Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA PADA MATERI ORGAN PENCERNAAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Ulfiyah, Ulfiyah; Baderiah, Baderiah; Bungawati, Bungawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ular tangga pada materi organ pencernaan manusia untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN 24 Temmalebba Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, desain rancangan, kevalidan, praktikalitas, dan efektivitas media ular tangga pada materi organ pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas V dan satu orang guru kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validitas oleh tiga orang ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, yang masing-masing memperoleh persentase sebesar 85%, 84,4%, dan 87,5%, yang semuanya termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan yang dilakukan oleh siswa dan guru menunjukkan persentase masing-masing sebesar 90% dan 93%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Sementara itu, pada uji efektivitas, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori Tinggi, serta persentase efektivitas sebesar 77% yang termasuk dalam kategori efektif. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media ular tangga pada materi organ pencernaan manusia untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V Sekolah Dasar valid, praktis, dan efektif, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran IPA.
Peningkatan Pengetahuan Stunting Pada Ibu Balita 24-59 Bulan di Depok Jawa Barat Simanungkalit, Sintha Fransiske; Ulfiyah, Ulfiyah; Ilmi, Ibnu Bahrul; Sianturi, Hendr Roris P.; Ramadenadia, Tasya; Hanifa, Raishi Amatullah
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14580

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi stunting terutama asupan gizi & pengetahuan ibu. Metode: Metode intervensi yang digunakan berupa penyuluhan terkait edukasi stunting kepada ibu balita. Monitoring dan evaluasi dari edukasi dilakukan menggunakan media leaflet kepada 30 responden ibu balita di Depok Jawa Barat. Kegiatan penyuluhan dilakukan satu kali. Dimana pre test dilakukan sebelum penyuluhan berlangsung lalu post test dilakukan satu minggu setelah penyuluhan dilaksanakan. Evaluasi keberhasilan kegiatan didapatkan dari hasil uji membandingkan nilai pre test dan post test.  Hasil: Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan nilai positive rank pretest dan posttest sebanyak 25 orang. Hasil yang didapatkan dari uji Wilcoxon adalah nilai Sig. 0,000< 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan dari intervensi yang dilakukan yaitu terdapat perbedaan pengetahuan terkait stunting sebelum dan sesudah dilakukannnya edukasi.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran PAI: Study Kasus di SMK Bani Salimah dan SMKN 1 Waringinkurung Kabupaten Serang Ulfiyah, Ulfiyah; Subhan, Subhan; Shoheh, Muhamad; Wasehudin, Wasehudin; Hilmiyati, Fitri
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 2 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i12.10113

Abstract

This research is entitled “The Implementation of the Independent Curriculum in Developing Students’ Critical Thinking Skills in Islamic Religious Education (A Case Study at SMK Bani Salimah and SMKN 1 Waringinkurung, Serang Regency)”. This study aims to examine the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education (IRE) and how its application can enhance students’ critical thinking skills. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, participant observation, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The validity of the data was ensured through credibility and confirmability. The findings indicate that the implementation of the Independent Curriculum in both schools has been strongly supported by the institutions, although limitations remain in teacher training and the use of technology. Teachers attempted to overcome these challenges by engaging in self-learning through the “Merdeka Mengajar” platform and independently preparing teaching modules, methods, and learning media. The IRE learning process was oriented towards the development of critical thinking skills using six indicators, although the levels of achievement varied among students. Factors influencing the development of critical thinking include learning motivation, teacher support through differentiated learning, and students’ internal conditions. Meanwhile, obstacles in implementing the Independent Curriculum include limited teacher understanding, low student motivation, insufficient learning facilities, and reluctance of some teachers to adapt to technology. These challenges hinder the optimal development of critical thinking skills, thus requiring improvements in teacher training, strengthening school facilities, and applying more innovative and adaptive learning strategies.