Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Konsep Pemimpin dalam Tafsir Al-Qur'ānul Karīm Karya Abdul Halim Hasan, Abdurrahim Haitami, Zainal Arifin Abbas Zuhri Arif
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol 4 No 2 (2023): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v4i2.910

Abstract

The aim of this study is to analyze the concept of the leader in the interpretation of al-Qur'ānul karīm by Abdul Halim Hasan, Abdurrahin Haitami and Zainal Arifin Abbas. The method used in this research is library research with a qualitative descriptive research type. The results of this study indicate that there is no significant prohibition against electing women leaders, but in this case Abdul Halim Hasan, Abdurrahin Haitami and Zainal Arifin Abbas, do not recommend electing women leaders when there are still men participating in the election process. In fact, women are people in life, while choosing non-Muslim leaders, this is clearly forbidden, and there are no exceptions to this.
A Critical Review on The Law of Cina Buta (Chinese Blind) According to Shaykh Abdul Qadir Bin Abdul Muthalib Al Mandili Al Indonesia Al Shafi'i Wardi, Syah; Arif, Zuhri
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 21 No 1 (2023): DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/diktum.v21i1.4954

Abstract

Through the fiqh ideas of Shaykh Abdul Qadir bin Abdul Muthalib Al Mandili Al Indonesi Al Syafi'i, which are found in his book Al-Asadul Ma'ar Liqatil Taisil Musta'ar: on China Buta Law, this research seeks to understand how the law of marriage with the phrase nikah cina blind works. Additionally, the authors proposed that the difficulty in this study is First, how Shaykh Abdul Qadir Bin Abdul Muthalib Al Mandili Al Indonesi saw China Buta Law from a fiqh perspective. Second, how is the law's application handled when there is a china blind legal issue. This research employed library research as the primary method of investigation. and use a qualitative strategy. This is so because word descriptions serve as both the data source and the research output in the research library. The findings of this study were drawn from a study of the book Al-Asadul Ma'ar Liqatil Taisil Musta'ar: On China Buta Law, which was conducted by Shaykh Abdul Qadir bin Abdul Muthalib Al Mandili Al Indonesi Al Syafi'i. Therefore, it can be stated that Sheikh Abdul Qadir rejected and forbade the practice of Chinese blind marriages by providing a very clear justification in this regard
PERKEMBANGAN DAYAH DALAM TRADISI MASYARAKAT ACEH: Kontribusi Kualitas Pendidikan Masyarakat Mariyati, Mariyati; Arif, Zuhri; Wardi, Syah
Tahsinia Vol 5 No 5 (2024): Agustus
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i5.567

Abstract

Dayah merupakan sebuah lembaga pendidikan yang mengacu kepada proses pendidikan yang sifatnya informal. Kehadiran Dayah di tengah-tengah kemajemukan masyarakat yang terdiri dari berbagai macam ras dan agama sudah pasti memiliki berbagai macam problematika tersendiri dalam pembentukan karakter. Tujuan Penelitian ini untuk melihat bagaimana problematika pembentukan karakter di lembaga pendidikan dayah yang ada di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga pendidikan dayah merupakan institusi pendidikan tertua di Aceh dan Nusantara. Dayah sudah berdiri sejak Islam masuk dan berkembang. Pada masa kesultanan, dayah mengalami kemajuan, hal ini dibuktikan dengan jumlah dayah yang kian tumbuh, dengan jumlah ulama bertambah. Serta telah mampu melahirkan karya dalam berbagai bidang pengetahuan. Keberadaan dayah sebagai lembaga pendidikan, baik yang masih menganut sistem pendidikan tradisional maupun yang modern, memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat Aceh dan Indonesia.
PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI INDONESIA TINJAUAN HISTORIS DAN KONTEKSTUAL Arif, Zuhri
ISLAMIC BUSSINESS LAW REVIEW Vol 6, No 1 (2024): ISLAMIC BUSSINESS LAW REVIEW
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/iblr.v6i1.21354

