Ahmad Wifaqi Shiddiqi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pendidikan Akhlak dalam Islam: Analisis Literatur Klasik dan Kontemporer Ahmad Wifaqi Shiddiqi; Khoirotul Idawati; Hanifudin
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak dalam Islam merupakan salah satu aspek fundamental yang membentuk karakter dan kepribadian seorang Muslim. Dalam perspektif Islam, pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk insan yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai ketuhanan. Oleh karena itu, akhlak menempati posisi sentral dalam sistem pendidikan Islam dan menjadi inti dari segala proses pembelajaran, baik formal maupun informal. Dalam sejarah peradaban Islam, para ulama dan cendekiawan telah menekankan pentingnya pendidikan akhlak sebagai sarana membentuk masyarakat yang beradab, adil, dan harmonis. Analisis Literatur Klasik dan Kontemporer adalah suatu metode kajian ilmiah yang dilakukan dengan cara menelaah, membandingkan, dan mengkaji secara kritis isi, pemikiran, atau konsep dari dua jenis sumber pustaka, yaitu: Literatur Klasik karya-karya ilmiah atau pemikiran dari tokoh-tokoh terdahulu yang memiliki nilai historis dan menjadi dasar perkembangan ilmu pengetahuan dalam suatu bidang. Al-Ghazali, misalnya, menekankan pentingnya pembersihan jiwa melalui proses takhalli, tahalli, dan tajalli, yang menjadi jalan menuju akhlak yang tertanam secara permanen dalam diri manusia. Ibnu Miskawaih membawa pendekatan etika filosofis dengan mengedepankan keseimbangan antara akal dan nafsu untuk mencapai kebajikan utama: hikmah (kebijaksanaan), iffah (pengendalian diri), syaja’ah (keberanian), dan ‘adalah (keadilan).
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Kepesantrenan Ahmad Wifaqi Shiddiqi; Kibtiyah, Asriana
Journal Of Islamic Education And Pesantren Vol 5 No 2 (2025): Journal of Islamic Education and Pesantren
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang m Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jiep.v5i2.11274

Abstract

Strengthening character education is one of the major challenges in Islamic Religious Education (IRE), particularly at the Madrasah Tsanawiyah level, which represents a crucial phase in students’ moral development. This study aims to analyze the strengthening of character education through pesantren-based IRE learning strategies at Madrasatul Qur’an Islamic Junior Secondary School (Madrasah Tsanawiyah) in Tebuireng, Jombang. The research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects included the head of the madrasah, the vice principal for student affairs, IRE teachers, and students. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that pesantren-based IRE learning strategies—such as the implementation of bandongan and sorogan methods, congregational worship habituation, Qur’an memorization (tahfidz) programs, and the strengthening of adab within pedagogical relationships—play an effective role in shaping students’ discipline, responsibility, honesty, and independence. These strategies facilitate sustainable value internalization through repetitive and consistent pedagogical practices. The study concludes that character education can be strengthened more effectively when IRE learning strategies are inherently integrated with pesantren culture and consistently implemented in everyday madrasah life.