Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI NUSA INDAH MELALUI PENGEMBANGAN KEBUN KELOR DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELOR Masyhuri Majiding, Chaidir; Rozi, Fahrul; Nisaa, Nur Rezky Khairun
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3044

Abstract

Moringa oleifera is a nutrient-rich plant with potential as a functional food and a source of household income. The Nusa Indah Women Farmers’ Group (KWT) has access to moringa resources but faces challenges such as limited knowledge, skills, and the absence of a standardized moringa garden. Consequently, their products have been restricted to sticks and herbal tea, leaving economic value underutilized. Empowerment through training and product diversification was therefore introduced as a strategic solution. This program aimed to enhance the knowledge and skills of KWT Nusa Indah in developing moringa gardens and producing diversified products such as biscuits, dried noodles, and herbal soap. The method included establishing a moringa garden using planter bags, applying compost fertilizer, and conducting training with hands-on product processing. Knowledge was evaluated through pretest and posttest, while skills were assessed by direct observation. The results showed the establishment of a moringa garden with 20 well-maintained plants and the successful production of moringa-based biscuits, noodles, and soap. The mean pretest score of 62.40 increased to 90 in the posttest, with a Wilcoxon test confirming significant improvement (p=0.000). This indicates a 27.6% increase in knowledge. Participants also demonstrated enhanced skills through the ability to produce standardized products. In conclusion, the empowerment program effectively improved knowledge, skills, and productivity of KWT Nusa Indah, while promoting sustainable utilization of moringa as both a nutritional resource and an economic opportunity. Keywords: empowerment, moringa garden, product diversification, women farmers’ group
Pemberdayaan Wanita Tani: Pendekatan Komunitas dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Desa Sidomulyo Rahmayanti, Sri; Rahma Nabilla, Hanifah; Alifka Ramadani, Sela; Nabilla, Nabilla; Adelina Butar Butar, Bellinda; Aprilia Sarwani, Audi; Hasbiah; Ravli Saputra, Ardi; Nabillah, Nur Annisa; Daffi Maulany, Ahmad; Nurjanah, Nurjanah; Nuraini, Siti; Rachmawati, Ayudhia; Masyhuri Majiding, Chaidir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/8v9x0q35

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik menjadikan tantangan lingkungan mendesak di wilayah pedesaan seperti Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim PPK Ormawa OSEAN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta dipilih berdasarkan keaktifan KWT di desa dan keterlibatan mereka dalam kegiatan lingkungan. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan format pilihan ganda serta observasi keterampilan praktik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 3,23% dan seluruh peserta (100%) mampu membuat produk kerajinan layak pakai. Selain peningkatan keterampilan, peserta juga menyampaikan testimoni bahwa kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan dan motivasi kewirausahaan rumah tangga. Pengelolaan sampah organik melalui daur ulang kreatif terbukti membantu mengurangi potensi pencemaran plastik di lingkungan sekitar desa. Keberlanjutan program diupayakan melalui pembentukan kelompok usaha kecil berbasis KWT dan kolaborasi berkelanjutan dengan UKM 3R. Model ini dapat direplikasi di wilayah pedesaan yang lain dengan menyesuaikan sumber daya lokal dan karakter sosial masyarakat.