Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Wanita Usia Subur Muthmainnah, Ainun; Said, Masita Fujiko M.; Nulanda, Mona; Lantara, Andi Millaty Halifah Dirgahayu; Safei, Imran
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i8.18903

Abstract

Glukosa adalah sumber utama energi tubuh, namun gangguan dalam pengelolaannya dapat menyebabkan diabetes mellitus tipe 2, terutama pada wanita usia subur yang berisiko tinggi. Aktivitas fisik yang cukup diketahui dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik harian dan kadar gula darah sewaktu pada wanita usia subur. Studi kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 67 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuisioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan pengukuran glukosa darah menggunakan glukometer digital. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dan kadar gula darah (p = 0,007) serta antara aktivitas fisik dan kadar gula darah (p = 0,001). Wanita berusia 22 tahun dan yang melakukan aktivitas fisik berat lebih cenderung memiliki kadar gula darah yang terkontrol. Penelitian ini menegaskan bahwa baik usia maupun aktivitas fisik memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar gula darah pada wanita usia subur. Aktivitas fisik teratur sangat penting dalam pengelolaan kadar gula darah dan pencegahan diabetes mellitus tipe 2.
HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA Salim, Dewi Nirmala; Said, Masita Fujiko M.; Madya, Fatmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.50585

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas ibu hamil di Indonesia, yang erat kaitannya dengan berbagai faktor risiko, termasuk status gizi ibu yang dapat ditinjau melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara LILA dan IMT terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah telaah sistematis terhadap 9 artikel penelitian yang relevan, yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020–2025, dengan kriteria inklusi berupa studi kuantitatif yang membahas kaitan antara indikator status gizi dan kejadian preeklampsia atau komplikasi terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa ibu hamil dengan LILA <23–23,5 cm dan IMT prakehamilan tinggi (≥25 kg/m²) memiliki risiko signifikan mengalami preeklampsia, anemia, serta komplikasi metabolik lainnya. Beberapa penelitian mencatat bahwa ibu hamil dengan LILA rendah memiliki peluang 3,2 kali lebih tinggi mengalami preeklampsia, sementara IMT tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining dini menggunakan LILA dan IMT sebagai langkah preventif dalam pelayanan antenatal care (ANC). Integrasi indikator antropometri dalam pemeriksaan kehamilan dapat menjadi strategi efektif untuk menurunkan angka kejadian preeklampsia secara nasional.
Pengaruh Mendengarkan Murottal Al-Qur’an terhadap Tingkat Anxietas Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Sitti Khadijah Muhammadiyah I Cabang Makassar Asikin, M. Sabirin; Said, Masita Fujiko M.; Khalid, Nur Fadhillah; Bakhtiar, Ilma Khaerina Amaliyah; Amalia, Rizki
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 22 No 1 (2026): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi murottal merupakan terapi pendengaran yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pada pasien. Mendengarkan lantunan murrotal dapat merangsang otak untuk memproduksi Gamma Amino Butyric Acid (GABA), yang berperan dalam mengurangi neurotransmiter yang terkait dengan kecemasan, depresi, dan stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap tingkat anxietas ibu hamil trimester III berdasarkan frekuensi pemberian 3 kali, 5 kali, dan 7 kali murottal Al-Qur’an dalam seminggu di RSIA Sitti Khadijah Muhammadiyah I Cabang Makassar tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental terhadap 30 responden yang merupakan ibu hamil trimester 3. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebelum dan setelah pemberian 3 kali murottal dalam 1 minggu yaitu 0,083 > 0,05 sehingga tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Nilai p sebelum dan setelah pemberian 5 kali murottal dalam 1 minggu yaitu 0,008 < 0,05 sehingga memiliki perbedaan yang signifikan. Dan nilai p sebelum dan setelah pemberian 7 kali murottal dalam 1 minggu yaitu 0,004 < 0,05 sehingga memiliki perbedaan yang signifikan. Maka dapat disimpulkan, terdapat pengaruh dan perbedaan signifikan pada pemberian murottal Al-Qur’an dengan frekuensi 5 kali, dan 7 kali dalam 1 minggu dalam menurunkan tingkat anxietas ibu hamil trimester 3.
HUBUNGAN USIA, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MAKASSAR PERIODE 2024-2025 Hernita, Hernita; Said, Masita Fujiko M.; Hamzah, Nur Rakhmah; Mappaware, Nasrudin Andi; Kanang, Indah Lestari Daeng
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55812

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan, berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar periode 2024–2025. Penelitian ini menggunakan metode case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 ibu hamil dengan perbandingan 1:1 yaitu 31 kelompok kasus (ibu hamil Anemia) dan 31 kelompok kontrol (ibu hamil tidak Anemia). Pengambilan sampel untuk kelompok kasus diambil dengan metode consecutive sampling. Kelompok control diambil secara acak sistematis. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan analisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji Chi Square dengan nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, paritas, dan jarak kehamilan merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. Jarak kehamilan kurang dari 2 tahun memiliki pengaruh yang paling besar, dengan odds ratio sebesar 16.496. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu hamil dengan usia ekstrem, paritas tinggi, dan jarak kehamilan pendek lebih berisiko mengalami anemia. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan lebih intensif dan intervensi yang tepat untuk ibu hamil dengan faktor-faktor risiko tersebut.