Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Kewirausahaan dalam Pemasaran Digital bagi UMKM melalui Platform TikTok dan Shopee: Pengabdian Imam Shofwan; Fakhruddin; Rendi Agung Febrianto; Achmad Munib
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2859

Abstract

Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan signifikan dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, khususnya TikTok dan Shopee, yang berpotensi besar dalam meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital pelaku UMKM melalui pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan optimalisasi penggunaan kedua platform tersebut. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan dan workshop, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indikator kinerja: jumlah pengikut TikTok meningkat rata-rata 50%, engagement rate naik 25%, kunjungan toko Shopee bertambah ±45%, dan penjualan meningkat rata-rata 18% dalam dua bulan pasca-program. Keberhasilan ini didukung oleh motivasi peserta, metode pelatihan aplikatif, pendampingan berkelanjutan, dan ketersediaan infrastruktur digital, meskipun dihadapkan pada kendala keterbatasan waktu produksi konten, variasi literasi digital, keterbatasan anggaran iklan, dan minimnya pemanfaatan analitik pemasaran. Program ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan dan pendampingan terintegrasi mampu meningkatkan kompetensi digital dan kinerja pemasaran UMKM, sehingga layak direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa.
Kontribusi Relawan dalam Pendidikan Non Formal: Studi Kasus Sekolah Nusantara di Rusunawa Lingkungan Urban Marginal Ainaya Diyan Fatichah; Rendi Agung Febrianto
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i4.5832

Abstract

Education is a key pillar of national development, as mandated by the 1945 Constitution of Indonesia. However, significant disparities persist in public housing (rusunawa) areas, including limited learning facilities, low parental engagement, and poor socio-economic conditions. Non-formal, community-based education has emerged as a viable solution. This study explores the role of the Senyum Anak Nusantara (SAN) Community in implementing Sekolah Nusantara at Rusunawa Sawah Besar, Semarang. Using a descriptive qualitative case study approach, the research involved six informants—community organizers, volunteer teachers, and students. Data were gathered through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, with triangulation to ensure validity.Findings indicate SAN contributes at three levels: (1) planning, by identifying children’s learning needs and developing a contextual curriculum; (2) implementation, through interactive STAM-based (Science, Technology, Art, and Morality/Mathematics) learning with 37 volunteers and 12 rotating instructors for 40 students; and (3) sustainability, via self-funding, material provision, and graduation ceremonies. Additionally, SAN fosters emotional connections with children and increases parental awareness of education’s value. In summary, SAN serves as a catalyst for inclusive, contextual, and sustainable non-formal education, supporting SDG Goal 4 on quality education.