Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI IBU NIFAS TENTANG DETEKSI DINI ATONIA UTERI DAN PENTINGNYA TINDAKAN KBI DAN KBE Rizki, Hudeni; Sihaloho, Endang; Friska Sinulingga, Yeni; Sentani Daulay, Evlindari; Ristiani, Ristiani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4913-4920

Abstract

Perdarahan postpartum masih menjadi penyebab utama kematian ibu, dengan atonia uteri sebagai faktor dominan terutama pada masa nifas awal. Rendahnya pengetahuan ibu nifas mengenai tanda bahaya perdarahan postpartum serta keterbatasan edukasi tentang penanganan awal menjadi salah satu hambatan dalam upaya pencegahan komplikasi serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu nifas tentang deteksi dini atonia uteri serta pentingnya tindakan kompresi bimanual internal (KBI) dan kompresi bimanual eksternal (KBE). Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Medan Sunggal pada bulan November 2025 dengan melibatkan 22 ibu nifas sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna, di mana sebelum edukasi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (45,5%) dan hanya 22,7% berada pada kategori baik. Setelah edukasi, proporsi pengetahuan baik meningkat menjadi 72,7%, sementara pengetahuan kurang menurun menjadi 4,6%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu nifas mengenai deteksi dini atonia uteri dan pentingnya penanganan awal perdarahan postpartum. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko komplikasi masa nifas serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu di tingkat primer.