Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KOLABORASI SISWA: FONDASI PEMANFAATAN AI SECARA BIJAK DI ERA DIGITAL Hamidah, Najwa
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan menuntut kemampuan kognitif dan sosial siswa untuk dapat memanfaatkannya secara bijak. Pemerintah Indonesia merespons hal ini dengan wacana pengintegrasian AI ke dalam kurikulum sekolah dan penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan keterampilan abad ke-21, terutama berpikir kritis dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan siswa dalam dua keterampilan tersebut sebagai fondasi integrasi AI dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen angket skala Likert empat tingkat yang terdiri dari 11 butir untuk aspek berpikir kritis dan 9 butir untuk kolaborasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Islam Pekalongan, dengan total 100 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft Excel dengan menghitung rata-rata skor yang dikonversi ke dalam bentuk persentase. Hasilnya kemampuan berpikir kritis siswa berada dalam kategori “Cukup” (71%), sementara kemampuan kolaborasi berada dalam kategori “Tinggi” (83%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun keterampilan kolaboratif telah terbentuk dengan baik, aspek berpikir kritis masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, sebelum AI diterapkan secara luas dalam pembelajaran IPA, penguatan kemampuan berpikir kritis perlu lebih difokuskan lagi agar pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan khususunya dalam pembelajaran IPA nantinya tidak hanya sekadar bersifat pasif, tetapi mampu mendukung proses belajar aktif, reflektif, dan bermakna.
Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Pada Ulkus Diabetikum Studi di Klink Kanazawa Pontianak Menggunakan PCR gen 16S rRNA Nurhidayatulloh, Ariffialdi; Ramadhani, Natasya Intan; Abidin, Khoirul Rista; Suwandi, Edy; Salsabila, Aisha; Widodo, Kaltri; Andriani, Lulu; Hamidah, Najwa; Wulandari, Tri
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2025): November 2025
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v9i1.1976

Abstract

Diabetes mellitus can lead to complications such as ulcers that are highly susceptible to bacterial infection. Escherichia coli is one of the pathogenic bacteria commonly found in diabetic foot ulcers. Accurate detection of E. coli species is essential to support appropriate infection management, and one of the reliable methods is Polymerase Chain Reaction (PCR) targeting the 16S rRNA gene. This study employed a descriptive design with an accidental sampling technique. Samples were obtained from swab specimens of diabetic foot ulcer patients. The procedures included culture on Eosin Methylene Blue (EMB) agar, Gram staining, bacterial DNA isolation, PCR amplification of the 16S rRNA gene, electrophoresis for visualization of PCR products, and sequencing for species confirmation. Based on the results of the study involving 30 diabetic foot ulcer patients at Kanazawa Clinic Pontianak, culture analysis showed that 4 isolates were positive for Escherichia coli. Gram staining further confirmed the presence of E. coli by demonstrating its characteristic morphology. The PCR results visualized through electrophoresis showed that 4 samples (13.3%) were positive for Escherichia coli based on the 16S rRNA gene, indicated by the presence of DNA bands at approximately 1500 bp. Sequencing analysis further confirmed the isolates as Escherichia coli with 99% similarity.