Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Magenta

Analisis Desain Komunikasi Visual pada Station Id Trans Media Group Gurning, Linda RM; Rizkitysha, Talita Leoni
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 1 No. 01 (2017): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v1i01.8

Abstract

Information and communication is one of the most important necessity in daily life. Media is really affecting human perception side because the function of media is transmitting the information between one to another, not to mention television as an electronic media. Besides as an information transmitter, a television channel should have station ID as their branding environment. The visual of station ID made as aestheic as can be by not ignoring visual communication design rules. The method used in this thesis about Trans Media Station ID is qualitative descriptive method. This method was chosen because the information was obtained by interviewing informants whom are station ID designer and then be enligtened by descriptive method. After interviewing the informants, obtained information that the main concept of Trans 7 station ID is about the Indonesian culture, based on Trans 7 program are so thick with Indonesian culture. Meanwhile, the main concept of Trans TV station ID is Trans TV as the leading television who can be a determinant of Indonesian people show. Although Trnas TV and Trans 7 have different concept in their station ID, but still there are a common thread to their station ID, namely with using the same color, because the color use in station ID is corporate color from Trans Media logo.
Analisa Visual Desain Kemasan Lipstik Creamatte Emina Terkait Segmentasi Pasar Gurning, Linda RM; Susilowati, Madalena
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 3 No. 01 (2019): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v3i01.47

Abstract

Packaging has become an important part that should cover the marketing process. Visualization on the packaging can effect conusmers to be able win in battle toface competitor products. Emina is a beauty cosmetic intended fot teenagers. On packaging, Emina’s liptick Creamatte has a different designs on each variant color on lipstick packaging. The methodology in this study used type of research based on qualitative approach. Throught qualitative approaches used to anlyze data from the field and its more in-depth. Result this research will later to know wheter the visual design on tha packaging already according to market segmentation. ABSTRAK Kemasan telah menjadi bagian penting yang harus mencakup proses pemasaran. Visualisasi pada kemasan dapat mempengaruhi konsumen untuk tertarik pada suatu produk yang dilanjutkan dengan tindakan pembelian. Emina merupakan kosmetik kecantikan yang diperuntukkan untuk remaja. Lipstik Creamatte Emina memiliki visual desain yang berbeda dengan yang lainnya. Emina berani berinovasi membuat desain yang berbeda pada setiap varian warna kemasan lipstiknya. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data dari lapangan di analisa secara medalam. Hasil penelitian untuk mengetahui apakah visual desain pada kemasan sesuai dengan segmentasi pasar.
Analisis Logo Uniqlo dalam Mencitrakan Uniqlo sebagai Merek Ritail Pakaian Asal Jepang melalui Penerapan Teori Charles Sanders Peirce Gurning, Linda RM; Habibi Dirgantara, Ahmad
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 4 No. 02 (2020): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v4i02.57

Abstract

Uniqlo is a company engaged fashion retail based from Japan. Uniqlo logo was re-designed by Kashiwa Sato since 2006. The logo is still used till now. Logo is an identity that differentiates a company from others. Logo is built based on history, philosophy, vision and mission, and programs that will form an image for the company. The method that used in this research is descriptive qualitative with Charles Sander Peirce semiotic which is used to find the meaning of Uniqlo’s logo. As the result of the research can be seen that the logo represent the vision and mission, target market, and brand images. ABSTRAK Uniqlo adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak dibidang retail pakaian. Uniqlo melakukan perubahan logo pada tahun 2006 yang dibuat Kashiwa Sato. Logo ini masih dipakai hingga sekarang. Logo adalah sebuah identitas yang membedakan perusahaan satu dengan yang lainnya. Logo dibangun berlandaskan sejarah, filosopi, visi misi, serta program yang akan membentuk suatu citra tertentu bagi perusahaan. Uniqlo adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak dibidang retail pakaian. Pendekatan semiotika Charles Sander Peirce digunakan untuk menemukan makna di balik logo Uniqlo. Apakah terdapat kesamaan makna yang terkandung di dalam logonya dengan visi misi, target pasar, serta brand image yang ingin disampaikan perusahaan bila diterapkan melalui pendekatan semiotika Charles Sander Peirce.
Penerapan Visual pada Instagram sebagai Media Daya Tarik Kaum Milenial terhadap Puisi RM. Gurning, Linda
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 5 No. 01 (2021): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v5i01.67

