Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis penggunaan metode Ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an di SDS Tisa Islamic School Kurniasih, Suci Dwi; Rukajat, Ajat; Masykur
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i2.20000

Abstract

This study is motivated by the lack of maximum differences in the application of supervision and coaching in improving the quality of Qur'an learning in educational institutions SDS Tisa Islamic School, which uses the Ummi method in the Cikarang area. Coaching-based supervision is seen as a more effective approach because it emphasizes assistance that is dialogical, reflective, and sustainable. Through coaching, teachers are encouraged to develop their competence independently but still under systematic and directed guidance. The purpose of this study is to analyze the role of coaching-based supervision in Qur'anic learning and identify its impact on improving learning quality. This study also aims to find out how the application of coaching in the context of the Ummi method. The benefit of this research is that it contributes to the development of effective supervision strategies, as well as being a reference for managers of Islamic education institutions who apply similar methods. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The results showed that coaching-based supervision significantly improved teachers' competence, work motivation, and the quality of planning and evaluation of Al-Qur'an learning at SDS Tisa Islamic School. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum maksimalnya perbedaan penerapan antara supervisi dan coaching dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan SDS Tisa Islamic School, yang menggunakan metode Ummi di wilayah Cikarang. Supervisi berbasis coaching dipandang sebagai pendekatan yang lebih efektif karena menekankan pada pendampingan yang bersifat dialogis, reflektif, dan berkelanjutan. Melalui coaching, guru didorong untuk mengembangkan kompetensinya secara mandiri namun tetap dalam bimbingan yang sistematis dan terarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran supervisi berbasis coaching dalam pembelajaran Al-Qur’an serta mengidentifikasi dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan coaching dalam konteks metode Ummi. Adapun manfaat penelitian ini adalah memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi supervisi yang efektif, sekaligus menjadi rujukan bagi pengelola lembaga pendidikan Islam yang menerapkan metode serupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi berbasis coaching secara signifikan meningkatkan kompetensi guru, motivasi kerja, serta kualitas perencanaan dan evaluasi pembelajaran Al-Qur’an di SDS Tisa Islamic School.
Kepemimpinan Transformasional dalam Pendidikan Islam Ramdan, Firman Muhamad; Kurniasih, Suci Dwi; Yuliana, Tina; Nurseha, Pipih; Sitika, Achmad Junaedi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1682

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan transformasional dalam konteks pendidikan Islam, dengan mengidentifikasi prinsip-prinsip utama kepemimpinan transformasional dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengandalkan sumber pustaka sebagai data utama, seperti buku, artikel jurnal, tesis, disertasi, dan dokumen terkait kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Islam. Proses pengumpulan data dimulai dengan identifikasi sumber pustaka melalui database, yang kemudian diseleksi berdasarkan relevansi dan kredibilitas. Data yang terkumpul akan dikelompokkan ke dalam kategori terkait, seperti prinsip-prinsip kepemimpinan transformasional, dampaknya terhadap motivasi dan keterlibatan siswa, serta tantangan dalam penerapannya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis konten, yang bertujuan untuk menghubungkan temuan dengan teori-teori yang relevan, memastikan keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil analisis artikel bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam dengan menciptakan lingkungan belajar yang positif, mendukung pembelajaran, dan mengembangkan karakter siswa. Pemimpin transformasional yang memiliki visi jelas, mampu menginspirasi dan memotivasi, serta memperhatikan kebutuhan pengikutnya, dapat memperkuat kemajuan akademik dan nilai-nilai moral siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional dalam pendidikan Islam sangat relevan dan esensial. Pemimpin pendidikan Islam diharapkan dapat berkomitmen pada prinsip-prinsip kepemimpinan transformasional dan menciptakan budaya yang mendukung pembelajaran efektif serta pengembangan karakter siswa secara menyeluruh.
MANAJEMEN SERTIFIKASI GURU AL-QUR’AN METODE UMMI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK (Studi Kasus di TPA Al-Ba’lawi Cikarang) Kurniasih, Suci Dwi; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2679

Abstract

The Ummi Method Quran Teacher Certification is a strategic tool for ensuring the quality of Quran education; however, its implementation in the field has not yet been fully optimized in terms of developing teachers’ pedagogical competencies. This study aims to analyze the management of the Ummi Method Quran Teacher Certification and its contribution to improving teachers’ pedagogical competencies at the Al-Ba’lawi Quran Learning Center in Cikarang. The study employs a qualitative approach with an intrinsic case study design, collecting data through observation, in-depth interviews, and document analysis, which were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that certification management remains largely administrative and focused on technical aspects (tahsin), while post-certification mentoring and evaluation of pedagogical impact have not been optimally implemented. This has hindered the full development of teachers’ pedagogical competencies, particularly in contextual lesson planning, the implementation of active learning strategies, and the conduct of authentic assessment. Therefore, a paradigm shift in certification is needed—moving beyond mere testing toward continuous learning through strengthened mentoring, the development of communities of practice, and the integration of the values of the Ummi Method into the certification management cycle. ABSTRAKSertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi merupakan instrumen strategis dalam penjaminan mutu pendidikan Al-Qur’an, namun implementasinya di lapangan belum sepenuhnya optimal dalam mengembangkan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sertifikasi guru Al-Qur’an Metode Ummi serta kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru di TPA Al-Ba’lawi Cikarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sertifikasi masih cenderung bersifat administratif dan berfokus pada aspek teknis (tahsin), sementara pendampingan pasca-sertifikasi serta evaluasi dampak pedagogik belum berjalan optimal. Hal ini berdampak pada belum berkembangnya kompetensi pedagogik guru secara maksimal, terutama dalam perencanaan pembelajaran kontekstual, penerapan strategi pembelajaran aktif, dan pelaksanaan penilaian autentik. Oleh karena itu, diperlukan transformasi paradigma sertifikasi dari sekadar pengujian menuju pembelajaran berkelanjutan melalui penguatan pendampingan, pengembangan komunitas praktik, serta integrasi nilai-nilai Metode Ummi dalam siklus manajemen sertifikasi.