Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Laju Endap Darah dan C-Reaktif Protein Metode Ifa pada Neonatus dengan Riwayat Ketuban Pecah Dini Widodo, Stefani; Tarika, Rara; Maulidi, Shalahuddin; Safithri, Abidah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54997

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) meningkatkan risiko infeksi neonatal yang mengancam jiwa, sehingga deteksi dini proses inflamasi sangat krusial. Penelitian ini menganalisis nilai Laju Endap Darah (LED) dan kadar C-Reaktif Protein (CRP) menggunakan metode Immunofluorescence Assay (IFA) pada neonatus dengan riwayat KPD. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional terhadap 50 neonatus (25 laki-laki dan 25 perempuan) di Rumkit Tingkat IV Gubeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa median nilai LED pada neonatus perempuan (17 mm/jam) dan laki-laki (16 mm/jam) tidak memiliki perbedaan signifikan (p = 0,558). Demikian pula, kadar CRP tidak menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin (p = 0,207). Temuan krusial menunjukkan hubungan antara LED dan CRP bersifat sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik (rho = 0,19; p = 0,178). Simpulan dari penelitian ini adalah meskipun KPD memicu peningkatan biomarker inflamasi di atas ambang batas normal, profil tersebut tidak dipengaruhi oleh gender dan kedua biomarker tidak bergerak secara linier. Hal ini menegaskan pentingnya penggunaan kedua parameter secara komplementer dalam skrining infeksi neonatal.
A Review on Working Load and Burnout Toward Patient Safety in Radiology Unit Pratama, Cici; Haksama, Setya; Widodo, Stefani
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Herb-Medicine Journal April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v9i1.30549

Abstract

Burnout is prevalent among radiology professionals and has been consistently linked to increased self-reported medical errors in various healthcare settings. However, direct evidence connecting burnout measured by the Maslach Burnout Inventory (MBI) to diagnostic errors in radiology image interpretation is lacking. This systematic review highlights an inferential gap due to the absence of studies simultaneously assessing MBI-measured burnout and objectively measured diagnostic errors in radiology. The strongest available evidence from prospective longitudinal studies in non-radiology populations demonstrates a bidirectional, dose-dependent association between burnout domains and perceived medical errors. Given the cognitive demands of radiological interpretation and the documented impact of burnout on cognitive functions, future research should directly evaluate this relationship within radiology professionals, incorporating relevant contextual moderators to inform targeted interventions aimed at improving patient safety.