Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Perkembangan Peserta Didik Melalui Bimbingan Konseling Dan Psikologi Pendidikan: Optimizing Student Development Through Guidance, Counseling, and Educational Psychology Khairunnisa Sri Handayani; Chairin Zahra Alkautsari; Linda Wahyuni; Fazrilina Afriani; Nurhayati; Muhammad Anji Rijal; Wina Mustikaati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis bimbingan konseling (BK) dan psikologi pendidikan dalam mengoptimalkan perkembangan peserta didik. Layanan BK berfungsi sebagai sarana bantuan profesional yang bersifat preventif, kuratif, dan pengembangan, yang membantu peserta didik memahami diri, mengelola emosi, membentuk karakter positif, serta mengatasi hambatan belajar dan sosial. Sementara itu, psikologi pendidikan memberikan landasan teoritis dan praktis bagi guru untuk memahami tahap perkembangan, perbedaan individu, serta strategi pembelajaran yang adaptif dan relevan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal terakreditasi, dan artikel akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara BK dan psikologi pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan prestasi akademik, dan membentuk kompetensi sosial-emosional peserta didik secara seimbang. Integrasi kedua pendekatan ini penting untuk mencetak generasi yang produktif, resilien, dan berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran untuk Memperkuat Pemahaman Siklus Air pada Siswa Kelas V: The Effect of Project Based Learning Model Assisted by Augmented Reality as a Learning Medium to Strengthen Understanding of the Water Cycle in Fifth Grade Students Chairin Zahra Alkautsari; Esti Yuliani; Nabila Wanda Yusela; Nala Kania; Ghevira Aulia Rahima; Rachmi Amalia Syafia Syams; Shela Permatasari Setyawati; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9785

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan mendorong penggunaan media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan interaktivitas dan pemahaman siswa. Materi siklus air bersifat abstrak sehingga perlu adanya media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memvisualisasikan konsep abstrak secara langsung melalui Augmented Reality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis smartphone terhadap hasil belajar siswa pada materi siklus air. Penelitian ini dilaksanakan disalah satu sekolah swasta di Purwakarta dengan subjek 14 siswa kelas V-B. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa 10 soal pilihan ganda yang diberikan sebagai pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengevaluasi, menganalisis, dan mengurutkan. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran menggunakan media AR yang menampilkan gambar 3 dimensi siklus air, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab, diskusi, dan pembuatan diorama siklus air. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai rata rata dari 87,14 pada pretest menjadi 98,57 pada posttest dengan selisih 11.43. Uji statistik Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,005 (p<0,05) yang menunjukan bahwa perbedaan perlakuan signifikan. Berdasarkan uji normalitas, data berdistribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa dengan nilai posttest lebih tinggi daripada pretest (Positive Ranks = 8, Negative Ranks = 0, Ties = 6), dan tidak ada siswa yang mengalami penurunan nilai. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran Augmented Reality (AR) efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan memperkuat pemahaman siswa mengenai proses siklus air.