Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

EFEKTIVITAS KOMBINASI SQUARE STEPPING EXERCISE DAN BRAIN GYM TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI UPT BUDHI DHARMA Kurnia Duwi Anggi Meilasari; Andry Ariyanto; Wika Yuniarwati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan usia harapan hidup di Indonesia telah menyebabkan bertambahnya jumlah lansia, yang turut meningkatkan risiko berbagai permasalahan Kesehatan, salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif. Penurunan ini berdampak pada kualitas hidup lansia, termasuk menurunnya kemampuan dalam bersosialisasi serta peningkatan risiko demensia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kombinasi Square Stepping Exercise dan Brain Gym terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan one group pre-post test design. Sampel penelitian adalah lansia yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yaitu 20 orang lansia yang berusia 60 tahun keatas. Pengumpulan data menggunakan Montreal of Cognitive Asessment (MoCA-Ina). Penelitian ini dilakukan dilakukan 12 kali selama 12 hari di UPT Budhi Dharma Kota Yogyakarta. Hasil Uji statistik menunjukan kombinasi Square Stepping Exercise dan Brain Gym terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif (p=0,000). Kesimpulan: kombinasi Square Stepping Exercise dan Brain Gym memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia dan dapat dijadikan program latihan fisioterapi di UPT Budhi Dharma kota Yogyakarta.
PERBEDAAN PENGARUH ECCENTRIC EXERCISE DAN MOBILIZATION WITH MOVEMENT (MWM) TERHADAP NYERI DAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL SINDROM DE QUERVAIN PADA REMAJA 13-18 TAHUN Nizar Luthfi Ulinnuha; Andry Ariyanto; Dika Rizki Imania
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom De Quervain merupakan kondisi overuse pada pergelangan tangan yang menyebabkan nyeri dan penurunan kemampuan fungsional. Penanganan efektif terhadap sindrom ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama di kalangan remaja yang aktif secara fisik dan membutuhkan mobilitas tangan dan pergelangan tangan. Intervensi terapi seperti latihan eksentrik dan mobilization with movement (MWM) mampu mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pergelangan tangan. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan pengaruh eccentric exercise dan mobilization with movement terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada remaja 13-18 tahun dengan sindrom De Quervain. Penelitian ini merupakan quasi ekperimental dengan rancangan pre and post two group design dengan teknik total sampling. Intervensi dilakukan 2 kali seminggu selama 5 minggu dengan 22 sampel. Hasil penelitian: Hipotesis I menunjukkan nilai p=0.000 (p<0.05), hipotesis II menunjukkan nilai p=0.000 (p<0.05) dengan menggunakan uji paired sample t test menunjukkan bahwa kedua intervensi berpengaruh terhadap nyeri dan kemampuan fungsional pada remaja dengan sindrom De Quervain. Hipotesis III menggunakan independent sample t test adalah p=0.631 pada post VAS dan p=0.751 pada post DASH menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada remaja dengan sindrom De Quervain. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh antara eccentric exercise dan mobilization with movement terhadap nyeri dan kemampuan fungsional pada remaja dengan sindrom De Quervain.
PERBEDAAN PENGARUH YOGA OCULAR EXERCISES DAN EYE EXERCISES TERHADAP KELELAHAN MATA PADA GAMERS REMAJA Fauzan Azhim; Tyas Sari Ratna Ningrum; Andry Ariyanto
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh yoga ocular exercises dan eye exercises terhadap penurunan kelelahan mata pada gamers remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 34 gamers remaja laki-laki yang tergabung dalam UKM Esport Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sampel dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok pre-test dan post-test. Kelompok I diberikan intervensi yoga ocular exercises, sedangkan kelompok II diberikan intervensi eye exercises. Intervensi dilakukan sebanyak 6 kali dalam satu minggu. Pengukuran tingkat kelelahan mata dilakukan menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI). Analisis data menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh masing-masing intervensi dan independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan pengaruh antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan kelelahan mata (p=0,000; p<0,05). Namun, hasil uji independent menunjukkan bahwa yoga ocular exercises lebih efektif dibandingkan eye exercises (p=0,018). Kesimpulan penelitian ini adalah yoga ocular exercises memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap penurunan kelelahan mata pada gamers remaja dibandingkan eye exercises.