Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP WALKABILITY JALUR PEJALAN KAKI DI AREA KAMPUS POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG Amalia, Rahayu Putri; Lestari, Fera
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2025): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v10i2.8532

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) setiap tahunnya tidak diiringi dengan peningkatan kualitas infrastruktur jalur pejalan kaki di lingkungan kampus. Berdasarkan observasi lapangan, volume pejalan kaki pada jam sibuk tercatat mencapai 237 orang per jam, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, teknisi, dan tenaga kependidikan. Sementara itu, volume kendaraan bermotor di koridor yang sama mencapai 690 kendaraan per jam. Dengan jumlah mahasiswa baru pada tahun 2024 mencapai 3.115 orang, dan proyeksi pertambahan dalam tiga tahun ke depan diperkirakan volume pejalan kaki akan meningkat hingga 30–35%. Kondisi ini menuntut perencanaan ulang terhadap jalur pedestrian.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelayakan jalur pejalan kaki (walkability) di kawasan kampus. Metode yang digunakan meliputi observasi fisik trotoar (lebar, permukaan, keterhubungan), pengukuran volume dan kecepatan berjalan pejalan kaki, serta wawancara terhadap pengguna untuk menggali persepsi kenyamanan dan keselamatan. Penilaian dilakukan menggunakan sembilan parameter walkability dari Asian Development Bank (ADB). Hasil analisis menunjukkan Walkability Index sebesar 44,87 yang tergolong dalam kategori “Not Walkable”, menandakan bahwa jalur pedestrian di kampus belum memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Permasalahan utama meliputi lebar trotoar yang sempit dan tidak seragam, belum tersedianya guiding block dan ramp difabel, kurangnya pencahayaan, serta minimnya fasilitas penunjang seperti tempat duduk dan peneduh.
PENGARUH SUBTITUSI LIMBAH PELASTIK LPDE (LOW DENSITY POLYTLENE) 2% TERHADAP KADAR AIR OPTIMUM DAN STABILISTAS ASPAL AC-BC Sembiring, Silsila Jana Firdasa; Firmansyah, Nur Satria; Setiawan, Dwiki; Ardiansah, Sandi; Junaedi, Muhamad; Juanto, David; Kamila, Mildatun; muarif, samsul; Syafrudin, Diki; Amalia, Rahayu Putri; Marpaung, Bangun
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2025): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v10i2.8256

Abstract

Limbah Plastik merpakan sampah anorganik yang sulit untuk terurai sehingga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Limbah pelastik yang tak terkelola dapat dimanfaatkan dalam proses pembangunan konstruksi sehingga dapat mengurai tumpukan sampah dan pencemaran lingkungan yang terjadi. Salah satu konstruksi dengan penambahan subtansi pelastik yaitu jalan beraspal. Dilakukan penelitian mengenai subtitusi material LPDE (Low Density Polyethylene) sebanyak 2% terhadap aspal jenis AC-BC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa metode eksperimental dengan membuat sampel sebanyak 4 buah dengan kadar aspal yang berbeda. Sampel 1 mengunakan kadar aspal 4%, Sampel II 6%, Sampel III 8% dan Sampel IV 6% dengan subtansi LPDE (Low Density Polyethylene) 2%. Hasil yang didapat dengan penambahan plastik LPDE pada campuran aspal dapat meningkatkan stabilitas sebesar 40% dan MQ (Marshall Quotient) sebesar 36,3%. Pada pengujian Kadar Air Optimum presentase nilai VIM dan VMA mengunalan LPDE 2% mengalami kenaikan sedangan nilai VFA mengalami penurunan. Oleh karena itu campuran aspal AC-BC dengan penambahan plastik LPDE cukup baik digunakan dan dapat diterapkan menjadi konstruksi yang ramah lingkungan.
Perencanaan Desain Tebal Perkerasan Jalan Lentur (Flexible Pavement) Untuk Mendukung Tingkat Pelayanan Jalan di Kampus Politeknik Negeri Lampung Ariyanti, Titi; Wisman, Mira; Agustina, Resti; Saputra, Andy Eka; Amalia, Rahayu Putri
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 11 No 1 (2026): Volume 11 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v11i1.2389

Abstract

The availability of reliable road infrastructure is an important factor in supporting transportation and mobility activities in educational areas. Campus roads as supporting infrastructure for academic activities are required to be able to provide an optimal level of service along with the increasing volume and traffic load. The increase in traffic load on the campus roads of the Politeknik Negeri Lampung has not been balanced by adequate road infrastructure conditions. Therefore, this study aims to conduct a case study of flexible pavement thickness design planning to support the improvement of road service levels on the Politeknik Negeri Lampung. This study was conducted on the Main Road of the Lampung State Polytechnic with the survey being carried out from Monday to Thursday for 6 hours/day. The analysis results show that the recommended flexible pavement structure design based on the 2024 MDPJ for a design life of 20 years is a 60 mm thick AC-WC, a 200 mm thick Class A Aggregate Foundation Layer, and a 150 mm thick Class B Aggregate Foundation Layer, with a degree of saturation (DJ) value of 0.345 in the stable flow category, but vehicle speeds are starting to decrease.
Pelatihan Sertifikasi Tukang Bangunan Gedung Jenjang I Kabupaten Pringsewu Agustina, Resti; Asnaning, Aniessa Rinny; Wisman, Mira; Ariyanti, Titi; Balqis, Tanya Audia; Lestari, Fera; Amalia, Rahayu Putri; Cambodia, Mirnanda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.23922

Abstract

ABSTRAK Banyak pekerja di Pekon Srikaton yang bergerak di bidang konstruksi belum mempunyai Sertifikat Tukang karena belum pernah mengikuti pelatihan resmi. Kondisi ini menyebabkan pekerja belum memiliki sertifikat yang dapat digunakan sebagai pengakuan atau bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi kerja. Tujuan pelatihan Tukang Bangunan Gedung Jenjang I adalah memberikan pengakuan dan pembuktian bahwa pekerja konstruksi memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja sesuai standar kompetensi yang dipersyaratkan. Metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan membentuk tim panitia untuk membantu seluruh proses pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi berjalan dengan nyaman, lancar, dan tertib. Peserta pelatihan yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga konstruksi di Pekon Srikaton memperoleh peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sehingga menjadi lebih kompeten sebagai Tukang Bangunan Gedung. Seluruh peserta berhasil mendapatkan Sertifikat Tukang Bangunan Gedung Jenjang I. Kata Kunci: Pelatihan, Pekerja Konstruksi, Kompetensi, Sertifikat Tukang ABSTRACT Many construction workers in Pekon Srikaton had not obtained a Craftsman Certificate because they had never participated in formal training. This condition resulted in workers lacking formal recognition of their competencies in accordance with the required work standards. This community service activity aimed to support the implementation of the Level I Building Construction Worker Training by equipping workers with validated knowledge, skills, and work attitudes in accordance with established competency standards. The implementation method involved establishing a committee team to support the training and certification process. The results showed that the training and certification activities were conducted smoothly and comfortably. Participants who worked as construction laborers in Pekon Srikaton gained improved knowledge, skills, and work attitudes, enabling them to become competent Building Construction Workers. All participants successfully obtained the Level I Building Construction Worker Certificate. Keywords: Training, Construction Workers, Competence, Craftsman Certificate.