Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Masyarakat dalam Penyusunan Peta Interaktif Desa Wisata Lebakmuncang Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Waskitaningsih, Novida; Febriani, Yusi; Mujio, Mujio; Hidayat, Janthy Trilusianthy; Pamungkas, Prambudiantho Putro; Hakim, Mochamad Azizul; Chaniago, Irma Yunita
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i5.3331

Abstract

Desa Wisata Lebakmuncang memiliki potensi wisata agroedukasi dan budaya yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) melalui berbagai paket wisata. Meskipun penerapan smart governance melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk promosi wisata sudah dilakukan, bentuk promosi yang ada belum inovatif dan belum menampilkan atraksi serta fasilitas wisata dalam bentuk visual spasial. Kurangnya promosi berbasis peta interaktif menjadi kendala bagi wisatawan untuk memahami kondisi dan daya tarik wisata desa secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pokdarwis dalam penerapan smart governance dan promosi digital, serta menghasilkan peta interaktif desa wisata sebagai media promosi baru. Metode yang digunakan adalah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik penyusunan peta interaktif desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pokdarwis yang signifikan, terlihat dari peningkatan skor post-test sebesar 35,5%. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan peta interaktif desa wisata dan buku panduan/tutorial editing peta interaktif yang diserahkan kepada pokdarwis sebagai media promosi digital. Implikasi dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan pokdarwis dalam mengelola desa wisata secara profesional, peningkatan efektivitas promosi digital, serta kemudahan bagi wisatawan untuk memahami dan mengakses atraksi wisata di Desa Lebakmuncang.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Karang Tengah, Kabupaten Bogor: Pendekatan Terpadu Untuk Optimalisasi Potensi Lokal Rosandi, Vely Brian; Waskitaningsih, Novida; Zahirah, Keisya Rania; Chaniago, Irma Yunita; Mujio, Mujio
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.12.1.65-73

Abstract

Karang Tengah Village, Babakan Madang Subdistrict, Bogor Regency, has the potential for nature-based tourism that is developed through community participation. However, the management of village tourism is not yet supported by integrated governance and strong institutions, so coordination between tourism stakeholders is still informal. This community service activity aims to assist village officials and the Sentul Local Guide Association in designing a more integrated and sustainable tourism village development plan. The approach used in this community service activity is participatory, involving stakeholder mapping, identification and prioritisation of issues, formulation of programme guidelines, and institutional strengthening. The results of the discussion showed that institutional issues were the main problem in village tourism development. Based on an analysis of the root causes, program guidelines were formulated, including strengthening the role of BUMDes, increasing the capacity of tourism managers, and developing a more coordinated village tourism system. The outputs of the activity were a stakeholder role-sharing matrix, a village tourism development work plan, and an integrated coordination model that placed local associations as the operational hub of tourism management. This activity increased the collective awareness and commitment of tourism actors in building more collaborative governance. This assistance was the first step in strengthening the institutional foundation as a prerequisite for the sustainability of community-based tourism villages.