Gilang akbar shobirin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN BAWAH GARIS MERAH (BGM) PADA BALITA USIA 0-5 TAHUN : THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY INCOME TO THE INCIDENCE OF UNDER RED LINE WEIGHT IN TODDLERS AGED 0-5 YEARS Gilang akbar shobirin; Diah Pitaloka Putri; Puspita, Enny
WELL BEING Vol 8 No 1 (2023): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v8i1.193

Abstract

Introduction: The incidence of Below the Red Line (BGM) is a growth disorder that occurs in toddlers where the results of weight measurements are below of red line on the KMS. Risk factors that cause of below the red line are family income, maternal knowledge, birth interval Objective: to determine the relationship between family income and the incidence of Under the Red Line (BGM) for toddlers aged 0-5 years. Methods: This study was conducted in April 2023 in Public Health of Karangkembang Babat with a cross sectional design. The independent variables were family income variable and the incidence of Below the Red Line (BGM) as the dependent variable. The number of research samples was 50 toddlers aged 0-59 months with sampling using total sampling. Statistical analysis using rank spearman correlation. Results: There is a relationship between family income and the incidence of Below the Red Line (BGM) in toddlers 0-5 years (p value = 0.000). Conclusion: Family income will affect the incidence of Below the Red Line (BGM). Higher income will increase the family's food. Suggestion: families of toddlers to be able to increase the amount of food provision, especially for toddlers to improve nutritional status.
Hubungan Pekerjaan dan Penghasilan Orang Tua Terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tembelang Jombang Nadia Farah Diba; Alfi Rahmatillah Nur Fithriah; Zerly Agrisdian; Gilang Akbar Shobirin; Puput Safitri
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi yang baik pada masa balita sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pekerjaan dan penghasilan orang tua dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tembelang, Jombang. Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang (cross-sectional) terhadap 58 balita usia 0–59 bulan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua dan pengukuran berat serta tinggi badan balita. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar balita memiliki status gizi baik (69%). Orang tua sebagian besar bekerja sebagai buruh dan memiliki penghasilan bulanan ≥Rp1.500.000. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan (p=0,531) maupun penghasilan (p=0,223) dengan status gizi balita. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerjaan dan penghasilan orang tua bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi status gizi. Faktor lain seperti pendidikan ibu, sanitasi lingkungan, dan pola asuh kemungkinan memiliki peran lebih besar. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih menyeluruh dalam upaya perbaikan gizi balita sangat diperlukan