Abstract

Abstract: Changes and developments in civil law occur because law is dynamic, and is also influenced by Human civilization is increasingly shifting day by day along with technological developments and global warming. Civil law is essentially closely related to internal strengthening control function that replaces the external supervision function. Modern civil development law because its basis is always related to the relationship between the government regime and community, thereby strengthening the participatory role of society in one aspect. One Forms of civil law modernization that are developing include, among others; Contract law, consumer protection law, and employment law, as a form of strengthening internal functions related to external control function.Keywords: Civil law, Developments, Change
ANALISIS HUKUM ATAS WAKAF BENDA BERGERAK DI INDONESIA: Tinjauan Perundang-Undangan dan Implementasinya Arif, Zuhri
PEMA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i1.749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum wakaf benda bergerak di Indonesia, dengan fokus pada tinjauan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan implementasinya di lapangan. Wakaf yang selama ini identik dengan benda tidak bergerak, kini mulai berkembang dalam bentuk benda bergerak, seperti uang, kendaraan, dan aset lainnya. Namun, keberadaan wakaf benda bergerak ini menimbulkan berbagai permasalahan hukum terkait status, pengelolaan, dan pendistribusiannya. Melalui pendekatan yuridis, penelitian ini mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang wakaf, seperti Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dan peraturan pelaksanaannya. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji implementasi peraturan-peraturan tersebut di lapangan, serta tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para pihak yang terlibat dalam pengelolaan wakaf benda bergerak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum wakaf di Indonesia, khususnya dalam hal pengaturan dan penanganan wakaf benda bergerak yang lebih efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
LEGAL TRANSFORMATION OF MOVABLE WAQF: Contemporary Legal and Regulatory Perspectives in Modern Indonesia Tajhi, Ahmad Irham; Warman, Syafril; Arif, Zuhri
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v6i1.16814

Abstract

This article discusses the legal transformation of movable waqf in the context of current laws and regulations in Indonesia, particularly in the modern era. Waqf, which is commonly known in the form of land and fixed property, has experienced developments in terms of the objects that can be waqfed, including movable objects such as money, vehicles, and other equipment. This study outlines the changes in legal perspectives that have occurred in line with the development of regulations and policies related to the waqf of movable objects, including Law No. 41/2004 on Waqf, as well as its implementing regulations. In addition, the article also highlights the challenges and opportunities that arise in the implementation of movable waqf in Indonesia, as well as the role of religious institutions and the government in regulating and ensuring the sustainability of movable waqf. Hopefully, this article can provide a deeper understanding of the potential and legal implications of movable waqf in Indonesia's increasingly dynamic legal system.Keywords: Legal Transformation, Waqf Legislation, Contemporary Waqf, Utilization of Movable Assets
PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI INDONESIA TINJAUAN HISTORIS DAN KONTEKSTUAL Arif, Zuhri
ISLAMIC BUSSINESS LAW REVIEW Vol 6, No 1 (2024): ISLAMIC BUSSINESS LAW REVIEW
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/iblr.v6i1.21354

Abstract

Abstract: Changes and developments in civil law occur because law is dynamic, and is also influenced by Human civilization is increasingly shifting day by day along with technological developments and global warming. Civil law is essentially closely related to internal strengthening control function that replaces the external supervision function. Modern civil development law because its basis is always related to the relationship between the government regime and community, thereby strengthening the participatory role of society in one aspect. One Forms of civil law modernization that are developing include, among others; Contract law, consumer protection law, and employment law, as a form of strengthening internal functions related to external control function.Keywords: Civil law, Developments, Change
Kewajiban Nafkah Istri Setelah Perceraian Menurut Hukum Islam Prasetyo, Shavira Bonita; Harahap, Abdul Muikhwal; Arif, Zuhri; Pulungan, Isma Padli Adrya; Kalingga, Qori Rizqiah H
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15617

Abstract

Penelitian ini membahas kewajiban nafkah bagi istri setelah perceraian dalam perspektif Hukum Islam dan peran Pengadilan Agama dalam menetapkan besaran nafkah tersebut. Kewajiban nafkah bagi istri setelah perceraian terdiri dari nafkah iddah dan nafkah mut'ah, yang diatur dalam Al-Quran dan hadis, serta Kompilasi Hukum Islam (KHI). Masa iddah merupakan periode di mana mantan suami diwajibkan memberikan nafkah kepada mantan istri, baik dalam bentuk sandang, pangan, maupun papan. Pengadilan Agama berperan penting dalam melindungi hak-hak mantan istri dengan menetapkan besaran nafkah berdasarkan pertimbangan kondisi ekonomi mantan suami dan status nusyuz istri. Proses hukum di Pengadilan Agama melibatkan mediasi dan pertimbangan yang adil agar keputusan nafkah dapat diterapkan tanpa merugikan salah satu pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk mengeksplorasi interaksi antara budaya lokal dan hukum formal di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada ketentuan hukum yang jelas, masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan kewajiban nafkah, terutama terkait dengan kesadaran hak-hak mantan istri pasca perceraian.