Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Pengrajin Caping Tradisional Khas Tolaki Di Kecamatan Sampara Bangki, Rafida; Aqmal Khaery; Wa Ode Nila Farlin; Syahruddin, Syahruddin; Samsi Burhan; Haslianti, Haslianti; Zahra Rahman
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11426

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok pengrajin caping tradisional khas Tolaki di Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi tidak adanya sistem pembukuan usaha, lemahnya pemanfaatan laba secara produktif, kurangnya kesadaran akan pelestarian bahan baku dan lingkungan, hingga keterbatasan dalam pemasaran digital dan branding produk. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif dan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan mitra, yang dibuktikan melalui uji pre-test dan post-test. Skor rata-rata peserta meningkat pada seluruh aspek, mulai dari pembukuan, pengelolaan keuangan, konservasi lingkungan, hingga pemasaran digital. Program ini berhasil mendorong mitra untuk lebih mandiri, adaptif terhadap teknologi, serta berorientasi pada keberlanjutan usaha berbasis budaya lokal. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah.
SELF-HEALING SEBAGAI PROSES KOMUNIKASI DALAM MENGELOLA STRES AKADEMIK: STUDI FENOMENOLOGI PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS HALU OLEO Wa Ode Nila Farlin; Esti Agesta Nurmaida; Sriwangi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xqr7xw62

Abstract

Penelitian ini mengkaji self-healing sebagai proses komunikasi untuk menangani stres akademik di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo. Melalui pendekatan kualitatif fenomenologi yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi, ditemukan bahwa self-healing memiliki sifat multidimensional dan adaptif. Proses ini mencakup me-time, mindfulness, journaling, aktivitas fisik, praktik spiritual, dan interaksi positif dengan orang lain. Mahasiswa juga menggabungkan emotion-focused coping untuk meredakan emosi dan problem-focused coping untuk menanggulangi sumber stres. Dukungan dari teknologi digital, seperti aplikasi meditasi, konten motivasi, dan media sosial, juga berperan dalam praktik ini. Selain itu, budaya dan religiositas turut memperkuat resiliensi individu. Oleh karena itu, self-healing diakui sebagai strategi komunikasi dan konstruksi makna yang menekankan pentingnya dukungan sosial, literasi digital, dan lingkungan kampus yang sehat untuk kesejahteraan mahasiswa