Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Gratitude Dan Religiusitas Dengan Student Engangement Pada Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Muallimin Univa Medan Ishak Ali Muda; Amanah Surbakti; Abdul Haris
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.21648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Gratitude (kebersyukuran) dan Religiusitas degan student engangement (keterlibatan siswa) di MAS Muallimin UNIVA Medan. Student engangement (keterlibatan siswa) adalah frekuensi siswa untuk memiliki kemauan dalam kegiatan rutin maupun program sekolah baik di dalam dan di luar kelas dengan indikator perilaku, emosional dan kognitif. Hipotesis yang diajukan yaitu Ada hubungan positif antara Gratitude (kebersyukuran) dan religiusitas dengan student engangement (keterlibatan siswa). Teknik sampling dengan purposive sampling, sampel berjumlah 202 siswa. Penelitian ini menggunakan skala Gratitude, religiusitas, dan skala student engangement (keterlibatan siswa). Metode analisis data adalah regresi berganda. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, maka di peroleh hasil determinan (Rxy) = 0,747 dengan p = 0.000 < 0.050, artinya ada hubungan positif Gratitude dan Religiusitas terhadap student engangement (keterlibatan siswa), semakin tinggi Gratitude dan semakin tinggi Religiusitas maka semakin tinggi student engangement (keterlibatan siswa). Sumbangan Gratitude dan religiusitas terhadap student engangement (keterlibatan siswa) sebesar 55.9%. dengan demikian masih terdapat 44.1% pengaruh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER: Analisis Psikologis dan Dampaknya Pada Perilaku Prososial Muda, Ishak Ali; Lubis, M. Syukri Azwar
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FITK UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ijtimaiyah.v9i1.25746

Abstract

This study explores the strategies and challenges in applying Islamic values to build the character of the young generation with noble character. Using the library research method, data was collected from various relevant academic literatures. The research findings show that the implementation of Islamic values can be done effectively through an integrated curriculum, daily activities, and the central role of teachers as behavioural models. The urgency of this implementation lies in its ability to strengthen students' moral and social foundations, which are much needed in the modern era. Nonetheless, there are some significant obstacles, including variations in students' backgrounds, limited time allocation in the curriculum, and the impact of the external environment. Synergy between educational institutions, parents and communities is needed to overcome these challenges and create a holistic educational environment.
Pembentukan Digital Citizenship Berbasis Nilai Islam melalui Layanan Bimbingan Konseling dan Literasi Hukum Digital Lubis, Lailan Syafira Putri; Muda, Ishak Ali; Arif, Zuhri; Azzahra, Fatimah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2702

Abstract

Remaja Indonesia kini selalu terhubung dengan internet. Tingginya ketergantungan pada akses digital ini membawa tantangan tersendiri berupa maraknya hoaks dan ancaman cyberbullying yang berdampak serius pada kesehatan mental mereka. Di SMA Al Washliyah 1 Kota Medan, siswa teridentifikasi memiliki ketergantungan tinggi terhadap gawai dengan intensitas komunikasi melalui grup-grup digital. Meski belum ditemukan kasus cyberbullying yang terverifikasi, pihak sekolah mencatat adanya isu-isu yang kerap muncul lalu menghilang tanpa penanganan memadai. Kondisi ini menegaskan perlunya upaya preventif untuk membentuk karakter digital siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini hadir sebagai respons atas permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang digital citizenship yang dilandasi nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shiddiq), kesabaran (shabr), dan tanggung jawab (amanah), sekaligus membekali mereka dengan literasi hukum digital khususnya UU ITE. Keunikan kegiatan ini terletak pada pendekatan interdisipliner yang memadukan perspektif bimbingan konseling, psikologi pendidikan, dan ilmu hukum dalam satu kerangka utuh. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan problem-based learning, di mana 150 siswa kelas X, XI, dan XII dibagi menjadi 15 kelompok untuk menganalisis kasus hoaks aktual yang beredar di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mampu memahami konsep literasi digital, tetapi juga berhasil mengaitkannya dengan nilai-nilai Islam dan merumuskan komitmen nyata untuk menjadi warga digital yang lebih bijak. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model edukasi preventif berbasis nilai religius yang berpotensi direplikasi di sekolah-sekolah Islam lainnya.