Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gemas Kece: Bangun Generasi Muda yang Sehat, Cerdas dan Berdaya di Dusun Sorosutan Kecemen Manisrenggo Kabupaten Klaten Gunarmi, Gunarmi; Agustina, Mia Dwi; Navelia, Zesika Intan; Faizah, Ni’ma Tri; Kusuma, Novy Oktaviandri; Noorhayati, Ariyana; Agusnawati, Agusnawati; Wulandari, Arinda; Sari, Fatma; Maidawati, Gusti Sophia; Hartati, Hartati; Purlina, Linda; Erwina, Masruhah; Miswahyuni, Miswahyuni; Asma, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.375

Abstract

Kehamilan remaja dan pernikahan dini merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks dengan dampak multidimensional terhadap kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan reproduksi melalui program pengabdian masyarakat "Gemas Kece: Bangun Generasi Muda yang Sehat, Cerdas dan Berdaya" dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang dampak kehamilan remaja dan pernikahan dini di Dusun Sorosutan, Desa Kecemen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Kegiatan dilakukan dengan edukasi partisipatif, dilanjutkan dengan diskusi interaktif kepada 20 remaja peserta. Intervensi berupa edukasi kesehatan reproduksi selama 2 jam menggunakan metodologi multi-modal yang mengombinasikan ceramah interaktif, pembagian leaflet informatif, dan sesi tanya jawab intensif. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi pengetahuan yang signifikan dengan peningkatan peserta berpengetahuan baik dari 50% (10 orang) menjadi 90% (18 orang), penurunan pengetahuan cukup dari 15% (3 orang) menjadi 5% (1 orang), dan penurunan pengetahuan kurang dari 35% (7 orang) menjadi 5% (1 orang). Antusiasme peserta mencapai 100% dengan partisipasi aktif sepanjang kegiatan. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman remaja tentang risiko medis, dampak sosial ekonomi, dan hak-hak reproduksi, sehingga berpotensi menjadi katalis pencegahan kehamilan remaja dan pernikahan dini yang berkelanjutan.
The Relationship of Individual Characteristics, Work Stress and Work Fatigue with Patient Safety Culture at X Hospital, East Tanjung Jabung Regency in 2025 Agusnawati, Agusnawati; Guspianto, Guspianto; Asparian, Asparian; Amir, Andy; Kalsum, Ummi; Eka Rini, Willia Novita; Muldiasman, Muldiasman
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 6 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i6.604

Abstract

Introduction: Patient safety is a fundamental component of hospital service quality and is strongly influenced by patient safety culture. Various individual factors, including demographic characteristics, job stress, and work-related fatigue, are considered to play an important role in shaping patient safety culture in hospitals. Objective: The study population consisted of all hospital staff, both clinical and non-clinical, with a total sample of 197 respondents selected using proportional random sampling. Method: This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. Result and Discussion: showed that patient safety culture at RSUD X, Tanjung Jabung Timur Regency, was predominantly in the low category. Bivariate analysis indicated a significant relationship between gender and patient safety culture, while age, education level, employment status, length of work, job stress, and work fatigue were not significantly associated with patient safety culture. Multivariate analysis revealed that gender was the most dominant factor associated with patient safety culture. Conclusions: patient safety culture at RSUD X still requires improvement, and gender is the most influential individual factor related to patient safety culture