Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Penerapan Kaidah Al-‘Adah Al-Muhakkamah dalam Konteks Budaya Modern Atul Asyuro, Farohah; Sayehu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1375

Abstract

Kaidah al-‘adah al-muhakkamah adalah prinsip dalam hukum Islam yang menyatakan bahwa kebiasaan masyarakat dapat menjadi dasar hukum selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam budaya modern, kaidah ini memainkan peran penting dalam menyesuaikan hukum Islam dengan perkembangan sosial, teknologi, dan ekonomi. Perubahan zaman telah membawa berbagai kebiasaan baru yang menuntut fleksibilitas dalam penerapan hukum Islam, sehingga kaidah al-‘adah al-muhakkamah menjadi alat penting dalam menjaga relevansi hukum Islam di era kontemporer. Artikel ini membahas bagaimana prinsip ini diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosialdan hukum, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara adat yang berkembang dan norma-norma Islam. Dengan metode kajian pustaka dan analisis deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana masyarakat muslim memanfaatkan kaidah ini untuk menjembatani tradisi dan modernitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip ini memungkinkan hukum Islam untuk beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai utamanya. Kesimpulannyaal-‘adah al-muhakkamah adalah kaidah yang fleksibel dan relevan dalam menghadapi tantangan budaya modern, sehingga dapat menjadi solusi bagi masyarakat Muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari tanpa mengabaikan ajaran agama.
Analisis Komparatif Hak Asuh Anak dalam Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang di Indonesia Atul Asyuro, Farohah; Sayehu, Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1747

Abstract

Hak asuh anak merupakan isu penting dalam hukum keluarga Indonesia, terutama saat terjadi perceraian. Artikel ini membahas perbandingan pengaturan hak asuh anak antara Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan peraturan perundang-undangan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis komparatif terhadap berbagai peraturan perundang-undangan, KHI, serta putusan pengadilan yang relevan. Dalam KHI, hak asuh anak yang belum mumayyiz diberikan kepada ibu, sedangkan anak mumayyiz dapat memilih pengasuhnya. Hukum nasional menekankan prinsip the best interests of the child atau kepentingan terbaik bagi anak, dengan mempertimbangkan kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Meskipun memiliki perbedaan pendekatan, keduanya bertujuan sama, yakni melindungi dan menjamin kesejahteraan anak. Harmonisasi diperlukan untuk menghindari konflik hukum, memperkuat kepastian hukum, dan memastikan keputusan hak asuh berorientasi pada kepentingan anak.