Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Layanan Pelatihan dan Sertifikasi Berdasarkan Tingkat Kepuasan Peserta dengan Metode Service Quality (SERVQUAL) di PPSDM MIGAS Cahyani, Faizah Putri; Maritza Sahda Sabrina
Swara Patra Vol 15 No 2 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/sp/2025-2/864

Abstract

Kualitas layanan merupakan faktor kunci dalam keberhasilan organisasi penyedia layanan publik, termasuk Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan peserta pelatihan dan sertifikasi di PPSDM MIGAS menggunakan metode SERVQUAL. Lima dimensi SERVQUAL keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangibles) digunakan untuk mengukur kesenjangan antara ekspektasi dan persepsi peserta terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada peserta program pelatihan dan sertifikasi di bulan Desember 2024. Analisis dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, serta penghitungan gap antara harapan dan persepsi pada masing-masing dimensi SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi responsiveness memiliki kesenjangan terbesar (-0,361), diikuti oleh reliability (-0,336) dan assurance (-0,320), yang menunjukkan bahwa aspek-aspek ini masih perlu ditingkatkan. Jika dilihat secara atribut pada setiap dimensi, tiga atribut dengan nilai gap tertinggi adalah Responsiveness 2 (-0,376), Assurance 1 (-0,355), dan Reliability 2 (-0,350). Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, penelitian ini mengusulkan solusi berbasis diagram sebab akibat, yang mencakup peningkatan transparansi informasi, optimalisasi sistem komunikasi berbasis teknologi, serta peningkatan kompetensi tenaga pengajar dan staf administrasi. Temuan ini memberikan wawasan bagi PPSDM MIGAS dalam meningkatkan kualitas layanan pelatihan dan sertifikasi guna meningkatkan kepuasan peserta serta memperkuat profesionalitas tenaga kerja di sektor migas.
Analisis Social Return on Investment dan Indeks Kepuasan Masyarakat Program Pemberdayaan Komunitas Pengelola TPS3R Desa Kalanganyar, Sidoarjo melalui Implementasi Sistem Budidaya Larva Black Soldier Fly untuk Mendukung Ekonomi Sirkular Ramadhani, Riva Rizkiana; Risanti, Doty Dewi; Septyaningrum, Erna; Putri, Anandita Ade; Cahyani, Faizah Putri; Prayitno, Ramadhan Rafi Putra; Nursy, Mafaza Rahmah; Firmansyah, Rico Dwi; Ruma, Yustina Anindira Rosangela; Nurmianto, Fikri Nurfauzan
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8336

Abstract

Desa Kalanganyar, Sidoarjo merupakan wilayah dengan potensi besar di sektorperikanan dan pengolahan hasil tambak, namun menghadapi tantangan serius dalampengelolaan limbah organik yang belum termanfaatkan secara optimal. Lebih dari65% sampah harian di TPS3R desa ini berupa limbah organik yang berisiko menimbulkanpencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan jika tidak ditangani secaratepat. Program pemberdayaan masyarakat ini mengimplementasikan sistem budidayalarva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi berbasis teknologi. Larva BSFmampu mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernutrisi tinggi untuk pakanikan serta menghasilkan kasgot sebagai pupuk organik yang memperkuat ekonomisirkular desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan survei kebutuhan,perizinan, instalasi sistem modular MagoBox Tower Lite, pelatihan teknis,hingga evaluasi produksi. Satu unit sistem menghasilkan 14,5 kg larva kering per siklus(potensi untung Rp1.015.000) untuk pakan, dengan nilai SROI 13,68, yang berartidampaknya 13 kali lipat biaya investasi. Masyarakat masih memerlukan dukunganeksternal untuk mengelola limbah dan mengintegrasikan berbagai sektor desa(perikanan, pertanian, peternakan) dalam satu ekosistem ekonomi sirkular terpadu.