Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menguatkan Peran Keluarga Dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Untuk Indonesia Emas 2045 Qonita, Qonita; Fauziah, Mulya Tiara; Nis Kharisma Dewi, Hocky; Junaedi, M. Faturohman; Abdillah, Sabid; Himayah, Mamay
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/z3he2v62

Abstract

Cita-cita Indonesia Emas 2045 butuh sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini sangat tergantung pada peran penting keluarga sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak. Penelitian ini melihat seberapa efektif seminar pendidikan dalam meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya peran keluarga untuk mewujudkan pendidikan yang baik menuju Indonesia Emas 2045. PKM dilakukan dengan metode Community-Based Action Research di Desa Damping, Pamarayan. Ada 87 peserta dari 90 keluarga yang diundang (partisipasi 96,7%). Kegiatan meliputi mencari tahu masalah yang ada, mengadakan seminar selama 1 hari, dan mengevaluasi hasilnya melalui tes sebelum dan sesudah seminar, melihat perubahan sikap, menilai keterampilan, serta mengamati tindak lanjutnya. Berdasarkan hasil identifikasi masalah, ditemukan bahwa 78,6% peserta memiliki pemahaman terbatas tentang peran keluarga, 67,9% mengalami kesulitan komunikasi dengan anak, dan 85,7% memiliki literasi digital rendah. Setelah seminar, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta tentang peran strategis keluarga dalam pendidikan. Pengamatan tindak lanjut menunjukkan adanya perbaikan dalam pola komunikasi dan rutinitas belajar dirumah. Seminar pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal terbukti berhasil meningkatkan kemampuan keluarga sebagai agen pendidikan dan bisa menjadi contoh intervensi untuk mendukung Indonesia Emas 2045.
ANALISIS METAFORA DALAM PUISI “SAJADAH PANJANG” KARYA TAUFIQ ISMAIL Nugroho, Astria Novianti; Andini, Cahya Putri; Firmansyah, Dodi; Juansah, Dase Erwin; Fauziah, Mulya Tiara
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i1.1408

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran metafora sebagai alat konseptual yang mampu menjembatani konsep abstrak dan konkret dalam karya sastra pada puisi Sajadah Panjang karya Taufiq Ismail. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk dan makna metafora yang terkandung dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik analisis isi teks untuk menandai dan membahas unit-unit metaforis dalam puisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metafora digunakan secara intensif: metafora sentral “sajadah panjang” merepresentasikan perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian sebagai rangkaian ibadah yang berkelanjutan; citraan peribadatan (tunduk, rukuk, sujud) berfungsi sebagai simbol kepatuhan total dan pengingatan kepada Tuhan; sementara bentuk “interupsi” merepresentasikan aktivitas duniawi (mencari rezeki, mencari ilmu) yang bersifat sementara dan kembali ditata oleh panggilan religius (azan) sehingga pembaca diposisikan pada narasi religiositas yang konsisten.
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DALAM LIRIK LAGU “KEPADA NOOR” KARYA PANJI SAKTI Andriyani, Eka Edinda Yuliana; Tarigan, Yansen Yehuda; Noper, Amanda Devina; Firmansyah, Dodi; Juansah, Dase Erwin; Fauziah, Mulya Tiara
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v11i1.1403

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis makna leksikal yang terdapat dalam lirik lagu “Kepada Noor” karya Panji Sakti. Makna leksikal penting dikaji karena setiap kata dalam lirik memiliki makna denotatif yang dapat membantu mengungkap pesan yang sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu “Kepada Noor”. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diksi seperti rindu, wajah, nama, dan pertemuan secara leksikal bermakna umum sehingga mudah diasosiasikan dengan hubungan romantis. Namun, penanda linguistik seperti pronomina “-Mu” yang ditulis kapital serta diksi bernuansa alam dan spiritual menunjukkan bahwa objek kerinduan dalam lagu bukan manusia, melainkan bersifat transendental. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kesalahpahaman pendengar lebih disebabkan oleh keterbatasan pemahaman terhadap makna leksikal dan kecenderungan menafsirkan lagu secara emosional. Demikian, kajian makna leksikal diperlukan untuk membantu pembaca memahami pesan linguistik dalam karya musik secara lebih objektif.