematis dan rahasia dari platform digital ke layanan konseling profesional universitas. Keempat, strategi kampanye destigmatisasi komprehensif dengan tagar #KampusPeduliJiwa untuk menormalisasi percakapan dan mendorong pencarian bantuan. Artikel ini diharapkan menjadi panduan holistik bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan sistem dukungan kesehatan mental yang efektif, terukur, dan berbasis teknologi, guna menciptakan ekosistem belajar yang lebih sehat dan suportif.
Makna Kemandirian Ekonomi dalam Program Desa Mandiri: Kajian Interpretatif Pratama, Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 9 (2025): JURNAL ECONOMINA, September 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i9.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kemandirian ekonomi dalam pelaksanaan Program Desa Mandiri melalui pendekatan interpretatif. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana masyarakat desa memaknai konsep kemandirian ekonomi bukan hanya sebagai capaian material, tetapi juga sebagai bentuk kedaulatan sosial, partisipasi, dan kemampuan mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa terletak pada kemampuan menciptakan nilai ekonomi berbasis potensi lokal tanpa ketergantungan pada bantuan eksternal. Selain itu, kemandirian juga dipahami sebagai bentuk tanggung jawab kolektif untuk membangun kesejahteraan bersama melalui gotong royong, inovasi lokal, dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Temuan ini mengungkap adanya transformasi paradigma masyarakat dari ketergantungan menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, Program Desa Mandiri bukan sekadar instrumen kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi proses pembelajaran sosial yang menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat dalam mengelola aset desa untuk kemandirian yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana pembangunan pedesaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan keberlanjutan
Kemandirian Finansial dan Makna Usaha bagi Mahasiswa Pelaku UMKM di Masa Studi NTB Pratama, Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL ECONOMINA, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i10.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemandirian finansial dan makna usaha bagi mahasiswa pelaku UMKM di masa studi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa yang menjalankan usaha kecil menengah menunjukkan adanya perubahan paradigma terhadap konsep belajar dan bekerja secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam kepada mahasiswa pelaku UMKM di beberapa perguruan tinggi di NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian finansial bagi mahasiswa tidak semata dimaknai sebagai kemampuan memenuhi kebutuhan ekonomi secara mandiri, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab, aktualisasi diri, dan strategi menghadapi tantangan ekonomi global. Usaha yang dijalankan memberikan pengalaman praktis dalam manajemen keuangan, pengambilan keputusan, dan membangun jaringan sosial ekonomi. Makna usaha bagi mahasiswa juga terkait erat dengan nilai-nilai kemandirian, keuletan, serta pembentukan karakter wirausaha muda yang adaptif dan inovatif. Selain itu, aktivitas usaha turut memperkuat rasa percaya diri, kedewasaan berpikir, dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika dunia kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan berwirausaha selama masa studi bukan hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga sebagai proses pembelajaran kontekstual yang memperkaya pengalaman akademik dan membentuk jiwa kemandirian finansial yang berkelanjutan. Dengan demikian, UMKM mahasiswa menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membangun generasi muda yang berdaya secara ekonomi dan sosial.