Kurnaengsih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Pembelajaran Aktif Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam di Kelas X MAN 2 Indramayu Ade Fadillah; Kurnaengsih; Suhendrik
Journal Islamic Pedagogia Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v5i2.150

Abstract

Pendidikan Agama Islam memegang peran penting dalam membentuk karakter dan moral siswa. Dalam era moderen Pendidikan Agama Islam semakin kompleks karena siswa cenderung mengalami penurunan motivasi belajar yang disebabkan oleh penggunaan motode konvensional yang mengakibatkan pembelajaran kurang menarik. Dengan adanya Penggunaan metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek dan metode demonstrasi dapat meningkatkan motivas belajar siswa dibandingkan siswa yang hanya menerima materi secara pasif saja. Adapun kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa guru PAI MAN 2 Indramayu telah menerapkan berbagai metode pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, dan metode demonstrasi. Metode ini berhasil meningkatkan pastisipasi siswa, keterlibatan siswa serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas yang kurang memadai. Pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan.
Inovasi Asesmen Autentik Berbasis Proyek untuk Mengukur Kompetensi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kurnaengsih
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.2531

Abstract

Assessment atau penilaian dapat diartikan sebagai penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau keter-capaian kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik. Inti dari Pendidikan Islam adalah menanamkan napas keislaman yang esensial pada pribadi muslim, yang kemudian termanifestasi dalam perilaku keseharian. Aspek ini diperkokoh melalui penguasaan ilmu pengetahuan yang komprehensif, menjadikannya mampu merespons dan menyelesaikan segala persoalan kontemporer sejalan dengan dinamika zaman. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam secara khusus berfokus membimbing peserta didik untuk memahami, menginternalisasi, dan mengamalkan ajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis tanpa menggeser makna aslinya. Kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam beragama karena berfungsi sebagai alat untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam, autentik, dan bertanggung jawab atas ajaran agama dan penerapan nya dalam kehidupan nyata. Kemampuan kritis memastikan bahwa praktik keagamaan didasarkan pada nalar sehat dan pemahaman kontekstual, bukan sekadar mengikuti buta atau emosi sesaat. Asesmen tradisional yang biasa di lakukan sering kali gagal mengukur kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menerapkan ajaran agama dalam konteks kehidupan nyata. Menjawab kesenjangan hal tersebut dibutuhkan inovasi dalam asesmen melalui asesmen autentik berbasis proyek dalam pembelajaran pendidikan agama Islam.