Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Daun Mangrove sebagai Bahan pembuatan Teh Herbal di Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Handayani, Handayani; Indarjani, Indarjani; Prasetyo, Dian Eko; Jannah, Miftahul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1948

Abstract

The processing of mangrove-based products has high economic value and opens up new business opportunities that can increase the income of coastal communities. This approach offers dual benefits, both from an economic perspective and environmental conservation aspects. Therefore, enhancing the knowledge and skills of the community in proper mangrove processing is crucial, so that it can impact the welfare of the community while preserving the ecosystem for future generations. This community service activity aims to provide education on the utilisation of mangrove plants as a base for herbal beverages in the form of tea. The activities are carried out through lectures and hands-on practice in making tea from mangroves, The number of participants in this activity is 30 people. The training results show a high level of enthusiasm from the community regarding the processing of mangrove plants into herbal drinks. Based on the questionnaire results, there was an increase in knowledge of 80-90% after the training took place. This indicates that participants understood the benefits of mangrove plants for the environment and community life, as well as having an interest in directly trying the production process.ABSTRAKPengolahan produk berbasis mangrove memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan menciptakan kesempatan usaha baru yang berpotensi meningkatkan penghasilan masyarakat pesisir. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah mangrove secara tepat sangat diperlukan, agar dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan ekosistem bagi generasi mendatang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyampaikan edukasi tentang pemanfaatan tanaman mangrove sebagai bahan baku teh herbal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode ceramah serta praktek langsung pembuatan teh dari tanaman mangrove dengan jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang, dan dilakukan tanya jawab dengan Pembagian kuesioner (Pre test dan Post test) dilakukan kepada peserta kegiatan guna mengukur tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pengolahan tanaman mangrove sebagai minuman herbal. yaitu sebesar 80% setelah pelatihan berlangsung dan keterampilan peserta meningkat hingga mencapai 90%. Hal ini menunjukkan bahwa peserta mengerti fungsi mangrove dalam melindungi lingkungan serta mendukung kehidupan masyarakat sekitar serta memiliki ketertarikan untuk mencoba langsung proses pembuatannya teh herbal.
Usulan Perbaikan Tata Letak Pabrik Dimsum Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Blocplan Lutfi, Lutfiani; Prasetyo, Dian Eko; Emra, Devianita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4188

Abstract

UMKM Belfii merupakan produsen frozen food berbasis dimsum yang menghadapi permasalahan tata letak fasilitas, terutama jarak perpindahan material yang panjang, biaya material handling yang tinggi dan aliran produksi yang tidak mengikuti urutan proses menghambat pemenuhan standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang menuntut pengendalian sanitasi dan higiene. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas UMKM Belfii menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Blocplan berdasarkan nilai adj-score tertinggi. Tahapan penelitian meliputi analisis aliran material, penyusunan Activity Relationship Chart (ARC), perhitungan kebutuhan luas ruang, evaluasi jarak perpindahan material dan ongkos material handling. Hasil penelitian menunjukkan layout awal memiliki total jarak perpindahan material sebesar 91 meter dengan ongkos material handling mencapai Rp22.838.400 per tahun. Melalui metode SLP dan simulasi 20 alternatif tata letak pada software Blocplan, diperoleh layout terbaik dengan nilai adj-score 0,50. Tata letak usulan menghasilkan penurunan jarak perpindahan material menjadi 35 meter serta pengurangan ongkos material handling tahunan menjadi Rp9.504.000. Perancangan ulang tata letak menggunakan metode SLP dan Blocplan berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi UMKM Belfii melalui pengurangan jarak material handling sebesar 61,5% dan penurunan biaya material handling sebesar 58,4% dengan hasil ini menunjukkan bahwa integrasi metode SLP dan Blocplan efektif dalam mengoptimalkan tata letak fasilitas industri pangan berskala UMKM.