Kholisussa'di
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Andragogi Untuk Meningkatkan Kemandirian Santriwati di Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy Lombok Barat Kholisussa'di; Rosyanafi, Rofik Jalal; Purwoko, Budi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16044

Abstract

Abstract: This study aims to assess the implementation of andragogical approaches in the learning and mentoring process at Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy and to evaluate its contribution to increasing the independence of female students. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study type. The data collection techniques used in this study include several methods: first, in-depth interviews; second, participatory observation; and third, documentation study. The research results indicate that the andragogical approach proves to be relevant and effective in the context of pesantren education, particularly for fostering independence in adult female students. This model can serve as a reference for similar educational institutions in developing independent, responsible individuals who are ready to face life's challenges. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan andragogi dalam proses pembelajaran dan pembinaan di Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy serta mengevaluasi kontribusinya terhadap peningkatan kemandirian santriwati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui beberapa teknik yaitu pertama, Wawancara mendalam (in-depth interview). Kedua, Observasi partisipatif. Ketiga, Studi dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah pendekatan andragogi terbukti relevan dan efektif dalam konteks pendidikan pesantren, khususnya untuk membina kemandirian santriwati usia dewasa. Model ini dapat dijadikan rujukan bagi lembaga pendidikan serupa dalam membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.