Penelitian ini dibuat karena terbatasnya penggunaan bahan ajar yang interaktif serta berbasis kearifan lokal pada mata kuliah Kimia Pangan dan Gizi, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini betujuan untuk mengembangkan e-modul kimia pangan dan gizi berbasis kearifan lokal dan penerapan model CBL (Case Based Learning) dan PjBL (Project Based Learning) sebagai Upaya untu meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) dengan model 4D (define, design, develop, dessiminate), namum dibatasi sampai pada tahap develop. Data yang dikumpulkan meliputi hasil validasi para ahli, nilai N-Gaiin, serta angket respon mahasiswa. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor sebesar 90,7% dengan kategori “sangat layal”, terdiri atas penilaian ahli media sebesar 94% dan ahli materi 87,37%. Hasil uji coba terbatas menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan nilai rata-rata pre-test 56 dan post-test87,2, menghasilkan N-Gain sebesar 0,703 dalam kategori tinggi. Respon mahasiswa terhadap e-modul memperoleh skor rata-rata 92% dengan kriteria “sangat layak”, menunjukkan bahwa e-modul menarik dan mudah digunakan. Berdasarkan hasil penelitiaan, e-mdul berbasis kearifan lokal yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan serta efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadapa materi Kimia Panga dan Gizi.