Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kepada Masyarakat Umum untuk Meningkatkan Pengetahuan Pemilihan Obat dalam Swamedikasi Batuk dan Flu Rita Septiana; Riski Ishariyanto; Mega Tri Rahmadin; Winanti Winanti; Rudi Wenda; Feby Valerie Novia Ramadhani; Sindi Wahyu Yuliana; Andini Dwi Yulianti
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v2i3.1969

Abstract

Cough and flu are common health problems experienced by the public, with high prevalence across various age groups. The widespread practice of self-medication in the community highlighted the need for proper education regarding the rational and appropriate selection of medications. This educational activity was conducted at two strategic locations: the Car Free Day (CFD) in Solo and Taman Jaya Wijaya in Mojosongo. The method involved direct socialization, distribution of educational leaflets, and interactive question-and-answer sessions. The education focused on the differences between dry and productive coughs, appropriate medication choices, flu medicine content, and the use of natural remedies such as herbal treatments. A total of 41 participants from diverse backgrounds joined the activity enthusiastically. The results showed an increase in public understanding of cough classifications, medicine components, and the importance of reading drug labels before purchase. The sessions also emphasized the need to match medications with symptoms and advised consulting healthcare professionals if symptoms did not improve within three days. Positive responses from participants indicated that direct education effectively raised awareness and encouraged more rational and safe self-medication practices.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK PENGOBATAN HIPERTENSI DI DESA KALISORO, TAWANGMANGU Nabila Riandita, Jihan; Nabila Luthfi Afifah; Andini Dwi Yuliyanti; Sindi Wahyu Yuliana; Fadilah Qonitah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5620

Abstract

Hipertensi adalah penyakit dengan prevalensi yang terus meningkat dan risiko komplikasi serius. Penanganannya tidak hanya mengandalkan obat farmakologis, tetapi juga terapi non-farmakologis seperti pemanfaatan tanaman obat tradisional. Tanaman seperti seledri, daun salam, dan belimbing wuluh mengandung senyawa aktif antihipertensi yang efektif menurunkan tekanan darah. Sosialisasi yang menggabungkan ceramah, demonstrasi pembuatan infusa, dan diskusi terbukti berhasil meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 35,71%, dengan skor rata-rata meningkat dari 70 menjadi 95. Pendekatan praktik selama sosialisasi memudahkan peserta untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di rumah, sehingga edukasi menjadi lebih efektif. Selain manfaat kesehatan, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) juga memberikan dampak sosial dan ekonomi positif. Budidaya mandiri tanaman obat ini membantu mengurangi ketergantungan pada obat kimia dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan. Dengan demikian, pengembangan terapi berbasis tanaman obat tradisional menjadi solusi yang penting dalam penanganan hipertensi secara menyeluruh.