Nurhaliza, Muthiah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review: Metodologi Deteksi Bahan Tidak Halal pada Kosmetik dan Makanan Musfiroh, Ida; Nurhaliza, Muthiah; Maharani, Anisa
Majalah Farmasetika Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i4.65072

Abstract

Kehalalan merupakan aspek penting untuk menjamin produk obat maupun kosmetik yang digunakan di masyarakat agar aman dari bahan yang dinyatakan haram secara syariat Islam. Artikel ini memaparkan berbagai metode analisis untuk mendeteksi bahan tidak halal, khususnya turunan babi seperti daging, minyak, dan gelatin dalam berbagai macam sampel. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel ilmiah tahun 2015 hingga 2025. Sebanyak 46 artikel yang memenuhi kriteriia inklusi dianalisis dalam artikel ini. Metode yang dikaji diantaranya metode PCR dan variannya (RT-PCR, konvensional PCR, LAMP), spektroskopi (FTIR, ATR-FTIR, H-NMR, NIR), kromatografi dan Mass Spektrometri (HPLC, LC-MS/MS, GC-MS), metode cepat dan inovatif (OENS). Hasil kajian menunjukkan bahwa metode PCR memiliki sensitivitas tinggi dalam mendeteksi DNA, metode FTIR yang dikombinasikan dengan kemometrik efektif membedakan sumber gelatin, dan metode GC-MS dapat mendeteksi lemak babi dalam sampel campuran. Metode baru seperti LAMP dengan AuNP-oligoprobe juga dapat dijadikan pilihan karena dapat mendeteksi visual tanpa perlu alat mahal. Meskipun telah banyak kemajuan secara metode, penelitian mengenai autentikasi halal pada kosmetik masih terbatas dan perlu penelitian lebih lanjut. Artikel ini memaparkan keunggulan dan keterbatasan masing-masing metode agar dapat menjadi referensi penting untuk pengembangan uji kehalalan di masa mendatang, terutama kosmetik yang masih jarang diteliti kehalalannya. 
Sinensetin pada Biji Pinang (Areca catechu) sebagai kandidat COX-2 Inhibitor pada Osteoarthritis: Studi In Silico Maharani, Anisa; Nurhaliza, Muthiah; Azzahra, Iqlima; Cindy, Cindy; Gabriel, Kevin; Rusdin, Agus; Novitasari, Dhania
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 12 No. 2 (2025): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v12i2.5756

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan penyakit peradangan sendi degeneratif akibat kerusakan tulang rawan yang termasuk ke dalam 10 besar penyakit lansia paling umum di Indonesia. COX-2 inhibitor secara selektif menginhibisi aktivitas enzim COX-2 sehingga menimbulkan efek analgesik dan antiinflamasi yang dapat mengurangi rasa sakit pada pasien osteoarthritis.  Berdasarkan penelitian yang telah ada, ekstrak biji pinang berpotensi menurunkan inflamasi sendi lutut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kandungan bioaktif dalam biji pinang (Areca catechu) yang potensial sebagai antiinflamasi dan agen terapi baru pada OA melalui pendekatan komputasi secara in silico dengan molecular docking berdasarkan energi ikatan (∆G), konstanta inhibisi (KI), dan interaksi ikatan. Hasil molecular docking menunjukkan senyawa sinensetin memiliki energi ikatan terbaik yaitu -9,52 kcal/mol dan paling mendekati energi ikatan celecoxib yaitu -11,09 kkal/mol. Adapun konstanta inhibisi senyawa sinensetin yaitu 104,30 μM dan interaksi ikatan dengan reseptor COX-2 menunjukkan adanya interaksi ikatan hidrogen ILE A:503; ikatan karbon-hidrogen SER A:339; ikatan pi-sigma VAL A:509; ikatan alkyl VAL A:335, TRP A:373, LEU A:370; ikatan pi-alkyl VAL A:509. Oleh karena itu, sinensetin pada biji pinang berpotensi untuk dijadikan sebagai kandidat antiinflamasi khususnya untuk terapi osteoarthritis.