Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kampus Berdampak dalam Pencegahan Filariasis: Penguatan Literasi dan Pendampingan Pasien Pratiwi, Rini; Peni Kusumasari; Hamim, Sumi Amariena; Zulkifli; Widyastuti; Theofilus
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.5841

Abstract

Filariasis limfatik merupakan penyakit tropis terabaikan yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui nyamuk vektor, seperti Culex dan Mansonia. Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan salah satu wilayah endemis dengan beban kasus tinggi di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai pencegahan filariasis serta mengidentifikasi wilayah berisiko melalui pendekatan edukatif, observatif, dan riset lingkungan. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) bersama Dinas Kesehatan Banyuasin. Metode meliputi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), survei lingkungan, pengambilan sampel air dan vegetasi, serta identifikasi larva vektor di laboratorium. Pemetaan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dilakukan untuk menentukan area berisiko tinggi. Siaran edukatif melalui Radio Global UIGM turut memperluas jangkauan informasi. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan transdisipliner berbasis komunitas efektif dalam mitigasi filariasis. Program ini mendukung pencapaian SDG 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), SDG 4 (pendidikan berkualitas), SDG 6 (air bersih dan sanitasi layak), dan SDG 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan), serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengendalian penyakit berbasis lingkungan.
FORENSIC ANALYSIS OF COMPLETE HANGING WITH A TYPICAL KNOT POSITION RESULTING IN MECHANICAL ASPHYXIA IN A SUICIDE CASE (CASE REPORT) FORENSIC ANALYSIS OF COMPLETE HANGING Sihaloho, Kristina; Widyastuti; Peni Kusumasari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v13i2.935

Abstract

This case report describes forensic findings in a young male who died due to complete hanging with a typical suspension point. External examination revealed an incomplete, upward-directed ligature mark with a parchment-like appearance, accompanied by facial petechiae. Internal examination demonstrated hemorrhagic infiltration of the neck muscles and visceral petechiae, consistent with mechanical asphyxia. The absence of defensive injuries and supporting situational evidence indicates suicidal hanging. This report highlights the importance of systematic forensic evaluation in distinguishing suicidal hanging from other manners of death. Hanging is the most frequently encountered method of suicide in forensic practice, with the primary mechanism of death being mechanical asphyxia due to compression of the neck structures. This case involves a female victim of complete hanging with a typical suspension point. External examination revealed an incomplete circular pressure abrasion, dark reddish in color, directed upward forming a ā€œVā€ shape with a parchment-like texture, accompanied by facial petechiae and cyanosis of the lips and fingertips. Internal examination demonstrated hemorrhagic infiltration of the neck skin and muscles, fine froth difficult to break within the airways, and petechial hemorrhages on the heart, lungs, and liver. Based on these findings, the cause of death was determined to be mechanical asphyxia due to hanging. Careful interpretation of such findings is crucial in establishing the cause of death and differentiating suicide from other possible manners of death.