Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MEMPERTAHANKAN KEPUASAN KERJA: PERAN WORK-HEALTH BALANCE DAN TANTANGAN COMMUTING STRESS Listanto, Melvin; Ari Kristiyanto, Andreas; Tommy Y. S. Suyasa, P.; Budiarto, Yohanes; Sahrani, Riana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

Aktivitas harian pergi menuju dan kembali dari tempat kerja atau commuting ternyata menimbulkan dampak negatif, seperti commuting stress yang berpengaruh pada kepuasan kerja, terutama di kota-kota besar dimana volume kendaraan dan jumlah penduduknya lebih banyak. Pada upaya untuk mencegah dampak negatif yang lebih buruk, maka dibutuhkan sebuah konsep yang diterapkan ditempat kerja, yaitu keseimbangan Kesehatan dan pekerjaan atau work-health balance. Penelitian menunjukkan work-health balance dapat menjadi cara untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Hal ini bisa menjadi kunci untuk meminimalkan dampak akibat tekanan situasi / kondisi selama perjalanan menuju ke dan kembali dari tempat kerja yang menghasilkan commuting stress. Kegiatan pengabdian ini berupa sharing session secara luring dengan 10 karyawan PT XYZ sebagai peserta. Dalam sharing session juga dijelaskan pengertian terkait commuting stress serta dampaknya terhadap kepuasan kerja secara langsung maupun melalui peningkatan burnout, serta tips dan cara dalam menyiasati commuting stress yang dihadapi sehari-hari. Sedangkan dalam upaya mempertahankan kepuasan kerja para karyawan diberi pengertian untuk mempraktekkan work-health balance di lingkungan pekerjaannya. Dimensi-dimensi dalam work-health balance dijelaskan secara lengkap sebagai langkah-langkah dalam mempraktekkan dan mengimplementasikan work-health balance di tempat kerja. Evaluasi melalui post-test menunjukkan pemahaman yang baik mengenai commuting stress dan work-health balance. Selain itu, para peserta juga memberikan membagikan pengalaman mereka selama melakukan perjalanan berangkat menuju dan kembali dari tempat kerja yang dialaminya sehari-hari. Selain itu, mereka juga menjelaskan situasi dan kondisi yang terjadi di perusahaan sebagai respon mereka ketika berdiskusi mengenai work-health balance. Para peserta merasa puas atas kegiatan dan materi yang diberikan.
Keterkaitan presenteeism dan job satisfaction pada pekerja pra-lansia: Menguji peran mediator resilience dan work-health balance: The relationship between presenteeism and job satisfaction in pre-elderly workers: Testing the mediating role of resilience and work-health balance Listanto, Melvin; Budiarto, Yohanes; Sahrani, Riana
Persona:Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high level of job satisfaction in Indonesia does not necessarily indicate the same perception of work across all age groups, especially among pre-elderly workers (aged 45–59 years). This research aims to investigate the relationship between presenteeism and job satisfaction among pre-elderly workers, while also testing the mediating roles of resilience and work- health balance. This research uses a quantitative correlational approach and Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis technique on data from 146 pre- elderly workers who have experienced presenteeism due to minor illnesses. The findings show that neither dimensions of presenteeism are not directly related to job satisfaction. Although the completing work is positively associated to resilience, resilience was not found to mediate the relationship between presenteeism and job satisfaction. On the other hand, both presenteeism dimensions were related with work-health balance. Work-health balance was found to be a significant mediator only in the relationship between completing work and job satisfaction. These findings highlight the importance role of work-health balance in supporting job satisfaction among pre-elderly workers who practice presenteeism.