Faizah, Filla Aulia Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI-NILAI SIKAP HIDUP ORANG JAWA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI Puspitoningrum, Encil; Ilma , Alfika Fatkhiyatul; Faizah, Filla Aulia Nur; Pitoyo, Andri
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v14i1`.62968

Abstract

Sikap hidup orang Jawa dapat dijadikan sebagai pedoman dalam berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan nilai-nilai sikap hidup orang Jawa dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Teori yang digunakan berdasarkan serat Sasangka Jati. Menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik baca catat. Sementara teknik analisis data, dilakukan dengan (1) membaca keseluruhan sumber data, (2) menandai bagian-bagian yang relevan dengan fokus penelitian, (3) mengklasifikasikan atau mengelompokkan data berdasarkan jenis sikap hidup orang Jawa, dan (4) menyimpulkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Hasil dari penelitian, ditemukan lima sikap hidup orang Jawa dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk, yaitu: (1) rila atau ikhlas sebanyak 6 data, (2) narima atau menerima sebanyak 12 data, (3) temen atau menepati janji sebanyak 5 data, (4) sabar terdapat 5 data, dan (5) budi luhur sebanyak 9 data.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho Faizah, Filla Aulia Nur; Muarifin, Moch; Lailiyah, Nur
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v5i2.55254

Abstract

The illocutionary speaking performances in Muhadkly Acho's film Agak Laen are the focus of this research. This research intends to describe the film's illocutionary speech actions and the roles they play. The data was gathered using a qualitative descriptive technique, with characters' talks being systematically observed and transcribed. The analysis was conducted based on the theories put forward by Searle (1979) and Leech (2015), respectively, for the classification of illocutionary act forms and functions. The five types of data were as follows: assertive (56 points), directive (34 points), commissive (3), expressive (11 points), and declaration (1). Together, the four functions of competitiveness (14 points), pleasantry (17 points), collaboration (18 points), and conflictive (3) yielded 52 data points. Out of all the forms, the directive one was the most common, with 24 data points belonging to the commanding sub-type; the stating sub-type, with 15 points, represented the collaborative function. All of this points to the fact that there is a wide range of intended meanings conveyed via character speech in Agak Laen. Abstrak Riset ini berfokus pada tindak tutur ilokusi dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi film dan peran yang dimainkannya. Data dikumpulkan memakai teknik deskriptif kualitatif, serta menggunakan teknik pengumpulan simak catat dengan percakapan karakter diamati dan ditranskripsikan secara sistematis. Analisis dilaksanakan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Searle (1979) dan Leech (2015), masing-masing, untuk klasifikasi bentuk dan fungsi aksi ilokusi. Lima jenis data tersebut adalah sebagai berikut: asertif (56 poin), direktif (34 poin), komisif (3), ekspresif (11 poin), dan deklarasi (1). Bersama-sama, empat fungsi yaitu daya saing (14 poin), keramahan (17 poin), kolaborasi (18 poin), dan konfliktif (3) menghasilkan 52 poin data. Dari semua bentuk tersebut, bentuk direktif adalah yang paling umum, dengan 24 poin data termasuk dalam subtipe memerintah; Subtipe pernyataan, dengan 15 poin, mewakili fungsi kolaboratif. Semua ini menunjukkan bahwa ada beragam makna yang dimaksudkan yang disampaikan melalui ucapan karakter di Agak Laen.