Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN SABUT KELAPA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR DI PLAJU DARAT Cindi Ramayanti; Selastia Yuliati; Apri Mujiyanti; Dilia Puspa
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 3 (2024): Aptekmas Volume 7 Nomor 3 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sabut kelapa merupakan bagian terluar buah kelapa yang belum dimanfaatkan secara optimal dan dinilai memiliki nilai ekonomi rendah. Selama ini, pemanfaatannya lebih banyak dalam bentuk kering untuk kerajinan, bahan bakar, atau pengganti spons pencuci, sementara pemanfaatan sabut basah masih jarang dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk melatih dan mendemonstrasikan pemanfaatan sabut kelapa sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk organik cair (POC). Pupuk organik cair memiliki kelebihan karena unsur hara yang dikandungnya dapat lebih cepat diserap oleh tanaman, tidak mengganggu keseimbangan nutrisi tanah, serta berperan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Melalui kegiatan ini, sabut kelapa yang sebelumnya kurang bernilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, sekaligus berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
SMART LAB SAFETY : BUDAYA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) SEJAK DINI DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA Agum Try Wardhana; Dilia Puspa; Iriani Reka Septiana; Apri Mujiyanti; Metta Wijayanti; Melantina Oktriyanti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3376

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak dini dalam pembelajaran kimia di SMA Al-Amalul Khair Palembang dan meningkatkan kesadaran guru serta siswa terhadap keselamatan laboratorium. Metode pengabdian yang digunakan meliputi analisis situasi dan survei lapangan, sosialisasi prinsip K3 melalui presentasi interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi praktik penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur evakuasi, tanggap darurat, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan partisipasi dan pemahaman guru maupun siswa terhadap potensi bahaya di laboratorium, penggunaan APD, prosedur tanggap darurat, dan penerapan budaya K3 secara keseluruhan. Simulasi praktik terbukti paling efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penerapan budaya K3 sejak dini dapat membangun kesadaran dan kebiasaan aman di laboratorium, yang diharapkan berlanjut tidak hanya selama pembelajaran kimia, tetapi juga pada aktivitas laboratorium lainnya di sekolah.
Pengaruh Katalis Cao/Fly Ash Dalam Produksi Biodiesel Dari Crude Palm Oil Ramadhani, InayahTullah; Mustain Zamhari; Dilia Puspa
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to optimize biodiesel production from crude palm oil (CPO) by utilizing CaO/Fly Ash heterogeneous catalysts from limestone and coal combustion residues. Variations in the time and concentration of CaO/Fly Ash catalyst were tested to determine their effect on biodiesel yield percentage and product characteristics through esterification and transesterification processes. Limestone was used as the main source of CaO, while Fly Ash served to increase the stability, surface area, and support of the catalyst. The catalyst was analyzed using X-Ray Fluorescence (XRF) to determine the composition of the elements contained, while the effect of the catalyst on biodiesel was analyzed through density, viscosity, acid number, saponification number, and flash point tests. The transesterification process was carried out at 60, 90, and 120 minutes and with varying catalyst masses (8 g, 10 g, 12 g, 14 g) to obtain the optimum reaction conditions and the best characteristics for biodiesel. Optimal reaction conditions were achieved using 12 grams of CaO/Fly Ash catalyst and a reaction time of 120 minutes, resulting in the highest biodiesel yield of 86.6%, density of 863.9 kg/m3, viscosity of 4.35 cSt, a saponification number of 178.03 mg KOH/g, an acid number of 0.43 mg KOH/g, a cetane number of 54.7, and a flash point of 154oC with biodiesel characteristics that comply with the SNI 7182:2015 standard. This shows that the right combination of catalyst mass and reaction time can significantly increase biodiesel conversion efficiency. Excessive use of catalyst reduces efficiency due to the formation of side reactions.