Abstract

At this time, the growth of digital world and globalisation influences the evolution of poem. Globalisation and internet era giving an impact to a new medium for poems to be known, that is social media platforms. Instagram, is a new mediums for pack up a poem, although in the end the poem will be published as a book. The generation of millennials are close with digital media these days become an opportunity to increase the literacy level to teenagers. Plenty of writers starting to have their own Instagram account and active creating masterpieces on that platform. Based on that matter, concluded that poems still be fancied. The bigger audience could be increased by expanding the work media from social media and illustration as complimentary of the poem. ABSTRAK Pada saat ini, perkembangan dunia digital dan globalisasi turut mempengaruhi perkembangan puisi. Globalisasi dan era internet memberikan pengaruh berupa sarana media baru bagi puisi untuk dikemas yaitu social media platforms. Instagram merupakan media baru untuk mengemas sebuah puisi, walau pada akhirnya dapat diterbitkan menjadi sebuah buku. Dekatnya generasi milenial dengan media digital pada saat ini menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah remaja yang membaca karya puisi dan dapat menambah tingkat literasi pada remaja. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Hasil menunjukkan banyak dari para penulis yang mulai memiliki akun instagram dan aktif berkarya melahirkan konten karya puisi yang dilengkapi dengan desain visual yang menarik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa puisi dengan didukung desain visual yang menarik banyak digemari bahkan dicintai kaum milenial. Pembaca yang lebih luas dapat ditingkatkan dengan mengembangkan media berkarya lewat media sosial dan ilustrasi sebagai pendukung dari puisi tersebut.
Pengendalian Scumming pada Mesin Lithrone 440 di PT. Kartika Naya: Studi Kasus Kemasan Pigeon Peristaltic Nipple L Soelinto, Soelinto; Galingging, Rumbel; RM Gurning, Linda; Utomo Prasetyo, Tri Cipta
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 3 No. 02 (2019): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v3i02.75

Abstract

Offset printing has become the most frequently used print in the printing industry, especially with the increasing demand for carton packaging in the industry. With these needs, printing using an offset system is very necessary, especially with the high flexibility of operating sheet fed offset printing machines. The main obstacle encountered in improving print quality is the problem of scumming in the printing process. This problem is very detrimental to the printing company, because increasing raw materials into waste (dirty prints / garbage) and the print completion time becomes longer. This condition can occur due to factors such as plate, ink, and improper mixing of damping solution water. From the research results, what is often found is an inappropriate damping solution water, where the pH of the water is too acidic or too alkaline can change the size of the surface tension of the water. So that the non-image area on the surface of the plate becomes eroded, and turns into an image area, as a result, prints appear in unwanted areas. The solution to this is to adjust the composition of the damping solution water in the pH range between 5.5 – 5.8 and the proper conductivity of water according to local water raw materials. ABSTRAK Pencetakan dengan sistem offset telah menjadi cetakan yang paling sering dipakai dalam industri percetakan, terlebih dengan semakin meningkatnya kebutuhan kemasan karton dalam industri. Dengan kebutuhan tersebut maka cetakan menggunakan sistem offset sangat diperlukan terlebih dengan fleksibilitas pengoperasian mesin cetak sheet fed offset (mesin cetak offset lembaran) yang tinggi. Kendala utama yang dijumpai dalam meningkatkan kualitas cetak adalah masalah scumming pada proses mencetak. Masalah ini sangat merugikan bagi perusahaan percetakan, karena menghabiskan bahan baku menjadi waste (cetakan kotor/sampah) dan waktu penyelesaian cetak menjadi lebih lama. Kondisi ini bisa terjadi karena factor plate, tinta, dan pencampuran air pembasah yang tidak sesuai. Dari hasil penelitian hal yang sering dijumpai adalah campuran air pembasah yang tidak sesuai, di mana pH air terlalu asam atau terlalu alkalis dapat mengubah ukuran tegangan permukaan air. Sehingga non image area dipermukaan plat menjadi terkikis, dan mengubah menjadi image area, akibatnya muncul cetakan pada daerah yang tidak diinginkan. Untuk penanggulangannya adalah dengan mengatur komposisi air pembasah dalam kisaran pH antara 5.5 – 5.8 dan conductivity air yang tepat sesuai bahan baku air setempat.
Analisis Kehalusan pada Permukaan Kerta SCCB terhadap Fitur Security Image pada Blanko "X" Gurning, Linda RM; Soelinto; Wahyudi
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 5 No. 02 (2021): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v5i02.77

