Nurachmah Sabina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Program Pelatihan Kewirausahaan untuk Penyandang Disabilitas di Workshop Disabilitas Serang Atsari, Atsir Al; Nurachmah Sabina; Rizky Siti Anugrah; Ahmad Nasrudin; Asmiati, Neti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16909

Abstract

Abstract: Background: Training plays an important role in preparing people with disabilities to develop the skills necessary to become entrepreneurs, reduce dependence on government assistance, and increase independence. Objective: Understanding the management of entrepreneurship training programs at the Serang Disability Workshop (WDS). Method: This study used a qualitative approach with a case study design, employing three primary data collection methods: interviews, observations, and documentation. Results: The study revealed that the training program at the Serang Disability Workshop (WDS) implements the POAC management functions. Conclusion: The application of POAC management functions at the Serang Disability Workshop (WDS) demonstrates interconnectivity and mutual support within the social context, as well as addressing the needs of the activities carried out. Abstrak: Latar Belakang: Pelatihan memainkan peran penting dalam mempersiapkan penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi wirausahawan, mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah, dan meningkatkan kemandirian. Tujuan: Pemahaman mengenai manajemen program pelatihan kewirausahaan di Workshop Disabilitas Serang (WDS). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Dalam pelaksanaan penelitian menghasilkan fakta bahwa program pelatihan di Workshop Disabilitas Serang (WDS) menerapkan fungsi-fungsi manajemen POAC. Kesimpulan: Penerapan fungsi-fungsi manajemen POAC pada Workshop Disabilitas Serang (WDS) menunjukkan keterkaitan dan mendukung satu sama lain dengan konteks sosial, serta kebutuhan dalam kegiatan yang dilaksanakan.
Dari Situs Ke Situs Web: Transformasi Media Pembelajaran Sejarah Lokal Di Era Digital: From Site to Website: Transforming Local History Learning Media in the Digital Age Atsir Al Atsari; Nurachmah Sabina; Meirizka Fahriyah; Muhammad Anggie Farizqi Prasadana
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v7i1.6248

Abstract

Akses dan kualitas pembelajaran sejarah lokal Kesultanan Banten bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) masih terbatas akibat minimnya media digital yang relevan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran sejarah Kesultanan Banten berbasis digital, bernama Bantenedia. Metode yang digunakan adalah R&D model Hannafin & Peck. Penelitian ini mengumpulkan data kualitatif (wawancara analisis kebutuhan) dan kuantitatif (uji validitas desain oleh ahli materi dan media). Lingkup penelitian hanya sampai tahap pengembangan media. Bantenedia, sebuah chatbot berbasis website (Smojo AI), akan dikembangkan. Fitur utamanya mencakup materi sejarah Kesultanan Banten, jelajah situs, chatbot interaktif (AI), dan kuis (Quizizz). Uji validitas menunjukkan Bantenedia layak hingga sangat layak (materi: 80% & 95%; media: 89%). Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa Bantenedia adalah media pembelajaran digital inovatif yang berhasil dikembangkan dan divalidasi oleh ahli, sehingga diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran sejarah lokal bagi ABK.