Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Ekonomi Teknik Investasi Pembangunan Terminal Khusus dalam Mendukung Distribusi Tambang Batu Basalt Diwantari, Windy Putri; Herison, Ahmad; Usman, Kristianto; Zakaria, Ahmad; Kusumastuti, Dyah Indriana
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 2 (2025): Teras Jurnal (September)
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i2.1290

Abstract

Abstrak   Ketidakefisienan distribusi hasil tambang batu basalt melalui jalur darat mendorong pembangunan Terminal Khusus PT. Optima Nusa Tujuh guna mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut. Penelitian bertujuan untuk menentukan skenario investasi paling optimal berdasarkan kelayakan finansial dan kontribusinya terhadap efisiensi distribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengevaluasi aspek non-finansial, sedangkan analisis kuantitatif menilai kelayakan finansial berdasarkan parameter NPV, IRR, PI, BCR, BEP, dan PBP. Hasil evaluasi terhadap kelima skenario investasi menunjukkan bahwa seluruh skenario layak dilaksanakan dengan nilai NPV positif. Namun, hanya skenario moderat hingga optimis yang memenuhi seluruh kriteria kelayakan. Skenario 5 (optimis 20%) memberikan hasil paling optimal, dengan NPV sebesar Rp65.396.124.689,67, IRR sebesar 34,21%, dan periode pengembalian investasi tercepat selama 3 tahun 2 bulan 4 hari. Kesimpulannya, pendistribusian hasil tambang melalui terminal khusus jalur laut dinilai layak dan memberikan dampak positif secara finansial karena memberikan keuntungan jangka panjang dan efisiensi distribusi terbaik.   Kata kunci: studi kelayakan, terminal khusus, distribusi  basalt, NPV, IRR   Abstract   The inefficiency of basalt distribution via land transportation has prompted the development of a dedicated terminal by PT. Optima Nusa Tujuh to enhance maritime distribution. This study aims to determine the most optimal investment scenario based on financial feasibility and its impact on distribution efficiency. A descriptive method is employed, incorporating both qualitative and quantitative approaches. Qualitative analysis explores non-financial factors influencing project viability, while quantitative analysis evaluates financial feasibility using NPV, IRR, PI, BCR, BEP, and PBP. Analysis of five investment scenarios reveals that all are financially feasible with positive NPV values; however, only moderate to optimistic scenarios fulfill all feasibility criteria. Scenario 5 (20% optimistic) emerges as the most optimal, yielding the highest NPV of IDR 65,396,124,689.67, IRR of 34,21%, and the shortest payback period of 3 years, 2 months, and 4 days. In conclusion, maritime distribution via dedicated terminal is feasible and financially advantageous, ensuring long-term gains and efficient logistics.   Keywords: feasibility study, dedicated terminal, basalt distribution, NPV, IRR
ANALISIS EKONOMI TEKNIK INVESTASI PROYEK (STUDI KASUS PADA HOTEL ZODIAK LAMPUNG) diwantari, windy putri; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v4i4.517

Abstract

Investor yang berinvestasi dalam suatu proyek pasti berharap agar mendapat keuntungan dari investasinya.  Oleh karena itu, sebelum memulai suatu investasi, hendaknya dilakukan suatu studi kelayakan untuk menilai apakah investasi yang akan ditanamkan layak atau tidak. Dalam penelitian ini, kelayakan investasi hotel hanya ditinjau berdasarkan aspek ekonomi teknik.  Parameter yang digunakan untuk meninjau investasi yaitu menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit to Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Break Even Point (BEP). Analisis kelayakan proyek ini dibuat dalam 8 (delapan) buah skenario. Setiap skenario memiliki variasi pada tingkat inflasi, faktor kekosongan kamar dan sumber dana.  Hasil analisis kelayakan investasi yang paling menguntungkan adalah skenario pertama, yang mengasumsikan sumber dana investasi berasal dari modal sendiri dengan faktor kekosongan kamar sebesar 25%, tingkat inflasi 10%, tingkat suku bunga 7,5% per tahun dan rate of return sebesar 10%.  Sementara itu, skenario lainnya menunjukkan bahwa setiap skenario tersebut tidak dapat memenuhi satu parameter atau lebih.  Kata kunci : Studi kelayakan, Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP).