Luki Fajar Rahmatullah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Teknologi Li-Fi Sebagai Alat Komunikasi Antar Gedung Sahrul Zayan; Ramdahan Adi Pradana; Fajar Sasono; Siti Solihah; Luki Fajar Rahmatullah; Arifudin
JUTEKS Vol 11 No 2 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi Li-Fi sebagai alat komunikasi antar gedung telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Li-Fi, singkatan dari Light Fidelity, adalah teknologi komunikasi nirkabel dua arah yang berkecepatan tinggi dan mirip dengan teknologi Wi-Fi. Istilah ini dicetuskan oleh Harald Haas dan merupakan sebuah bentuk dari komunikasi yang memanfaatkan cahaya tampak. Teknologi ini dapat menjadi pelengkap komunikasi RF (Wi-Fi atau jaringan seluler). Pengembangan teknologi Li-Fi sebagai alat komunikasi antar gedung telah menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Teknologi ini telah menunjukkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan teknologi Wi-Fi. Li-Fi juga tidak menghasilkan gelombang elektromagnetik yang dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia. Kata Kunci: Light Fidelity, Wi-Fi, Communication Technology, Data Transfer, Keamanan.
Pengembangan Teknologi Li-Fi Sebagai Alat Komunikasi Antar Gedung Sahrul Zayan; Ramdahan Adi Pradana; Fajar Sasono; Siti Solihah; Luki Fajar Rahmatullah; Arifudin
JUTEKS Vol 11 No 2 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi Li-Fi sebagai alat komunikasi antar gedung telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Li-Fi, singkatan dari Light Fidelity, adalah teknologi komunikasi nirkabel dua arah yang berkecepatan tinggi dan mirip dengan teknologi Wi-Fi. Istilah ini dicetuskan oleh Harald Haas dan merupakan sebuah bentuk dari komunikasi yang memanfaatkan cahaya tampak. Teknologi ini dapat menjadi pelengkap komunikasi RF (Wi-Fi atau jaringan seluler). Pengembangan teknologi Li-Fi sebagai alat komunikasi antar gedung telah menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Teknologi ini telah menunjukkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan teknologi Wi-Fi. Li-Fi juga tidak menghasilkan gelombang elektromagnetik yang dapat berdampak negatif pada kesehatan manusia. Kata Kunci: Light Fidelity, Wi-Fi, Communication Technology, Data Transfer, Keamanan.
RANCANG BANGUN SISTEM OPTIMALISASI SOLAR CHARGING STATION BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Untuk PERANGKAT ELEKTRONIK DENGAN MEKANISME PEMBAYARAN CASHLESS Luki Fajar Rahmatullah; Muhidin; Sarah Chairul Annisa
JUTEKS Vol 13 No 1 (2026): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan energi listrik sudah menjadi bagian penting kehidupan manusia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan energi listrik juga meningkat terutama penggunaan listrik untuk perangkat elektronik seperti smartphone dan laptop. Pengisian daya listrik pada smartphone dan laptop normalnya menggunakan kabel dan non kabel. Namun tidak semua tempat publik ada sumber listrik yang dapat digunakan oleh khalayak umum untuk pengisian baterai. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merancang solar charger station berbasis Internet of Things dengan mekanisme pembayaran digital atau cashless menggunakan ESP32, sensor INA219, panel surya, solar charge controller, baterai 12V/20Ah, boost converter, dan modul fast charging QC 4.0. Sistem mampu memonitor tegangan, arus, daya, dan energi secara real time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan kabel 24W, 33W, dan 45W menghasilkan energi pengisian 18,50 Wh, dengan waktu 90 menit, 66 menit, dan 48 menit. Sistem terbukti efisien dan ramah lingkungan.Kata Kunci: Charging station, Internet of Things (IoT), pembayaran digital, cashless.