Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Fisioterapi Dada Disertai Kompres Hangat pada Pneumonia Anak untuk Mengurangi Sesak Nafas di Ruang Kartika RS Dr. Soetarto Yogyakarta Rochmawati, Lia; Masithoh, Anny Rosiana; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia masih menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun, dengan sekitar satu juta kematian terjadi di Afrika dan Asia Selatan. Pada tahun 2015–2016, penyakit ini menyumbang 15–16% kematian balita secara global. Di Indonesia, 15% kasus balita pada tahun 2023 disebabkan oleh pneumonia (877.531 kasus), dengan 39,1% terjadi di tingkat provinsi. Data awal di lokasi penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 5 pasien mengalami sesak napas, batuk, dan pilek, sementara 2 lainnya menunjukkan gejala rewel, sulit tidur, dan kurang nafsu makan. Tujuan: Mengetahui pengaruh fisioterapi dada yang disertai kompres hangat dalam mengurangi sesak napas pada anak penderita pneumonia di Ruang Kartika, RS Dr. Soetarto, Yogyakarta. Metode: Penelitian kuasi-eksperimen ini menggunakan desain pretest-posttest dua kelompok, dengan 36 pasien anak yang dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima fisioterapi dada dengan kompres hangat, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima fisioterapi dada. Laju pernapasan diamati dan dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan uji t independen. Hasil: Pada kelompok intervensi, rata-rata laju pernapasan menurun dari 23,67 menjadi 20,06 kali/menit (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol menurun dari 24,17 menjadi 21,78 kali/menit (p=0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa fisioterapi dada dengan kompres hangat secara signifikan efektif mengurangi sesak napas (p=0,000). Kesimpulan: Fisioterapi dada yang dikombinasikan dengan kompres hangat efektif dalam mengurangi sesak napas pada anak dengan pneumonia di RS Dr. Soetarto, Yogyakarta.
Pengaruh Preeklampsia Berat terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Balaraja Tahun 2025 Rochmawati, Lia; Umairo, Gusrida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56214

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia berat merupakan salah satu komplikasi hipertensi dalam kehamilan yang dapat menyebabkan gangguan perfusi plasenta dan berdampak pada pertumbuhan janin. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan: Menganalisis pengaruh preeklampsia berat terhadap kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Balaraja Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 126 ibu bersalin dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05 serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Sebanyak 50% ibu mengalami preeklampsia berat dan 42,1% bayi lahir dengan BBLR. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna antara preeklampsia berat dengan kejadian BBLR (p = 0,000; p < 0,05). Nilai Odds Ratio sebesar 129,6 menunjukkan bahwa ibu dengan preeklampsia berat memiliki risiko jauh lebih tinggi melahirkan bayi BBLR dibandingkan ibu tanpa preeklampsia berat. Kesimpulan: Preeklampsia berat berpengaruh signifikan terhadap kejadian BBLR. Deteksi dini dan penatalaksanaan optimal pada ibu hamil dengan preeklampsia berat diperlukan untuk menurunkan risiko komplikasi neonatal.