Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Satu Amal Indonesia dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pendidikan Non Formal Cerita Kolong Langit di Kota Palembang Nazhifah, Nada Nisrina; Diva, Anggra Para; Putra, M.Bagas Pratama; Aliza , Rigina; Astridianisa, Tasya; Putri, Izzaty Nagita; Haryanti , Dwi; Pengesti, Retno; Kurniawan, Rudy; Rifai, Muhammad; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Satu Amal Indonesia dalam penguatan masyarakat melalui program pendidikan nonformal Cerita Kolong Langit yang berlangsung di Kota Palembang. Program Cerita Kolong Langit muncul sebagai sebuah wadah pembelajaran alternatif yang tidak hanya menyajikan pendidikan akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter serta sosial kepada anak-anak. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang meliputi observasi dan wawancara mendalam bersama pihak dari organisasi Satu Amal Indonesia, yaitu Kepala Bidang Riset dan Data sebagai sumber informasi utama. Hasil studi menunjukkan bahwa program Kolong Langit berperan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menyediakan kesempatan belajar untuk anak- anak yang menghadapi kendala dalam mengakses pendidikan. Program ini tidak hanya mendukung anak-anak dalam meningkatkan kemampuan akademis, tetapi juga menanamkan prinsip-prinsip moral serta karakter yang baik.Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi sukarelawan, kontribusi dari para donatur, dan penerimaan baik dari masyarakat serta semangat tinggi anak-anak. Meski demikian, program ini juga menemui berbagai tantangan, seperti jumlah sukarelawan yang terbatas, waktu yang dimiliki peserta yang tidak mencukupi, serta kurangnya dukungan dari pihak pemerintah.
Peran Stakeholder Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Indralaya dalam Teori Fungsionalisme Struktural Aliza, Rigina; Ningsih, Fairo; Haryanti, Dwi; Putri, Izzaty Nagita; Astridianisa, Tasya; Robi, Mustar; Kurniawan, Rudy; Ilham, Ilal; Sari, Kurnia Asni
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2550

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana manajemen stakeholder berperan dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini dilakukan karena kebijakan pemerintah dan keterlibatan dan koordinasi berbagai pemangku kepentingan di tingkat sekolah adalah faktor penting dalam keberhasilan program pemenuhan gizi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian: pengelola dapur MBG, staf dapur, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Setelah itu, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis stakeholder yang didasarkan pada atribut kepentingan (interest) dan kekuatan (power). Selanjutnya, teori fungsionalisme struktural dari Talcott Parsons digunakan untuk memberikan pemahaman tentang fungsi dan peran masingmasing aktor dalam menjaga keberlangsungan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari pengambilan keputusan hingga pengelolaan operasional hingga bagaimana siswa mendapatkan manfaat dari program, setiap stakeholder memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjalankan program. Terbukti bahwa program MBG meningkatkan kesiapan siswa untuk belajar, meningkatkan pemenuhan gizi mereka, dan mendukung proses pendidikan di sekolah. Agar program berjalan lebih efisien dan berkelanjutan, temuan ini merupakan dasar untuk meningkatkan koordinasi dan pengelolaan stakeholder.