Abstract

Printing security documents using special paper that has a high degree of surface smoothness of paper that can receive security design features, also printed with multi printing (offset printing, high printing, screen printing, and etc). Security printing would have a level of sensitivity to the smoothness of the paper surface, the pores of paper and or absorption of the paper itself, in this case can not be separated from their security features designed like microtext, rossetes, guilloche, module, and other features that are used. Focus this research was relationship between basic paper multiplier carbonless types over the chemical, and SCCB paper. ABSTRAK Pencetakan dokumen security printing selain menggunakan kertas khusus yang memiliki kehalusan permukaan kertas tingkat tinggi dan dapat menerima fitur desain security, juga dicetak dengan menggunakan multi cetak. Security printing tentunya memiliki tingkat sensitifitas terhadap kehalusan kertas, pori-pori kertas dan atau daya serap kertas itu sendiri, dan juga tidak terlepas dari adanya fitur security design seperti microtext, rossetes, guilloche, module, dan fitur-fitur lain yang digunakan. Sehingga menjadi penting untuk mendalami pengaruh tingkat kehalusan kertas SCCB terhadap Security printing. Penelitian ini akan menganalisa tingkat kehalusan kertas SCCB terhadap Security printing. Tingkat sensitifitas terhadap kehalusan kertas, pori pori kertas dan atau daya serap kertas itu sendiri mempengaruhi pada saat pencetakan fitur security . Namun penelitian ini lebih menfokuskan pada keterkaitan antara kehalusan permukaan kertas dasar pengganda tanpa karbon jenis alih kimia (SCCB) terhadap fitur Security printing.
Desain Struktur Kemasan Produk Makanan Berbahan Dasar Kertas Karton sebagai Oleh-oleh Guna Meningkatkan Penjualan Gurning, Linda RM
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 7 No. 02 (2023): Magenta : Jurnal ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v7i02.106

Abstract

Kertas karton telah menjadi pilihan yang menarik dalam desain struktur kemasan produk makanan sebagai oleh-oleh untuk meningkatkan promosi. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis konsep, keuntungan, tantangan, praktik terbaik, dan dampak dari desain kemasan berbahan dasar kertas karton terhadap promosi produk makanan. Melalui kajian literatur, ditemukan bahwa penggunaan kertas karton sebagai bahan kemasan memberikan keberlanjutan dan fleksibilitas desain yang tinggi, meskipun ada tantangan terkait perlindungan produk. Praktik terbaik meliputi penggunaan cetakan dan warna menarik, informasi yang jelas, serta inovasi fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain struktur kemasan berbahan dasar kertas karton memiliki dampak positif dalam meningkatkan promosi dan menaikkan penjualan produk makanan sebagai oleh-oleh. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi industri makanan dalam memahami penggunaan kertas karton sebagai bahan kemasan yang efektif dalam meningkatkan promosi produk makanan sebagai oleh-oleh di destinasi wisata.
Konsep Pengembangan Struktur Kemasan UMKM “Sate Padang” sebagai Solusi Praktis yang Menarik dan Kekinian Rananda, Fauzan; Gurning, Linda; Nurliana, Friska
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 10 No. 01 (2026): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v10i01.223

Abstract

Sate Padang merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang populer dan menjadi peluang usaha bagi banyak UMKM. Namun, kemasan yang umum digunakan saat ini (kertas cokelat berlapis plastik tipis) dinilai tidak praktis karena berisiko menyebabkan tumpahnya kuah, kurang menarik secara visual, dan tidak ergonomis untuk konsumsi di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep pengembangan struktur kemasan UMKM Sate Padang yang praktis, menarik, dan kekinian dengan berorientasi pada pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan design thinking (empathize, define, idea, prototype, dan test) yang bersifat iteratif dan partisipatif, melibatkan pedagang dan konsumen. Hasil penelitian menghasilkan tiga alternatif pola struktur kemasan berbahan dasar kertas Kraft 290 gsm berlaminai plastik polyethylene (PE). Melalui tahap fabrikasi dan uji dummy, Pola 3 teridentifikasi sebagai konfigurasi terbaik karena memenuhi aspek kepraktisan tertinggi (mudah buka-tutup, ergonomis, protektif terhadap kuah, dan efisien bagi pedagang) serta tetap terjangkau secara ekonomi. Konsep struktur kemasan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM untuk meningkatkan nilai produk, pengalaman konsumen, dan daya saing pasar. Rekomendasi mencakup pentingnya kolaborasi dengan produsen kemasan lokal, pengujian lebih lanjut dengan material food-grade, serta peran pemerintah dalam pendampingan desain kemasan yang partisipatif.